{"id":14665,"date":"2025-08-29T18:15:50","date_gmt":"2025-08-29T11:15:50","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/mengapakah-kita-duduk-duduk-di-sini-sampai-mati-2-raja-raja-73\/"},"modified":"2025-08-29T18:15:51","modified_gmt":"2025-08-29T11:15:51","slug":"mengapakah-kita-duduk-duduk-di-sini-sampai-mati-2-raja-raja-73","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/mengapakah-kita-duduk-duduk-di-sini-sampai-mati-2-raja-raja-73\/","title":{"rendered":"Kasihanilah aku, ya Allah. [Mazmur 51:1]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Ketika Dr. Carey menderita penyakit yang berbahaya, sebuah pertanyaan muncul, \u201dJika penyakit ini terbukti fatal, perikop apa yang akan kamu pilih untuk khotbah pemakamanmu?\u201d Ia menjawab, \u201cOh, saya rasa makhluk yang berdosa sedemikian tidaklah berharga untuk memiliki suatu apapun dikatakan mengenai dia; tetapi jika sebuah khotbah pemakaman harus dikhotbahkan, baiklah itu terambil dari kata-kata, \u2018Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!\u2019 [Maz 51:1]\u201d Dalam sikap kerendahan hati yang sama ia mengarahkan dalam surat wasiatnya bahwa inskripsi berikut ini, dan tidak lebih, harus diukir diatas batu nisannya:\u2014 RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Ketika Dr. Carey menderita penyakit yang berbahaya, sebuah pertanyaan muncul, \u201dJika penyakit ini terbukti fatal, perikop apa yang akan kamu pilih untuk khotbah pemakamanmu?\u201d Ia menjawab, \u201cOh, saya rasa makhluk yang berdosa sedemikian tidaklah berharga untuk memiliki suatu apapun dikatakan mengenai dia; tetapi jika sebuah khotbah pemakaman harus dikhotbahkan, baiklah itu terambil dari kata-kata, \u2018Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!\u2019 [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Maz%2051:1\">Maz 51:1<\/a>]\u201d Dalam sikap kerendahan hati yang sama ia mengarahkan dalam surat wasiatnya bahwa inskripsi berikut ini, dan tidak lebih, harus diukir diatas batu nisannya:\u2014<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ketika Dr. Carey menderita penyakit yang berbahaya, sebuah pertanyaan muncul, \u201dJika penyakit ini terbukti fatal, perikop apa yang akan kamu pilih untuk khotbah pemakamanmu?\u201d Ia menjawab, \u201cOh, saya rasa makhluk yang berdosa sedemikian tidaklah berharga untuk memiliki suatu apapun dikatakan mengenai dia; tetapi jika sebuah khotbah pemakaman harus dikhotbahkan, baiklah itu terambil dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-14665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"112","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14665"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14665\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68086,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14665\/revisions\/68086"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}