{"id":1377,"date":"2021-03-29T21:38:25","date_gmt":"2021-03-29T14:38:25","guid":{"rendered":"https:\/\/hkbp.diakonia.id\/?p=1377"},"modified":"2021-03-29T21:38:37","modified_gmt":"2021-03-29T14:38:37","slug":"bahan-peledak-milik-terduga-teroris-di-condet-diledakan-di-lapangan-bola-3-dentuman-terdengar-keras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bahan-peledak-milik-terduga-teroris-di-condet-diledakan-di-lapangan-bola-3-dentuman-terdengar-keras\/","title":{"rendered":"Bahan Peledak Milik Terduga Teroris di Condet Diledakan di Lapangan Bola, 3 Dentuman Terdengar Keras"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Petugas dari tim Gegana Polda Metro Jaya kembali meledakan sisa bahan peledak yang ditemukan di rumah terduga teroris di Jalan Raya Condet, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29\/3\/2021). Kali ini, sisa bahan peledak diledakan di Lapangan Bola di Jalan Batu Alam Jaya, Batu Ampar, Kramatjati, atau berjarak sekitar 850 meter dari lokasi penggerebekan. Pantauan Kompas.com, sebelum meledakan, petugas menggali tanah di lapangan bola tersebut untuk dijadikan lokasi peledakan. Sebanyak tiga kali ledakan terdengar keras dari jarak lebih kurang 100 meter. Pada ledakan pertama, muncul asap berwarna jingga membumbung ke atas. Pada ledakan kedua dan ketiga, muncul api. Peledakan tersebut rampung pada pukul 17.50 WIB. Sebelumnya, bahan peledak telah diledakan di rumah terduga teroris di Jalan Raya Condet tersebut. Pantauan\u00a0Kompas.com, peledakan dilakukan di bagian belakang rumah sekitar pukul 15.50 WIB. Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengonfirmasi peledakan bom tersebut. &quot;Karena ada satu bahan peledak yang tidak mungkin dipindahkan, maka kami adakan disposal di lokasi ya,&quot; kata Erwin kepada wartawan. &quot;Sisanya nanti di lapangan Batu Ampar,&quot; lanjutnya. Adapun dua\u00a0terduga teroris\u00a0ditangkap di rumah di Jalan Raya Condet, RT 005\/003, Kelurahan Balekambang. Di lokasi, mobil tim Gegana Polda Metro Jaya terparkir di depan rumah yang dijadikan\u00a0show room\u00a0mobil itu. Garis polisi juga telah dipasang. Warga sekitar, Sri Anita (47), mengatakan peristiwa penangkapan dua terduga teroris itu terjadi pukul 10.30 WIB. &quot;Sempat berontak dulu tadi di situ. Tahu-tahu\u00a0udah\u00a0diborgol, pakai kaos putih dan sarung (orangnya),&quot; ujar Anita kepada wartawan di lokasi. Setelah satu pria ditangkap polisi, tak berselang lama, satu perempuan juga diamankan. Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit sebelumnya mengatakan, tim Densus 88 melakukan penggerebekan di wilayah Condet, Jakarta Timur, dan Bekasi, Jawa Barat, terkait aksi bom bunuh diri di Gereja Katerdral, Makasar, Sulawesi Selatan. Dalam penggerebekan tersebut, tim menemukan lima bom siap pakai. &quot;Kita temukan barang bukti, lima bom aktif jenis bom sumbu yang siap digunakan,&quot; kata Kapolri dalam jumpa pers secara virtual, Senin. Tim juga menemukan sejumlah barbuk lain, yakni lima toples berisi berbagai bahan kimia untuk membyat bom. Total beratnya sekitar 4 kg. Selain itu, bahan peledak yang sudah diracik menjadi bom seberat 1,5 kg. Namun, Kapolri tidak merinci di lokasi mana barbuk tersebut ditemukan. Dalam penggerebekan tersebut, empat orang ditangkap. Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana terorisme. Kapolri menjelaskan, peran mereka ada yang membeli bahan kimia, mengajarkan membuat bom, pembuat bom, hingga orang yang akan meledakkan bom. &quot;Tim satgas terus melakukan pengembangan,&quot; ucap Kapolri.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Female\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id &#8211; <\/strong>Petugas dari tim Gegana Polda Metro Jaya kembali meledakan sisa bahan peledak yang ditemukan di rumah terduga teroris di Jalan Raya Condet, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29\/3\/2021).<\/p>\n<p>Kali ini, sisa bahan peledak diledakan di Lapangan Bola di Jalan Batu Alam Jaya, Batu Ampar, Kramatjati, atau berjarak sekitar 850 meter dari lokasi penggerebekan.