{"id":26562,"date":"2024-08-28T08:46:27","date_gmt":"2024-08-28T01:46:27","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/hatiku-menjadi-seperti-lilin-hancur-luluh-di-dalam-dadaku-mazmur-2214\/"},"modified":"2024-08-28T08:46:31","modified_gmt":"2024-08-28T01:46:31","slug":"hatiku-menjadi-seperti-lilin-hancur-luluh-di-dalam-dadaku-mazmur-2214","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/hatiku-menjadi-seperti-lilin-hancur-luluh-di-dalam-dadaku-mazmur-2214\/","title":{"rendered":"Minyak untuk lampu. [Keluaran 25:6]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Jiwaku, betapa engkau membutuhkan ini, sebab lampumu tidak akan menyala terus tanpanya. Bokormu akan berasap dan menjadi gangguan jika cahaya padam, dan memang akan padam jika tidak ada minyak. Anda tidak memiliki sumur minyak yang memancar dalam natur manusiamu, dan oleh sebab itu Anda harus pergi kepada mereka yang menjual minyak dan membelinya di situ [Mat 25:9], atau seperti gadis-gadis yang bodoh, Anda terpaksa menangis, \u201dPelitaku hampir padam.\u201d [Mat 25:8] Lampu-lampu yang ditahbiskan pun tidak dapat memberi cahaya tanpa minyak; meski mereka bersinar di dalam kemah, mereka butuh diberi pasokan, meskipun tidak ada angin kencang meniup mereka, mereka butuh dibereskan, dan Anda juga sama butuhnya. Dalam keadaan paling bahagia, Anda tidak dapat memberi cahaya satu jam saja lebih lama kecuali minyak baru anugerah diberikan kepada Anda. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Jiwaku, betapa engkau membutuhkan ini, sebab lampumu tidak akan menyala terus tanpanya. Bokormu akan berasap dan menjadi gangguan jika cahaya padam, dan memang akan padam jika tidak ada minyak. Anda tidak memiliki sumur minyak yang memancar dalam natur manusiamu, dan oleh sebab itu Anda harus pergi kepada mereka yang menjual minyak dan membelinya di situ [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mat%2025:9\">Mat 25:9<\/a>], atau seperti gadis-gadis yang bodoh, Anda terpaksa menangis, \u201dPelitaku hampir padam.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mat%2025:8\">Mat 25:8<\/a>] Lampu-lampu yang ditahbiskan pun tidak dapat memberi cahaya tanpa minyak; meski mereka bersinar di dalam kemah, mereka butuh diberi pasokan, meskipun tidak ada angin kencang meniup mereka, mereka butuh dibereskan, dan Anda juga sama butuhnya. Dalam keadaan paling bahagia, Anda tidak dapat memberi cahaya satu jam saja lebih lama kecuali minyak baru anugerah diberikan kepada Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Jiwaku, betapa engkau membutuhkan ini, sebab lampumu tidak akan menyala terus tanpanya. Bokormu akan berasap dan menjadi gangguan jika cahaya padam, dan memang akan padam jika tidak ada minyak. Anda tidak memiliki sumur minyak yang memancar dalam natur manusiamu, dan oleh sebab itu Anda harus pergi kepada mereka yang menjual minyak dan membelinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-26562","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":null,"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"98","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26562","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26562"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26562\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67087,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26562\/revisions\/67087"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26562"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26562"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26562"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}