{"id":24708,"date":"2025-09-02T18:15:44","date_gmt":"2025-09-02T11:15:44","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ingatlah-orang-orang-miskin-galatia-210\/"},"modified":"2025-09-02T18:15:45","modified_gmt":"2025-09-02T11:15:45","slug":"ingatlah-orang-orang-miskin-galatia-210","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ingatlah-orang-orang-miskin-galatia-210\/","title":{"rendered":"Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. [Markus 1:30]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Sebuah intipan kecil ke dalam rumah rasul nelayan ini sangat menarik. Kita melihat seketika bahwa sukacita dan urusan seputar rumah tangga bukanlah hambatan untuk menjalankan pelayanan yang penuh, bahkan, karena hal-hal ini menyuguhkan sebuah kesempatan untuk menyaksikan pekerjaan Tuhan yang murah hati terhadap daging dan darah seseorang, hal-hal ini dapat mendidik seorang guru lebih baik daripada pengajaran duniawi lainnya. Papis [Kepausan] dan sekte lainnya mungkin mencela pernikahan, namun Kekristenan dan rumah tangga berjalan seiring. Tempat tinggal Petrus mungkin adalah gubuk nelayan yang kecil, namun Tuhan yang Mulia memasukinya, tinggal di dalamnya, dan mengerjakan mujizat di dalamnya. Jikalau buku kecil kita dibaca pagi ini di dalam sebuah pondok yang sederhana, biarlah fakta ini mendorong para penghuninya untuk mencari kebersamaan dengan Raja Yesus. Allah sering kali di gubuk-gubuk kecil daripada istana-istana mewah. Yesus sedang melihat sekitar ruanganmu sekarang, dan sedang menunggu untuk berbelas kasih kepada engkau. Ke dalam rumah Simon penyakit datang, demam yang mematikan menyerang ibu mertuanya, saat Yesus datang mereka memberitahukan-Nya penderitaan yang menyedihkan itu, dan Dia pun segera menuju ranjang pasien. Apakah ada yang memiliki penyakit dalam rumahmu pagi ini? Engkau akan mendapati Yesus seorang Dokter yang jauh melampaui dokter-dokter lain, pergi kepada-Nya segera dan beritahu Dia segala permasalahannya. Segeralah taruh masalahnya di hadapan-Nya. Masalah ini berkenaan dengan salah satu umat-Nya, oleh karena itu tidak akan menjadi sepele bagi-Nya. Perhatikanlah, bahwa dengan segera Juruselamat memulihkan perempuan yang sakit ini; tidak ada yang bisa menyembuhkan seperti yang Dia lakukan. Kita mungkin tidak dapat memastikan bahwa Tuhan secara sekejap menghilangkan semua penyakit dari mereka yang kita kasihi, namun kita boleh tahu bahwa doa seorang yang percaya untuk si sakit jauh lebih mungkin untuk disambung dengan pemulihan daripada apapun yang lain di dunia; dan ketika hal ini tidak terjadi, kita harus dengan rendah hati tunduk kepada kehendak-Nya yang olehnya hidup dan mati ditetapkan. Hati Yesus yang lembut menanti untuk mendengar dukacita kita, marilah kita mencurahkannya kepada telinga-Nya yang sabar. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Sebuah intipan kecil ke dalam rumah rasul nelayan ini sangat menarik. Kita melihat seketika bahwa sukacita dan urusan seputar rumah tangga bukanlah hambatan untuk menjalankan pelayanan yang penuh, bahkan, karena hal-hal ini menyuguhkan sebuah kesempatan untuk menyaksikan pekerjaan Tuhan yang murah hati terhadap daging dan darah seseorang, hal-hal ini dapat mendidik seorang guru lebih baik daripada pengajaran duniawi lainnya. Papis [Kepausan] dan sekte lainnya mungkin mencela pernikahan, namun Kekristenan dan rumah tangga berjalan seiring. Tempat tinggal Petrus mungkin adalah gubuk nelayan yang kecil, namun Tuhan yang Mulia memasukinya, tinggal di dalamnya, dan mengerjakan mujizat di dalamnya. Jikalau buku kecil kita dibaca pagi ini di dalam sebuah pondok yang sederhana, biarlah fakta ini mendorong para penghuninya untuk mencari kebersamaan dengan Raja Yesus. Allah sering kali di gubuk-gubuk kecil daripada istana-istana mewah. Yesus sedang melihat sekitar ruanganmu sekarang, dan sedang menunggu untuk berbelas kasih kepada engkau. Ke dalam rumah Simon penyakit datang, demam yang mematikan menyerang ibu mertuanya, saat Yesus datang mereka memberitahukan-Nya penderitaan yang menyedihkan itu, dan Dia pun segera menuju ranjang pasien. Apakah ada yang memiliki penyakit dalam rumahmu pagi ini? Engkau akan mendapati Yesus seorang Dokter yang jauh melampaui dokter-dokter lain, pergi kepada-Nya segera dan beritahu Dia segala permasalahannya. Segeralah taruh masalahnya di hadapan-Nya. Masalah ini berkenaan dengan salah satu umat-Nya, oleh karena itu tidak akan menjadi sepele bagi-Nya. Perhatikanlah, bahwa dengan segera Juruselamat memulihkan perempuan yang sakit ini; tidak ada yang bisa menyembuhkan seperti yang Dia lakukan. Kita mungkin tidak dapat memastikan bahwa Tuhan secara sekejap menghilangkan semua penyakit dari mereka yang kita kasihi, namun kita boleh tahu bahwa doa seorang yang percaya untuk si sakit jauh lebih mungkin untuk disambung dengan pemulihan daripada apapun yang lain di dunia; dan ketika hal ini tidak terjadi, kita harus dengan rendah hati tunduk kepada kehendak-Nya yang olehnya hidup dan mati ditetapkan. Hati Yesus yang lembut menanti untuk mendengar dukacita kita, marilah kita mencurahkannya kepada telinga-Nya yang sabar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Sebuah intipan kecil ke dalam rumah rasul nelayan ini sangat menarik. Kita melihat seketika bahwa sukacita dan urusan seputar rumah tangga bukanlah hambatan untuk menjalankan pelayanan yang penuh, bahkan, karena hal-hal ini menyuguhkan sebuah kesempatan untuk menyaksikan pekerjaan Tuhan yang murah hati terhadap daging dan darah seseorang, hal-hal ini dapat mendidik seorang guru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-24708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"169","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24708"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68092,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24708\/revisions\/68092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}