{"id":12428,"date":"2019-02-11T11:28:59","date_gmt":"2019-02-11T04:28:59","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=12428"},"modified":"2019-02-12T06:19:38","modified_gmt":"2019-02-11T23:19:38","slug":"paus-fransiskus-minta-kalimat-dalam-doa-bapa-kami-diubah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/paus-fransiskus-minta-kalimat-dalam-doa-bapa-kami-diubah\/","title":{"rendered":"Paus Fransiskus minta kalimat dalam &#8216;Doa Bapa Kami&#8217; diubah"},"content":{"rendered":"<div>\n<p class=\"story-body__introduction\" style=\"text-align: justify;\"><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; Paus Fransiskus meminta agar terjemahan kalimat mengenai percobaan dalam Doa Bapak diubah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalimat doa yang digunakan pada saat ini yaitu &#8220;<strong><em>janganlah masukkan kami dalam percobaan<\/em><\/strong>&#8221; bukan merupakan terjemahan yang baik karena Tuhan tidak mengarahkan manusia pada dosa, kata Paus Fransiskus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paus Fransiskus menyarankan agar digunakan kalimat &#8220;<strong><em>jangan biarkan kami jatuh dalam percobaan<\/em>,<\/strong>&#8221; kata dia pada TV Italia Rabu lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Doa Bapak merupakan doa yang paling dikenal oleh umat Kristen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemimpin umat Katolik itu mengatakan Gereja Katolik Roma di Prancis telah menggunakan kalimat &#8220;jangan biarkan kami jatuh dalam percobaan&#8221; sebagai sebuah alternatif, dan sesuatu yang serupa harus digunakan di seluruh dunia.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;<strong>Jangan biarkan kami jatuh dalam percobaan karena itu saya yang jatuh, bukan Tuhan yang melemparkan ke dalam percobaan dan melihat bagaimana saya jatuh<\/strong>,&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">kata Paus Fransiskus kepada TV2000, sebuah saluran televisi Katolik di Italia.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Seorang ayah tidak akan melakukannya, seorang ayah akan membantu Anda untuk segera bangkit.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Doa itu merupakan terjemahan dari Latin Vulgate, sebuah terjemahan Alkitab ke bahasa Latin pada abad ke-4, yang merupakan terjemahan dari bahasa Yunani kuno, Ibrani dan Aramaik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejak memulai tugas di kepausan, Paus Fransiskus tidak menghindar dari kontroversi dan menangani sejumlah masalah secara langsung, seperti disampaikan oleh pemantau Vatikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, dia mengatakan Gereja Katolik Roma harus meminta maaf terhadap orang-orang gay karena cara mereka memperlakukannya. Dia juga membandingkan penahanan migran di Eropa dengan kamp konsentrasi. <strong>[BBC]<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Paus Fransiskus meminta agar terjemahan kalimat mengenai percobaan dalam Doa Bapak diubah. Kalimat doa yang digunakan pada saat ini yaitu &#8220;janganlah masukkan kami dalam percobaan&#8221; bukan merupakan terjemahan yang baik karena Tuhan tidak mengarahkan manusia pada dosa, kata Paus Fransiskus. Paus Fransiskus menyarankan agar digunakan kalimat &#8220;jangan biarkan kami jatuh dalam percobaan,&#8221; kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12429,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[5,3],"tags":[],"class_list":["post-12428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-umum"],"better_featured_image":{"id":12429,"alt_text":"","caption":"","description":"7d1efa6c0b92b02745ff7b447ce36898","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/paus-fransiskus-minta-kalimat-dalam-doa-bapa-kami-diubah_5c60f943e5a30.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/paus-fransiskus-minta-kalimat-dalam-doa-bapa-kami-diubah_5c60f943e5a30.jpeg?fit=320%2C180&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/paus-fransiskus-minta-kalimat-dalam-doa-bapa-kami-diubah_5c60f943e5a30.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/paus-fransiskus-minta-kalimat-dalam-doa-bapa-kami-diubah_5c60f943e5a30.jpeg?fit=320%2C180&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"2174","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12428"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12428\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}