{"id":26811,"date":"2026-07-20T18:15:51","date_gmt":"2026-07-20T11:15:51","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kasih-setia-mu-yang-ajaib-mazmur-177\/"},"modified":"2026-07-20T18:15:52","modified_gmt":"2026-07-20T11:15:52","slug":"kasih-setia-mu-yang-ajaib-mazmur-177","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kasih-setia-mu-yang-ajaib-mazmur-177\/","title":{"rendered":"Jaminan bagian kita. [Efesus 1:14]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Oh! Betapa cerahnya, betapa bahagianya, betapa terhiburnya, betapa senangnya hati orang yang telah belajar mendapat makanan dari Yesus, dan hanya Yesus. Namun kenyataan yang kita miliki mengenai berharganya Kristus, dalam hidup ini, sebaik-baiknya tidaklah sempurna. Seperti penulis kuno mengatakan, \u201cIni hanyalah rasa!\u201d Kita telah mengecap &quot;kebaikan Tuhan,&quot; [1 Petrus 2:3] tetapi kita masih belum mengetahui seberapa baik dan murah hatinya Dia, meskipun apa yang kita ketahui dari kebaikan Allah membuat kita rindu untuk memperoleh lebih banyak. Kita telah menikmati karunia sulung dari Roh, dan karunia ini telah menetapkan kita supaya lapar dan haus akan kepenuhan hasil panen anggur Surgawi. Kita mengeluh di dalam diri kita, menunggu adopsi. Di sini kita seperti bangsa Israel di padang belantara, yang hanya memiliki setandan anggur dari Eskol [Bil 13:23], di sana kita akan berada di kebun anggur. Di sini kita melihat manna kecil jatuh, seperti biji ketumbar, namun di sana kita makan roti Surga dan hasil negeri itu [Yos 5:12]. Kita hanya pemula dalam pendidikan rohani; karena meskipun kita telah belajar beberapa huruf pertama dari alfabet, kita masih belum bisa membaca kata-kata, apalagi menyusun kalimat; tetapi seperti kata orang, \u201cDia yang telah berada di Surga meskipun hanya lima menit, mengetahui melebihi majelis umum para teolog di bumi\u201d. Saat ini kita memiliki banyak keinginan yang tak terpenuhi, tetapi segera setiap keinginan akan dipenuhi; dan segala kekuatan kita akan menemukan manfaatnya yang termanis di dalam dunia sukacita yang kekal. Wahai orang Kristen, datangkan surga beberapa tahun sebelum saatnya. Dalam waktu yang sangat singkat Anda akan menyingkirkan semua pencobaan-pencobaan dan masalah-masalahmu. Matamu sekarang yang diliputi air mata, tidak akan menangis lagi. Anda dalam kegirangan yang tak terkatakan akan menatap kemegahan dari Dia yang duduk di atas takhta. Tidak, bahkan, Anda akan duduk di atas takhta-Nya juga. Anda akan menerima bagian dari kemenangan kemuliaan Tuhan; mahkota-Nya, sukacita-Nya, surga-Nya, semua ini akan menjadi milikmu, dan Anda akan menjadi pewaris bersama Dia yang adalah pewaris segala sesuatu. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Oh! Betapa cerahnya, betapa bahagianya, betapa terhiburnya, betapa senangnya hati orang yang telah belajar mendapat makanan dari Yesus, dan hanya Yesus. Namun kenyataan yang kita miliki mengenai berharganya Kristus, dalam hidup ini, sebaik-baiknya tidaklah sempurna. Seperti penulis kuno mengatakan, \u201cIni hanyalah rasa!\u201d Kita telah mengecap &#8220;kebaikan Tuhan,&#8221; [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Petrus%202:3\">1 Petrus 2:3<\/a>] tetapi kita masih belum mengetahui <i>seberapa<\/i> baik dan murah hatinya Dia, meskipun apa yang kita ketahui dari kebaikan Allah membuat kita rindu untuk memperoleh lebih banyak. Kita telah menikmati karunia sulung dari Roh, dan karunia ini telah menetapkan kita supaya lapar dan haus akan kepenuhan hasil panen anggur Surgawi. Kita mengeluh di dalam diri kita, menunggu adopsi. <i>Di sini<\/i> kita seperti bangsa Israel di padang belantara, yang hanya memiliki setandan anggur dari Eskol [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Bil%2013:23\">Bil 13:23<\/a>], di sana kita akan berada di kebun anggur. Di sini kita melihat manna kecil jatuh, seperti biji ketumbar, namun <i>di sana<\/i> kita makan roti Surga dan hasil negeri itu [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yos%205:12\">Yos 5:12<\/a>]. Kita hanya pemula dalam pendidikan rohani; karena meskipun kita telah belajar beberapa huruf pertama dari alfabet, kita masih belum bisa membaca kata-kata, apalagi menyusun kalimat; tetapi seperti kata orang, \u201cDia yang telah berada di Surga meskipun hanya lima menit, mengetahui melebihi majelis umum para teolog di bumi\u201d. Saat ini kita memiliki banyak keinginan yang tak terpenuhi, tetapi segera setiap keinginan akan dipenuhi; dan segala kekuatan kita akan menemukan manfaatnya yang termanis di dalam dunia sukacita yang kekal. Wahai orang Kristen, datangkan surga beberapa tahun sebelum saatnya. Dalam waktu yang sangat singkat Anda akan menyingkirkan semua pencobaan-pencobaan dan masalah-masalahmu. Matamu sekarang yang diliputi air mata, tidak akan menangis lagi. Anda dalam kegirangan yang tak terkatakan akan menatap kemegahan dari Dia yang duduk di atas takhta. Tidak, bahkan, Anda akan duduk di atas takhta-Nya juga. Anda akan menerima bagian dari kemenangan kemuliaan Tuhan; mahkota-Nya, sukacita-Nya, surga-Nya, semua ini akan menjadi milikmu, dan Anda akan menjadi pewaris bersama Dia yang adalah pewaris segala sesuatu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Oh! Betapa cerahnya, betapa bahagianya, betapa terhiburnya, betapa senangnya hati orang yang telah belajar mendapat makanan dari Yesus, dan hanya Yesus. Namun kenyataan yang kita miliki mengenai berharganya Kristus, dalam hidup ini, sebaik-baiknya tidaklah sempurna. Seperti penulis kuno mengatakan, \u201cIni hanyalah rasa!\u201d Kita telah mengecap &#8220;kebaikan Tuhan,&#8221; [1 Petrus 2:3] tetapi kita masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-26811","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"8","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26811"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69184,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26811\/revisions\/69184"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}