Aplikasi Database Lagu Pujian sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Aplikasi Alkitab Digital sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Follow dan subscribe: YouTube, Instagram
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Diakonia.id –
Tuhan kita Yesus selalu memberi, dan sekali pun tidak pernah Dia menarik tangan-Nya. Selama ada perangkat anugerah yang belum terisi penuh, minyak Allah tidak akan berhenti tertuang. Dia seperti matahari yang selalu bersinar; Dialah mana yang selalu turun di sekitar perkemahan; Dialah batu karang di padang gurun, yang selalu menyemburkan air dari sisinya yang dipukul [Keluaran 17:6]; hujan anugerah-Nya selalu tercurah; sungai berkat-Nya selalu mengalir, dan sumur kasih-Nya terus-menerus meluap. Sebagaimana Sang Raja tidak bisa mati, anugerah-Nya tidak pernah berhenti. Setiap hari kita memetik buah-Nya, dan setiap hari ranting-Nya merunduk ke tangan kita dengan rahmat yang baru. Ada tujuh hari pesta dalam setiap minggu-Nya, dan ada begitu banyak perjamuan yang diadakan dalam tahun-tahun-Nya. Siapa yang pernah kembali dari pintu-Nya tanpa diberkati? Siapa yang pernah bangkit berdiri dari meja-Nya dengan tidak puas, atau dari pelukan-Nya tanpa berbahagia? Rahmat-Nya baru setiap pagi dan segar setiap malam [Ratapan 3:22-23]. Siapa yang bisa menghitung kebaikan-Nya, atau mengingat semua berkat-Nya? Setiap butir pasir yang terjatuh dari jam pasir masih terlalu lambat mengikuti bermacam-macam kemurahan-Nya. Sayap jam-jam kita dilapisi oleh perak kebaikan-Nya, dan oleh emas kasih sayang-Nya. Sungai waktu membawa kemurahan-Nya turun dari gunung kekekalan. Bintang-bintang yang tak terhitung hanyalah merupakan pembawa panji-panji berkat-Nya yang lebih tak terhitung lagi. Siapakah yang menghitung debu berkat yang Dia berikan kepada Yakub, dan siapakah yang dapat membilang bondongan-bondongan Israel? [Bilangan 23:10] Bagaimanakah jiwaku bisa meninggikan Dia yang setiap hari memenuhi kita sarat dengan berkat, dan yang memahkotai kita dengan kasih dan kebaikan-Nya? O, biarlah pujianku bisa mengalir tanpa henti seperti berkat-Nya! O lidah celaka, bagaimana mungkin engkau terdiam? Bangunlah, kumohon, kalau tidak engkau bukan lagi kemuliaanku, melainkan nodaku. “Bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar.” [Mazmur 108:3]
RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.
Aplikasi Database Lagu Pujian sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Aplikasi Alkitab Digital sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Follow dan subscribe: YouTube, Instagram
---------------------------------------------------------------------------------------------------

