{"id":26603,"date":"2025-10-05T18:15:35","date_gmt":"2025-10-05T11:15:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/supaya-oleh-kematian-nya-ia-memusnahkan-dia-yang-berkuasa-atas-maut-ibrani-214\/"},"modified":"2025-10-05T18:15:36","modified_gmt":"2025-10-05T11:15:36","slug":"supaya-oleh-kematian-nya-ia-memusnahkan-dia-yang-berkuasa-atas-maut-ibrani-214","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/supaya-oleh-kematian-nya-ia-memusnahkan-dia-yang-berkuasa-atas-maut-ibrani-214\/","title":{"rendered":"Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya. [1 Raja-Raja 19:8]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Segala kekuatan yang diberikan kepada kita oleh Allah kita yang murah hati adalah untuk pelayanan, bukanlah untuk dipakai sembarangan atau untuk disombongkan. Ketika nabi Elia menemukan roti yang dibakar di atas batu bara, dan kendi berisi air yang diletakkan di sebelah kepalanya ketika ia berbaring di bawah pohon arar [1 Raja-raja 19:6], dia bukan seorang pria yang puas dengan makanan kecil untuk bersantai dalam kemudahan; justru sebaliknya, ia ditugaskan untuk pergi empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya dengan kekuatan makanan tersebut, melakukan perjalanan menuju Horeb, gunung Allah. Ketika Sang Tuan mengundang murid-murid-Nya, \u201cMarilah dan sarapanlah\u201d [Yohanes 21:12], setelah bersantap Ia berkata pada Petrus, \u201cGembalakanlah domba-dombaku\u201d [Yohanes 21:16]; bahkan ditambahkan-Nya, \u201cIkutlah Aku.\u201d [Yohanes 21:19] Begitu pula dengan kita; kita makan roti surga, sehingga kita dapat memakai kekuatan kita dalam pelayanan Tuan kita. Kita datang kepada Paskah dan menyantap domba paskah dengan pinggang berikat dan tongkat di tangan [Keluaran 12:11] sehingga kita dapat berangkat segera setelah rasa lapar dipuaskan. Beberapa orang Kristen hidup bergantung pada Kristus, tetapi tidak begitu bersemangat untuk hidup bagi Kristus. Bumi haruslah menjadi persiapan untuk surga; dan surga adalah tempat orang-orang suci paling banyak berpesta dan paling banyak bekerja. Mereka duduk di meja Tuhan kita, dan mereka melayani Dia siang dan malam di dalam bait-Nya. Mereka makan makanan surgawi dan memberikan pelayanan yang sempurna. Hai orang percaya, dalam kekuatan yang engkau dapat tiap hari dari Kristus, bekerjalah untuk-Nya. Beberapa dari kita masih harus banyak belajar tentang rancangan Tuhan kita dalam memberikan kita kasih karunia-Nya. Kita tidak seharusnya menyimpan bulir-bulir kebenaran seperti mumi Mesir memegang gandum berabad-abad tanpa memberikan kesempatan untuk bertumbuh: melainkan kita harus menaburkan dan mengairinya. Mengapa Tuhan menurunkan hujan ke atas bumi yang haus, dan memberikan sinar surya yang riang? Bukankah itu semua untuk menolong buah-buah dari tanah menjadi makanan bagi manusia? Begitu pulalah Tuhan memberi makan dan menyegarkan jiwa kita sehingga kita dapat kemudian menggunakan kekuatan kita yang telah diperbarui untuk mengabarkan kemuliaan-Nya. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Segala kekuatan yang diberikan kepada kita oleh Allah kita yang murah hati adalah untuk pelayanan, bukanlah untuk dipakai sembarangan atau untuk disombongkan. Ketika nabi Elia menemukan roti yang dibakar di atas batu bara, dan kendi berisi air yang diletakkan di sebelah kepalanya ketika ia berbaring di bawah pohon arar [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Raja-raja%2019:6\">1 Raja-raja 19:6<\/a>], dia bukan seorang pria yang puas dengan makanan kecil untuk bersantai dalam kemudahan; justru sebaliknya, ia ditugaskan untuk pergi empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya dengan kekuatan makanan tersebut, melakukan perjalanan menuju Horeb, gunung Allah. Ketika Sang Tuan mengundang murid-murid-Nya, \u201cMarilah dan sarapanlah\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2021:12\">Yohanes 21:12<\/a>], setelah bersantap Ia berkata pada Petrus, \u201cGembalakanlah domba-dombaku\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2021:16\">Yohanes 21:16<\/a>]; bahkan ditambahkan-Nya, \u201cIkutlah Aku.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2021:19\">Yohanes 21:19<\/a>] Begitu pula dengan kita; kita makan roti surga, sehingga kita dapat memakai kekuatan kita dalam pelayanan Tuan kita. Kita datang kepada Paskah dan menyantap domba paskah dengan pinggang berikat dan tongkat di tangan [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Keluaran%2012:11\">Keluaran 12:11<\/a>] sehingga kita dapat berangkat segera setelah rasa lapar dipuaskan. Beberapa orang Kristen hidup bergantung pada Kristus, tetapi tidak begitu bersemangat untuk hidup <i>bagi<\/i> Kristus. Bumi haruslah menjadi persiapan untuk surga; dan surga adalah tempat orang-orang suci paling banyak berpesta dan paling banyak bekerja. Mereka duduk di meja Tuhan kita, dan mereka melayani Dia siang dan malam di dalam bait-Nya. Mereka makan makanan surgawi dan memberikan pelayanan yang sempurna. Hai orang percaya, dalam kekuatan yang engkau dapat tiap hari dari Kristus, bekerjalah untuk-Nya. Beberapa dari kita masih harus banyak belajar tentang rancangan Tuhan kita dalam memberikan kita kasih karunia-Nya. Kita tidak seharusnya menyimpan bulir-bulir kebenaran seperti mumi Mesir memegang gandum berabad-abad tanpa memberikan kesempatan untuk bertumbuh: melainkan kita harus menaburkan dan mengairinya. Mengapa Tuhan menurunkan hujan ke atas bumi yang haus, dan memberikan sinar surya yang riang? Bukankah itu semua untuk menolong buah-buah dari tanah menjadi makanan bagi manusia? Begitu pulalah Tuhan memberi makan dan menyegarkan jiwa kita sehingga kita dapat kemudian menggunakan kekuatan kita yang telah diperbarui untuk mengabarkan kemuliaan-Nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Segala kekuatan yang diberikan kepada kita oleh Allah kita yang murah hati adalah untuk pelayanan, bukanlah untuk dipakai sembarangan atau untuk disombongkan. Ketika nabi Elia menemukan roti yang dibakar di atas batu bara, dan kendi berisi air yang diletakkan di sebelah kepalanya ketika ia berbaring di bawah pohon arar [1 Raja-raja 19:6], dia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-26603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"168","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26603"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68183,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26603\/revisions\/68183"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}