<\/p>\n<p>Pantauan <em>Kompas.com<\/em>, sebelum meledakan, petugas menggali tanah di lapangan bola tersebut untuk dijadikan lokasi peledakan.<\/p>\n<p>Sebanyak tiga kali ledakan terdengar keras dari jarak lebih kurang 100 meter.<\/p>\n<p>Pada ledakan pertama, muncul asap berwarna jingga membumbung ke atas.<\/p>\n<p>Pada ledakan kedua dan ketiga, muncul api. Peledakan tersebut rampung pada pukul 17.50 WIB.<\/p>\n<p>Sebelumnya, bahan peledak telah diledakan di rumah terduga teroris di Jalan Raya Condet tersebut.<\/p>\n<p>Pantauan\u00a0<em>Kompas.com<\/em>, peledakan dilakukan di bagian belakang rumah sekitar pukul 15.50 WIB.<\/p>\n<p>Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengonfirmasi peledakan bom tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Karena ada satu bahan peledak yang tidak mungkin dipindahkan, maka kami adakan disposal di lokasi ya,&#8221; kata Erwin kepada wartawan.<\/p>\n<p>&#8220;Sisanya nanti di lapangan Batu Ampar,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Adapun dua\u00a0terduga teroris\u00a0ditangkap di rumah di Jalan Raya Condet, RT 005\/003, Kelurahan Balekambang.<\/p>\n<p>Di lokasi, mobil tim Gegana Polda Metro Jaya terparkir di depan rumah yang dijadikan<em>\u00a0show room<\/em>\u00a0mobil itu. Garis polisi juga telah dipasang.<\/p>\n<p>Warga sekitar, Sri Anita (47), mengatakan peristiwa penangkapan dua terduga teroris itu terjadi pukul 10.30 WIB.<\/p>\n<p>&#8220;Sempat berontak dulu tadi di situ. Tahu-tahu\u00a0udah\u00a0diborgol, pakai kaos putih dan sarung (orangnya),&#8221; ujar Anita kepada wartawan di lokasi.<\/p>\n<p>Setelah satu pria ditangkap polisi, tak berselang lama, satu perempuan juga diamankan.<\/p>\n<p>Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit sebelumnya mengatakan, tim Densus 88 melakukan penggerebekan di wilayah Condet, Jakarta Timur, dan Bekasi, Jawa Barat, terkait aksi bom bunuh diri di Gereja Katerdral, Makasar, Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Dalam penggerebekan tersebut, tim menemukan lima bom siap pakai.<\/p>\n<p>&#8220;Kita temukan barang bukti, lima bom aktif jenis bom sumbu yang siap digunakan,&#8221; kata Kapolri dalam jumpa pers secara virtual, Senin.<\/p>\n<p>Tim juga menemukan sejumlah barbuk lain, yakni lima toples berisi berbagai bahan kimia untuk membyat bom. Total beratnya sekitar 4 kg.<\/p>\n<p>Selain itu, bahan peledak yang sudah diracik menjadi bom seberat 1,5 kg.<\/p>\n<p>Namun, Kapolri tidak merinci di lokasi mana barbuk tersebut ditemukan.<\/p>\n<p>Dalam penggerebekan tersebut, empat orang ditangkap. Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana terorisme.<\/p>\n<p>Kapolri menjelaskan, peran mereka ada yang membeli bahan kimia, mengajarkan membuat bom, pembuat bom, hingga orang yang akan meledakkan bom.<\/p>\n<p>&#8220;Tim satgas terus melakukan pengembangan,&#8221; ucap Kapolri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Petugas dari tim Gegana Polda Metro Jaya kembali meledakan sisa bahan peledak yang ditemukan di rumah terduga teroris di Jalan Raya Condet, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (29\/3\/2021). Kali ini, sisa bahan peledak diledakan di Lapangan Bola di Jalan Batu Alam Jaya, Batu Ampar, Kramatjati, atau berjarak sekitar 850 meter dari lokasi penggerebekan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54319,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[7],"class_list":["post-1377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":54319,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/ledakan.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/ledakan.jpg?fit=624%2C416&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/ledakan.jpg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/ledakan.jpg?fit=624%2C416&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1139","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1377\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}