{"id":13030,"date":"2026-06-12T18:15:50","date_gmt":"2026-06-12T11:15:50","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bagi-nya-kemuliaan-sekarang-dan-sampai-selama-lamanya-2-petrus-318\/"},"modified":"2026-06-12T18:15:51","modified_gmt":"2026-06-12T11:15:51","slug":"bagi-nya-kemuliaan-sekarang-dan-sampai-selama-lamanya-2-petrus-318","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bagi-nya-kemuliaan-sekarang-dan-sampai-selama-lamanya-2-petrus-318\/","title":{"rendered":"Tekel: tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; [Dan 5:27]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Adalah baik untuk sering menimbang diri kita dengan timbangan Firman Allah. Engkau akan menemukan sebuah latihan kekudusan ketika membaca mazmur Daud, dan, selagi engkau merenungkan setiap ayat tanyakan kepada dirimu sendiri, &quot;Bisakah aku berkata begini? Sudahkah aku merasa seperti Daud merasa? Pernahkah hatiku hancur karena dosa, seperti yang dialami Daud ketika dia menuliskan mazmur-mazmur penyesalannya? Sudahkah jiwaku penuh dengan keyakinan sejati dalam saat kesusahan seperti halnya Daud ketika bernyanyi mengenai rahmat Allah dalam gua Adulam, atau dalam kubu-kubu En-Gedi? Apakah aku mengangkat piala keselamatan dan menyerukan nama Tuhan? [Maz 116:13]&quot; Maka berpalinglah kepada kehidupan Kristus, dan sembari engkau membacanya, tanyakan dirimu sejauh apa engkau menjadi serupa dengan Dia. Berusaha untuk melihat apakah engkau punya kelembutan, kerendahan hati, semangat yang penuh kasih yang Dia senantiasa tanamkan dan tunjukkan. Kemudian, ambillah, surat-surat rasul, dan perhatikan apakah engkau bisa sejalan dengan rasul dalam apa yang ia katakan tentang pengalamannya. Apakah engkau pernah berseru seperti yang ia serukan\u2014&quot;Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?&quot; [Ro 7:24] Pernahkah engkau merasakan perendahan diri seperti dia? Pernahkah engkau melihat dirimu sebagai orang yang paling berdosa, dan yang terkecil di antara semua orang suci? Sudahkah engkau memahami sesuatu dari perenungannya? Bisakah engkau bersama-sama rasul berkata, &quot;Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan&quot; [Fil 1:21]? Karena itu, jika kita membaca Firman Allah sebagai penguji kondisi rohani kita, kita akan memiliki alasan bagus untuk sering-sering berhenti dan berkata, &quot;Tuhan, aku merasa aku belum pernah mencapai ini, o bawalah aku ke sini! berikan aku penyesalan, seperti yang kubaca ini. Berikan aku iman yang nyata; berikan aku kobaran yang lebih hangat; bakar aku dengan kasih yang lebih berapi-api; berikan aku karunia kelemahlembutan; buat aku semakin mirip Yesus. Jangan biarkan aku &#039;didapati terlalu ringan,&#039; ketika ditimbang pada timbangan tempat suci, kalau-kalau aku didapati terlalu ringan pada timbangan penghakiman.&quot; &quot;Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.&quot; [1Kor 11:31] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Adalah baik untuk sering menimbang diri kita dengan timbangan Firman Allah. Engkau akan menemukan sebuah latihan kekudusan ketika membaca mazmur Daud, dan, selagi engkau merenungkan setiap ayat tanyakan kepada dirimu sendiri, &#8220;Bisakah aku berkata begini? Sudahkah aku merasa seperti Daud merasa? Pernahkah hatiku hancur karena dosa, seperti yang dialami Daud ketika dia menuliskan mazmur-mazmur penyesalannya? Sudahkah jiwaku penuh dengan keyakinan sejati dalam saat kesusahan seperti halnya Daud ketika bernyanyi mengenai rahmat Allah dalam gua Adulam, atau dalam kubu-kubu En-Gedi? Apakah aku mengangkat piala keselamatan dan menyerukan nama Tuhan? [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Maz%20116:13\">Maz 116:13<\/a>]&#8221; Maka berpalinglah kepada kehidupan Kristus, dan sembari engkau membacanya, tanyakan dirimu sejauh apa engkau menjadi serupa dengan Dia. Berusaha untuk melihat apakah engkau punya kelembutan, kerendahan hati, semangat yang penuh kasih yang Dia senantiasa tanamkan dan tunjukkan. Kemudian, ambillah, surat-surat rasul, dan perhatikan apakah engkau bisa sejalan dengan rasul dalam apa yang ia katakan tentang pengalamannya. Apakah engkau pernah berseru seperti yang ia serukan\u2014&#8221;Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?&#8221; [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Ro%207:24\">Ro 7:24<\/a>] Pernahkah engkau merasakan perendahan diri seperti dia? Pernahkah engkau melihat dirimu sebagai orang yang paling berdosa, dan yang terkecil di antara semua orang suci? Sudahkah engkau memahami sesuatu dari perenungannya? Bisakah engkau bersama-sama rasul berkata, &#8220;Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan&#8221; [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Fil%201:21\">Fil 1:21<\/a>]? Karena itu, jika kita membaca Firman Allah sebagai penguji kondisi rohani kita, kita akan memiliki alasan bagus untuk sering-sering berhenti dan berkata, &#8220;Tuhan, aku merasa aku belum pernah mencapai ini, o bawalah aku ke sini! berikan aku penyesalan, seperti yang kubaca ini. Berikan aku iman yang nyata; berikan aku kobaran yang lebih hangat; bakar aku dengan kasih yang lebih berapi-api; berikan aku karunia kelemahlembutan; buat aku semakin mirip Yesus. Jangan biarkan aku &#8216;didapati terlalu ringan,&#8217; ketika ditimbang pada timbangan tempat suci, kalau-kalau aku didapati terlalu ringan pada timbangan penghakiman.&#8221; &#8220;Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.&#8221; [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?1Kor%2011:31\">1Kor 11:31<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Adalah baik untuk sering menimbang diri kita dengan timbangan Firman Allah. Engkau akan menemukan sebuah latihan kekudusan ketika membaca mazmur Daud, dan, selagi engkau merenungkan setiap ayat tanyakan kepada dirimu sendiri, &#8220;Bisakah aku berkata begini? Sudahkah aku merasa seperti Daud merasa? Pernahkah hatiku hancur karena dosa, seperti yang dialami Daud ketika dia menuliskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-13030","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"19","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13030","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13030"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13030\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69083,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13030\/revisions\/69083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13030"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}