{"id":26712,"date":"2024-06-09T08:46:09","date_gmt":"2024-06-09T01:46:09","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kita-tetap-berada-di-dalam-allah-1-yohanes-413\/"},"modified":"2024-06-09T08:46:13","modified_gmt":"2024-06-09T01:46:13","slug":"kita-tetap-berada-di-dalam-allah-1-yohanes-413","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kita-tetap-berada-di-dalam-allah-1-yohanes-413\/","title":{"rendered":"Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita. [Maz 126:3]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Beberapa orang Kristen sayangnya cenderung melihat pada sisi gelap dari segala sesuatu, dan memilih untuk menetap pada apa yang telah mereka lewati dari pada apa yang telah Tuhan lakukan bagi mereka. Mintalah kesan mereka tentang kehidupan Kristen, dan mereka akan menjelaskan konflik mereka yang terus-menerus, penderitaan yang mendalam, kemalangan yang menyedihkan mereka, dan keberdosaan hati mereka, namun dengan hampir tidak ada kesan atas belas kasihan dan pertolongan dari Tuhan yang telah bersedia lakukan untuk mereka. Tetapi seorang Kristen yang jiwanya dalam keadaan sehat, akan datang dengan gembira, dan berkata, &quot;Aku akan berbicara, bukan tentang diriku, tetapi untuk kehormatan Tuhan. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku: Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. [Maz 40:3-4] Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.&quot; [Mazmur 126:3] Intisari pengalaman seperti inilah yang terbaik yang bisa diberikan setiap anak Tuhan. Memang benar bahwa kita mengalami pencobaan, tetapi juga benar bahwa kita diselamatkan dari pencobaan. Memang benar bahwa kita memiliki kerusakan, dan dengan sedih kita mengetahuinya, tapi benar juga bahwa kita memiliki Juruselamat yang serba cukup, yang mengatasi kerusakan ini, dan membebaskan kita dari kuasa kejahatan. Saat melihat ke belakang, adalah salah untuk menyangkal bahwa kita pernah berada di Rawa Keputusasaan, dan telah merangkak di sepanjang Lembah Penghinaan, tetapi sama jahatnya untuk melupakan bahwa kita telah melewati pencobaan dengan aman dan menguntungkan; kita tidak tetap di dalamnya, berkat Penolong Mahakuasa dan Pemimpin, yang telah &quot;mengeluarkan kita sehingga bebas [ke tempat yang kaya, KJV]&quot; [Maz 66:12] Semakin dalam kesulitan kita, semakin lantang terima kasih kita kepada Tuhan, yang telah memimpin kita melalui segalanya, dan melindungi kita sampai sekarang. Kesedihan kita tidak dapat mengotori melodi pujian kita, kita menganggap mereka menjadi bagian bass dari lagu hidup kita, &quot;Tuhan telah melakukan perkara besar pada kita, maka kita bersukacita.&quot; [Maz 126:3] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Beberapa orang Kristen sayangnya cenderung melihat pada sisi gelap dari segala sesuatu, dan memilih untuk menetap pada apa yang telah mereka lewati dari pada apa yang telah Tuhan lakukan bagi mereka. Mintalah kesan mereka tentang kehidupan Kristen, dan mereka akan menjelaskan konflik mereka yang terus-menerus, penderitaan yang mendalam, kemalangan yang menyedihkan mereka, dan keberdosaan hati mereka, namun dengan hampir tidak ada kesan atas belas kasihan dan pertolongan dari Tuhan yang telah bersedia lakukan untuk mereka. Tetapi seorang Kristen yang jiwanya dalam keadaan sehat, akan datang dengan gembira, dan berkata, &#8220;Aku akan berbicara, bukan tentang diriku, tetapi untuk kehormatan Tuhan. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku: Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Maz%2040:3-4\">Maz 40:3-4<\/a>] Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%20126:3\">Mazmur 126:3<\/a>] Intisari pengalaman seperti inilah yang terbaik yang bisa diberikan setiap anak Tuhan. Memang benar bahwa kita mengalami pencobaan, tetapi juga benar bahwa kita diselamatkan dari pencobaan. Memang benar bahwa kita memiliki kerusakan, dan dengan sedih kita mengetahuinya, tapi benar juga bahwa kita memiliki Juruselamat yang serba cukup, yang mengatasi kerusakan ini, dan membebaskan kita dari kuasa kejahatan. Saat melihat ke belakang, adalah salah untuk menyangkal bahwa kita pernah berada di Rawa Keputusasaan, dan telah merangkak di sepanjang Lembah Penghinaan, tetapi sama jahatnya untuk melupakan bahwa kita telah <i>melewati<\/i> pencobaan dengan aman dan menguntungkan; kita tidak tetap di dalamnya, berkat Penolong Mahakuasa dan Pemimpin, yang telah &#8220;mengeluarkan kita sehingga bebas [ke tempat yang kaya, KJV]&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Maz%2066:12\">Maz 66:12<\/a>] Semakin dalam kesulitan kita, semakin lantang terima kasih kita kepada Tuhan, yang telah memimpin kita melalui segalanya, dan melindungi kita sampai sekarang. Kesedihan kita tidak dapat mengotori melodi pujian kita, kita menganggap mereka menjadi bagian bass dari lagu hidup kita, &#8220;Tuhan telah melakukan perkara besar pada kita, maka kita bersukacita.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Maz%20126:3\">Maz 126:3<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Beberapa orang Kristen sayangnya cenderung melihat pada sisi gelap dari segala sesuatu, dan memilih untuk menetap pada apa yang telah mereka lewati dari pada apa yang telah Tuhan lakukan bagi mereka. Mintalah kesan mereka tentang kehidupan Kristen, dan mereka akan menjelaskan konflik mereka yang terus-menerus, penderitaan yang mendalam, kemalangan yang menyedihkan mereka, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-26712","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":null,"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"210","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26712"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26712\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66753,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26712\/revisions\/66753"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}