{"id":26580,"date":"2025-09-30T18:16:38","date_gmt":"2025-09-30T11:16:38","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/allahku-allahku-mengapa-engkau-meninggalkan-aku-mazmur-221\/"},"modified":"2025-09-30T18:16:42","modified_gmt":"2025-09-30T11:16:42","slug":"allahku-allahku-mengapa-engkau-meninggalkan-aku-mazmur-221","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/allahku-allahku-mengapa-engkau-meninggalkan-aku-mazmur-221\/","title":{"rendered":"Mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! [Mazmur 66:2]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Bukanlah pilihan kita untuk memuji atau tidak memuji Allah. Puji-pujian sesungguhnya layak diterima Allah, dan setiap orang Kristen, sebagai penerima anugerah-Nya, sudah seharusnya memuji Allah setiap hari. Memang benar bahwa tidak ada kaidah untuk memuji Allah setiap hari; tidak ada perintah yang menentukan dosis sekian jam lagu harus dinyanyikan dan dipersembahkan: tetapi peraturan yang tertulis di dalam hati mengajarkan bahwa memuji Allah itu benar; dan amanat yang tidak tertulis ini turun ke atas kita dengan kuasa yang sama seperti kalau saja amanat itu dicatat di atas loh batu atau diberikan kepada kita dari puncak gunung Sinai yang bergemuruh. Ya, memang tugas orang Kristen untuk memuji Allah. Memuji bukan saja merupakan kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga kewajiban mutlak seorang Kristen. Hai engkau yang selalu berduka, jangan pikir dirimu tidak berdosa jikalau engkau selalu berduka, dan jangan merasa bahwa engkau dapat melaksanakan tugas kepada Allahmu tanpa lagu puji-pujian. Engkau terikat dalam ikatan kasih-Nya untuk memuji nama-Nya selama engkau hidup, dan puji-pujian-Nya haruslah terus-menerus berada dalam mulutmu, karena engkau diberkati, agar engkau dapat memuji Dia; &quot;umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku;&quot; [Yes 43:21] dan jika engkau tidak memuji Allah, engkau tidak akan menghasilkan buah yang mana Dia, sebagai Petani Ilahi, berhak untuk menantikannya dari tanganmu. Jangan gantungkan kecapimu pada pohon gandarusa, tetapi ambillah, dan berusahalah, dengan hati bersyukur, untuk memainkan musik sekuat-kuatnya. Bangun dan ujarkan puji-pujian bagi Dia. Pada setiap fajar, angkatlah nada syukurmu, dan biarlah setiap terbenamnya surya diikuti oleh kidungmu. Kelilingi bumi dengan puji-pujianmu; kitari bumi dengan suasana melodi, dan Allah sendiri akan menyimak dari surga dan menerima musikmu. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Bukanlah pilihan kita untuk memuji atau tidak memuji Allah. Puji-pujian sesungguhnya layak diterima Allah, dan setiap orang Kristen, sebagai penerima anugerah-Nya, sudah seharusnya memuji Allah setiap hari. Memang benar bahwa tidak ada kaidah untuk memuji Allah setiap hari; tidak ada perintah yang menentukan dosis sekian jam lagu harus dinyanyikan dan dipersembahkan: tetapi peraturan yang tertulis di dalam hati mengajarkan bahwa memuji Allah itu benar; dan amanat yang tidak tertulis ini turun ke atas kita dengan kuasa yang sama seperti kalau saja amanat itu dicatat di atas loh batu atau diberikan kepada kita dari puncak gunung Sinai yang bergemuruh. Ya, memang <i>tugas<\/i> orang Kristen untuk memuji Allah. Memuji bukan saja merupakan kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga kewajiban mutlak seorang Kristen. Hai engkau yang selalu berduka, jangan pikir dirimu tidak berdosa jikalau engkau selalu berduka, dan jangan merasa bahwa engkau dapat melaksanakan tugas kepada Allahmu tanpa lagu puji-pujian. Engkau terikat dalam ikatan kasih-Nya untuk memuji nama-Nya selama engkau hidup, dan puji-pujian-Nya haruslah terus-menerus berada dalam mulutmu, karena engkau diberkati, agar engkau dapat memuji Dia; &#8220;umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku;&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yes%2043:21\">Yes 43:21<\/a>] dan jika engkau tidak memuji Allah, engkau tidak akan menghasilkan buah yang mana Dia, sebagai Petani Ilahi, berhak untuk menantikannya dari tanganmu. Jangan gantungkan kecapimu pada pohon gandarusa, tetapi ambillah, dan berusahalah, dengan hati bersyukur, untuk memainkan musik sekuat-kuatnya. Bangun dan ujarkan puji-pujian bagi Dia. Pada setiap fajar, angkatlah nada syukurmu, dan biarlah setiap terbenamnya surya diikuti oleh kidungmu. Kelilingi bumi dengan puji-pujianmu; kitari bumi dengan suasana melodi, dan Allah sendiri akan menyimak dari surga dan menerima musikmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Bukanlah pilihan kita untuk memuji atau tidak memuji Allah. Puji-pujian sesungguhnya layak diterima Allah, dan setiap orang Kristen, sebagai penerima anugerah-Nya, sudah seharusnya memuji Allah setiap hari. Memang benar bahwa tidak ada kaidah untuk memuji Allah setiap hari; tidak ada perintah yang menentukan dosis sekian jam lagu harus dinyanyikan dan dipersembahkan: tetapi peraturan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-26580","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"182","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26580"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26580\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68173,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26580\/revisions\/68173"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}