{"id":25661,"date":"2025-09-09T18:15:29","date_gmt":"2025-09-09T11:15:29","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/karena-kesalehan-nya-ia-telah-didengarkan-ibrani-57-1\/"},"modified":"2025-09-09T18:15:30","modified_gmt":"2025-09-09T11:15:30","slug":"karena-kesalehan-nya-ia-telah-didengarkan-ibrani-57-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/karena-kesalehan-nya-ia-telah-didengarkan-ibrani-57-1\/","title":{"rendered":"Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui. [Yeremia 33:3]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ada beberapa terjemahan berbeda dari perkataan ini. Satu versi menulisnya, \u201cAku akan memperlihatkan hal yang besar dan berbenteng.\u201d Yang lainnya, \u201cBesar dan tidak terpahami.\u201d Nah, ada beberapa hal yang tidak terpahami dan spesial dalam pengalaman Kristen: semua perkembangan dari kehidupan rohani tidaklah sama dalam kemudahan pencapaiannya. Ada beberapa karakteristik dan perasaan yang sama dari pertobatan, iman, sukacita, dan pengharapan, yang dinikmati seluruh famili; namun ada realita lebih tinggi mengenai kegairahan, persekutuan erat, dan kesadaran akan persatuan dengan Kristus, yang jauh melebihi tempat tinggal orang percaya pada umumnya. Kita tidak mempunyai baik seluruh keistimewaan Yohanes, yang bersandar dekat kepada Yesus [Yoh 13:23]; maupun Paulus, yang diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga [2 Kor 12:2]. Ada ketinggian dalam pengetahuan yang berdasarkan pengalaman mengenai hal-hal tentang Allah yang mana mata elang dari kecerdasan dan pemikiran filsafat belum pernah melihatnya: hanya Allah yang dapat membawa kita ke sana; namun kereta yang olehnya Ia membawa kita naik, dan kuda berapi yang olehnya kereta itu diseret, adalah doa yang tetap. Doa yang terus-menerus menang bagi Allah yang berbelas kasih, \u201cdalam kegagahannya Ia bergumul dengan Allah. Ia bergumul dengan Malaikat dan menang; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya.\u201d [Hosea 12:3-4] Doa yang terus-menerus membawa orang Kristen ke Karmel, dan memungkinkan Ia untuk meliputi langit dengan awan berkat, dan bumi dengan luapan belas kasihan. Doa yang terus-menerus membawa orang Kristen melayang tinggi ke Pisga, dan memperlihatkan orang Kristen warisan yang telah disediakan; doa menaikkan kita ke Tabor dan mentransfigurasi kita, sampai serupa Tuhannya, sebagaimana diri-Nya, demikian pula kita dalam dunia ini. Jikalau engkau mau mencapai sesuatu yang lebih tinggi daripada pengalaman merangkak biasa, pandanglah Batu yang lebih tinggi dari engkau, dan tataplah dengan mata iman melalui jendela dari doa yang mendesak. Ketika engkau membuka jendela pada sisimu, jendela itu tidak akan tersekrup pada sisi lainnya. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Ada beberapa terjemahan berbeda dari perkataan ini. Satu versi menulisnya, \u201cAku akan memperlihatkan hal yang besar dan berbenteng.\u201d Yang lainnya, \u201cBesar dan tidak terpahami.\u201d Nah, ada beberapa hal yang tidak terpahami dan spesial dalam pengalaman Kristen: semua perkembangan dari kehidupan rohani tidaklah sama dalam kemudahan pencapaiannya. Ada beberapa karakteristik dan perasaan yang sama dari pertobatan, iman, sukacita, dan pengharapan, yang dinikmati seluruh famili; namun ada realita lebih tinggi mengenai kegairahan, persekutuan erat, dan kesadaran akan persatuan dengan Kristus, yang jauh melebihi tempat tinggal orang percaya pada umumnya. Kita tidak mempunyai baik seluruh keistimewaan Yohanes, yang bersandar dekat kepada Yesus [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yoh%2013:23\">Yoh 13:23<\/a>]; maupun Paulus, yang diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Kor%2012:2\">2 Kor 12:2<\/a>]. Ada ketinggian dalam pengetahuan yang berdasarkan pengalaman mengenai hal-hal tentang Allah yang mana mata elang dari kecerdasan dan pemikiran filsafat belum pernah melihatnya: hanya Allah yang dapat membawa kita ke sana; namun kereta yang olehnya Ia membawa kita naik, dan kuda berapi yang olehnya kereta itu diseret, adalah doa yang tetap. Doa yang terus-menerus menang bagi Allah yang berbelas kasih, \u201cdalam kegagahannya Ia bergumul dengan Allah. Ia bergumul dengan Malaikat dan menang; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Hosea%2012:3-4\">Hosea 12:3-4<\/a>] Doa yang terus-menerus membawa orang Kristen ke Karmel, dan memungkinkan Ia untuk meliputi langit dengan awan berkat, dan bumi dengan luapan belas kasihan. Doa yang terus-menerus membawa orang Kristen melayang tinggi ke Pisga, dan memperlihatkan orang Kristen warisan yang telah disediakan; doa menaikkan kita ke Tabor dan mentransfigurasi kita, sampai serupa Tuhannya, sebagaimana diri-Nya, demikian pula kita dalam dunia ini. Jikalau engkau mau mencapai sesuatu yang lebih tinggi daripada pengalaman merangkak biasa, pandanglah Batu yang lebih tinggi dari engkau, dan tataplah dengan mata iman melalui jendela dari doa yang mendesak. Ketika engkau membuka jendela pada sisimu, jendela itu tidak akan tersekrup pada sisi lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ada beberapa terjemahan berbeda dari perkataan ini. Satu versi menulisnya, \u201cAku akan memperlihatkan hal yang besar dan berbenteng.\u201d Yang lainnya, \u201cBesar dan tidak terpahami.\u201d Nah, ada beberapa hal yang tidak terpahami dan spesial dalam pengalaman Kristen: semua perkembangan dari kehidupan rohani tidaklah sama dalam kemudahan pencapaiannya. Ada beberapa karakteristik dan perasaan yang sama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-25661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"175","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25661"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68118,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25661\/revisions\/68118"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}