{"id":25630,"date":"2025-09-06T18:16:06","date_gmt":"2025-09-06T11:16:06","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kamu-dicerai-beraikan-masing-masing-ke-tempatnya-sendiri-dan-kamu-meninggalkan-aku-seorang-diri-yohanes-1632\/"},"modified":"2025-09-06T18:16:08","modified_gmt":"2025-09-06T11:16:08","slug":"kamu-dicerai-beraikan-masing-masing-ke-tempatnya-sendiri-dan-kamu-meninggalkan-aku-seorang-diri-yohanes-1632","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kamu-dicerai-beraikan-masing-masing-ke-tempatnya-sendiri-dan-kamu-meninggalkan-aku-seorang-diri-yohanes-1632\/","title":{"rendered":"Di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia. [Filipi 2:15]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kita menggunakkan terang untuk menunjukkan bukti. Seorang Kristen harus sedemikian bercahaya dalam hidupnya, sehingga seorang manusia tidak dapat hidup dengannya selama satu minggu tanpa mengetahui Injil. Perbincangannya harus sedemikian sehingga semua yang berada di sekitar dirinya dapat melihat dengan jelas siapa dirinya dan Siapa yang ia layani, dan melihat gambar Kristus terefleksi dalam tindakannya sehari-hari. Terang dimaksudkan sebagai penuntun. Kita harus menolong mereka di sekitar kita yang berada dalam kegelapan. Kita harus menunjukkan jalan menuju Sang Juruselamat kepada pada pendosa, dan menuju tempat peristirahatan ilahi kepada yang letih lesu. Orang-orang kadangkala membaca Alkitabnya, tanpa berhasil memahaminya; kita harus siap seperti Filipus, untuk mengajar si penanya tentang makna dari Firman Tuhan, jalan keselamatan, dan hidup yang saleh. Terang juga dipakai sebagai peringatan. Di atas bebatuan dan beting sebuah mercusuar pasti didirikan. Orang-orang Kristen hendaklah menyadari akan banyaknya cahaya palsu dinyalakan dimana-mana dalam dunia ini, maka terang yang benar diperlukan. Si penghancur dari Iblis selalu bepergian mencobai orang-orang fasik supaya berdosa atas nama kenikmatan; mereka memegang cahaya yang salah, hendaklah kita taruh terang yang sesungguhnya pada setiap bebatuan yang berbahaya, untuk menunjukkan setiap dosa, dan menjelaskan akibat dari setiap dosa, agar kita tidak bersalah terhadap siapa pun yang akan binasa [Kis 20:26], bersinar sebagai terang di dalam dunia. Terang juga memiliki pengaruh yang sangat menceriakan, begitu pula orang-orang Kristen. Seorang Kristen harus menjadi penghibur dengan perkataan kebaikan pada bibirnya, dan simpati dalam hatinya; ia harus membawa sinar mentari ke mana pun ia pergi, dan menyebar sukacita kepada sekitarnya. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kita menggunakkan terang untuk <i>menunjukkan bukti<\/i>. Seorang Kristen harus sedemikian bercahaya dalam hidupnya, sehingga seorang manusia tidak dapat hidup dengannya selama satu minggu tanpa mengetahui Injil. Perbincangannya harus sedemikian sehingga semua yang berada di sekitar dirinya dapat melihat dengan jelas siapa dirinya dan Siapa yang ia layani, dan melihat gambar Kristus terefleksi dalam tindakannya sehari-hari. Terang dimaksudkan sebagai <i>penuntun<\/i>. Kita harus menolong mereka di sekitar kita yang berada dalam kegelapan. Kita harus menunjukkan jalan menuju Sang Juruselamat kepada pada pendosa, dan menuju tempat peristirahatan ilahi kepada yang letih lesu. Orang-orang kadangkala membaca Alkitabnya, tanpa berhasil memahaminya; kita harus siap seperti Filipus, untuk mengajar si penanya tentang makna dari Firman Tuhan, jalan keselamatan, dan hidup yang saleh. Terang juga dipakai sebagai <i>peringatan<\/i>. Di atas bebatuan dan beting sebuah mercusuar pasti didirikan. Orang-orang Kristen hendaklah menyadari akan banyaknya cahaya palsu dinyalakan dimana-mana dalam dunia ini, maka terang yang benar diperlukan. Si penghancur dari Iblis selalu bepergian mencobai orang-orang fasik supaya berdosa atas nama kenikmatan; mereka memegang cahaya yang salah, hendaklah kita taruh terang yang sesungguhnya pada setiap bebatuan yang berbahaya, untuk menunjukkan setiap dosa, dan menjelaskan akibat dari setiap dosa, agar kita tidak bersalah terhadap siapa pun yang akan binasa [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kis%2020:26\">Kis 20:26<\/a>], bersinar sebagai terang di dalam dunia. Terang juga memiliki pengaruh yang sangat <i>menceriakan<\/i>, begitu pula orang-orang Kristen. Seorang Kristen harus menjadi penghibur dengan perkataan kebaikan pada bibirnya, dan simpati dalam hatinya; ia harus membawa sinar mentari ke mana pun ia pergi, dan menyebar sukacita kepada sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kita menggunakkan terang untuk menunjukkan bukti. Seorang Kristen harus sedemikian bercahaya dalam hidupnya, sehingga seorang manusia tidak dapat hidup dengannya selama satu minggu tanpa mengetahui Injil. Perbincangannya harus sedemikian sehingga semua yang berada di sekitar dirinya dapat melihat dengan jelas siapa dirinya dan Siapa yang ia layani, dan melihat gambar Kristus terefleksi dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-25630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"231","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25630"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68112,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25630\/revisions\/68112"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}