{"id":25704,"date":"2023-07-31T08:46:20","date_gmt":"2023-07-31T01:46:20","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/lalu-semua-murid-itu-meninggalkan-dia-dan-melarikan-diri-matius-2656\/"},"modified":"2023-07-31T08:46:23","modified_gmt":"2023-07-31T01:46:23","slug":"lalu-semua-murid-itu-meninggalkan-dia-dan-melarikan-diri-matius-2656","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/lalu-semua-murid-itu-meninggalkan-dia-dan-melarikan-diri-matius-2656\/","title":{"rendered":"Aku di dalam mereka. [Yohanes 17:23]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Jika memang demikian persatuan yang terjadi antara jiwa-jiwa kita dan pribadi Allah, betapa dalam dan lebarnya saluran persekutuan kita! Ini bukanlah pipa sempit yang mana sungai yang melaluinya adalah seperti benang, melainkan sebuah kanal dengan kedalaman dan lebar yang menakjubkan, seiring panjangnya yang menakjubkan, volume air kehidupan mantap bergulir membanjirinya. Lihatlah, Dia menempatkan di depan kita sebuah pintu yang terbuka, janganlah kita lamban untuk memasukinya. Kota persekutuan ini memiliki banyak pintu gerbang mutiara, setiap beberapa gerbang satu mutiara, dan setiap gerbang dibuka sepenuhnya sehingga kita dapat masuk, dengan keyakinan akan disambut. Jika saja ada satu celah kecil yang dapat digunakan untuk berbicara dengan Yesus, meluncurkan kata-kata persekutuan melewati pintu yang sempit itu, sudah merupakan suatu hak istimewa yang besar; betapa diberkatinya kita boleh memiliki pintu masuk yang sebegitu besarnya! Seandainya Tuhan Yesus jauh dari kita, dengan banyak laut berbadai di antaranya, kita seharusnya rindu untuk mengirim seorang utusan kepada-Nya untuk membawakan-Nya kasih kita, dan untuk membawakan kita kabar dari rumah Bapa; tetapi lihatlah kebaikan-Nya, Dia telah membangun rumah-Nya di sebelah kita, bahkan, Dia menginap bersama kita, berkemah suci di dalam hati kita yang rendah dan miskin, sehingga Dia dapat memiliki pergaulan abadi dengan kita. Oh betapa bodohnya kita, jika kita tidak hidup di dalam kebiasaan persekutuan dengan-Nya. Ketika jalan begitu panjang, berbahaya, dan sulit, kita tidak perlu heran jika teman-teman jarang bertemu satu sama lain, tetapi ketika mereka hidup bersama, mungkinkah Yonatan melupakan Daud? Seorang istri mungkin saja taat berhari-hari tanpa berkomunikasi dengan suaminya ketika suaminya dalam perjalanan, tetapi tidak pernah bisa tahan terpisah dari suaminya jika dia tahu bahwa suaminya ada di dalam salah satu kamar dalam rumahnya. Mengapa, hai orang percaya, engkau tidak duduk di perjamuan anggur-Nya? Carilah Allah Anda, sebab Dia dekat; peluklah Dia, sebab Dia Saudara Anda. Genggamlah Dia erat-erat, sebab Dia adalah Suami Anda; dan masukkan Dia ke hati Anda, sebab Dia adalah bagian dari daging Anda sendiri. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Jika memang demikian persatuan yang terjadi antara jiwa-jiwa kita dan pribadi Allah, betapa dalam dan lebarnya saluran persekutuan kita! Ini bukanlah pipa sempit yang mana sungai yang melaluinya adalah seperti benang, melainkan sebuah kanal dengan kedalaman dan lebar yang menakjubkan, seiring panjangnya yang menakjubkan, volume air kehidupan mantap bergulir membanjirinya. Lihatlah, Dia menempatkan di depan kita sebuah pintu yang terbuka, janganlah kita lamban untuk memasukinya. Kota persekutuan ini memiliki banyak pintu gerbang mutiara, setiap beberapa gerbang satu mutiara, dan setiap gerbang dibuka sepenuhnya sehingga kita dapat masuk, dengan keyakinan akan disambut. Jika saja ada satu celah kecil yang dapat digunakan untuk berbicara dengan Yesus, meluncurkan kata-kata persekutuan melewati pintu yang sempit itu, sudah merupakan suatu hak istimewa yang besar; betapa diberkatinya kita boleh memiliki pintu masuk yang sebegitu besarnya! Seandainya Tuhan Yesus jauh dari kita, dengan banyak laut berbadai di antaranya, kita seharusnya rindu untuk mengirim seorang utusan kepada-Nya untuk membawakan-Nya kasih kita, dan untuk membawakan kita kabar dari rumah Bapa; tetapi lihatlah kebaikan-Nya, Dia telah membangun rumah-Nya di sebelah kita, bahkan, Dia menginap bersama kita, berkemah suci di dalam hati kita yang rendah dan miskin, sehingga Dia dapat memiliki pergaulan abadi dengan kita. Oh betapa bodohnya kita, jika kita tidak hidup di dalam kebiasaan persekutuan dengan-Nya. Ketika jalan begitu panjang, berbahaya, dan sulit, kita tidak perlu heran jika teman-teman jarang bertemu satu sama lain, tetapi ketika mereka hidup bersama, mungkinkah Yonatan melupakan Daud? Seorang istri mungkin saja taat berhari-hari tanpa berkomunikasi dengan suaminya ketika suaminya dalam perjalanan, tetapi tidak pernah bisa tahan terpisah dari suaminya jika dia tahu bahwa suaminya ada di dalam salah satu kamar dalam rumahnya. Mengapa, hai orang percaya, engkau tidak duduk di perjamuan anggur-Nya? Carilah Allah Anda, sebab Dia dekat; peluklah Dia, sebab Dia Saudara Anda. Genggamlah Dia erat-erat, sebab Dia adalah Suami Anda; dan masukkan Dia ke hati Anda, sebab Dia adalah bagian dari daging Anda sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Jika memang demikian persatuan yang terjadi antara jiwa-jiwa kita dan pribadi Allah, betapa dalam dan lebarnya saluran persekutuan kita! Ini bukanlah pipa sempit yang mana sungai yang melaluinya adalah seperti benang, melainkan sebuah kanal dengan kedalaman dan lebar yang menakjubkan, seiring panjangnya yang menakjubkan, volume air kehidupan mantap bergulir membanjirinya. Lihatlah, Dia menempatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-25704","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":null,"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"442","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25704"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25704\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65158,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25704\/revisions\/65158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}