{"id":26666,"date":"2025-10-13T18:16:03","date_gmt":"2025-10-13T11:16:03","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ingatlah-firman-yang-telah-engkau-katakan-kepada-hamba-mu-oleh-karena-engkau-telah-membuat-aku-berharap-mazmur-11949\/"},"modified":"2025-10-13T18:16:06","modified_gmt":"2025-10-13T11:16:06","slug":"ingatlah-firman-yang-telah-engkau-katakan-kepada-hamba-mu-oleh-karena-engkau-telah-membuat-aku-berharap-mazmur-11949","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ingatlah-firman-yang-telah-engkau-katakan-kepada-hamba-mu-oleh-karena-engkau-telah-membuat-aku-berharap-mazmur-11949\/","title":{"rendered":"Dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan. [2 Korintus 7:10]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Meratapi dosa secara tulus dan rohani adalah pekerjaan dari Roh Allah. Pertobatan adalah bunga yang terlalu istimewa untuk tumbuh di pekarangan dunia. Mutiara secara alami bertumbuh dalam tiram, tetapi rasa penyesalan tidak pernah kelihatan dalam diri para pendosa kalau bukan karena anugerah surgawi yang bekerja di dalamnya. Apabila engkau memiliki setitik saja kebencian akan dosa, pasti Allah yang telah memberikannya kepadamu, karena duri-duri alamiah manusia tidak pernah menghasilkan buah. \u201cApa yang dilahirkan dari daging, adalah daging\u201d [Yohanes 3:6] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Meratapi dosa secara tulus dan rohani adalah <i>pekerjaan dari Roh Allah<\/i>. Pertobatan adalah bunga yang terlalu istimewa untuk tumbuh di pekarangan dunia. Mutiara secara alami bertumbuh dalam tiram, tetapi rasa penyesalan tidak pernah kelihatan dalam diri para pendosa kalau bukan karena anugerah surgawi yang bekerja di dalamnya. Apabila engkau memiliki setitik saja kebencian akan dosa, pasti Allah yang telah memberikannya kepadamu, karena duri-duri alamiah manusia tidak pernah menghasilkan buah. \u201cApa yang dilahirkan dari daging, adalah daging\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%203:6\">Yohanes 3:6<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Meratapi dosa secara tulus dan rohani adalah pekerjaan dari Roh Allah. Pertobatan adalah bunga yang terlalu istimewa untuk tumbuh di pekarangan dunia. Mutiara secara alami bertumbuh dalam tiram, tetapi rasa penyesalan tidak pernah kelihatan dalam diri para pendosa kalau bukan karena anugerah surgawi yang bekerja di dalamnya. Apabila engkau memiliki setitik saja kebencian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-26666","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"180","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26666","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26666"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68222,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26666\/revisions\/68222"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}