Aplikasi Database Lagu Pujian sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Aplikasi Alkitab Digital sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Follow dan subscribe: YouTube, Instagram
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Diakonia.id –
Janji-janji Allah tidak pernah dimaksudkan untuk dibuang seperti kertas sampah; Allah bermaksud agar janji-janji itu dipergunakan. Emas Allah bukanlah seperti uang milik orang kikir, tetapi dicetak justru untuk diperdagangkan. Tiada yang lebih menyenangkan Tuhan kita daripada melihat janji-janji-Nya beredar; Dia rindu melihat anak-anak-Nya membawa janji-janji itu kepada-Nya dan berkata, “Tuhan, lakukanlah seperti yang sudah Engkau janjikan.” Kita memuliakan Allah ketika kita memohon pelaksanaan janji-Nya. Apakah kaukira Allah akan menjadi lebih miskin setelah memberikanmu kekayaan yang sudah Dia janjikan? Apakah kau bermimpi bahwa kekudusan-Nya akan berkurang setelah memberikanmu kekudusan? Apakah kaubayangkan bahwa Dia menjadi kurang murni karena mencuci dosa-dosamu? Dia sudah berkata, “Marilah, baiklah kita berperkara! — firman TUHAN — Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” [Yesaya 1:18] Iman dibangun di atas janji pengampunan, dan iman tidak berlambat-lambat dengan berkata, “Ini adalah sebuah janji yang berharga, apakah pasti benar?” tetapi iman langsung berlari membawa janji itu ke takhta dan memohon, “Tuhan, inilah janji-Mu, ‘Lakukanlah seperti yang sudah Engkau janjikan.'” Dan Tuhan kita menjawab, “Jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” [Matius 15:28] Ketika seorang Kristen memegang suatu janji, jika tidak dibawa kepada Allah, ia tidak menghormati Allah; tetapi ketika ia bergegas menuju takhta anugerah dan berseru, “Tuhan, tidak ada alasan untuk mengabulkan permohonanku kecuali ini: ‘Engkau sudah mengatakannya;'” maka keinginannya pun akan dikabulkan. Bankir surgawi kita senang mencairkan mata uang-Nya sendiri. Jangan biarkan janji itu berkarat. Hunuslah pedang janji itu keluar dari sarungnya, dan pergunakan kesengitannya secara kudus. Jangan kira Allah bakal kerepotan saat engkau terus-menerus mengingatkan Dia akan janji-janji-Nya. Dia senang mendengar teriakan jiwa-jiwa yang melarat. Kesukaan-Nya adalah meloloskan permohonan-permohonan. Dia lebih siap mendengar kita daripada kita siap memohon kepada-Nya. Matahari tidak bosan bersinar, mata air pun tidak bosan mengalir. Menepati janji-janji-Nya merupakan kodrat Allah; oleh karena itu, sekarang juga pergilah ke takhta dan katakan, “Lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu.”
RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.
Aplikasi Database Lagu Pujian sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Aplikasi Alkitab Digital sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Follow dan subscribe: YouTube, Instagram
---------------------------------------------------------------------------------------------------
