{"id":27030,"date":"2025-10-27T18:16:24","date_gmt":"2025-10-27T11:16:24","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/maka-penuhlah-mereka-dengan-roh-kudus-kis-24\/"},"modified":"2025-10-27T18:16:26","modified_gmt":"2025-10-27T11:16:26","slug":"maka-penuhlah-mereka-dengan-roh-kudus-kis-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/maka-penuhlah-mereka-dengan-roh-kudus-kis-24\/","title":{"rendered":"Benarlah perkataan ini [2 Timotius 2:11]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Paulus memiliki empat \u201cperkataan benar\u201d. Yang pertama tercantum dalam 1 Timotius 1:15, \u201cPerkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa.\u201d Berikutnya dalam 1 Timotius 4:8-9 [1], \u201cIbadah [kesalehan, KJV] itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.\u201d Yang ketiga dalam 2 Timotius 2:11 [2], \u201cBenarlah perkataan ini: Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia\u201d; dan yang keempat dalam Titus 3:8 [3], \u201cPerkataan ini benar, mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik.\u201d Kita bisa menelusuri hubungan antara keempat perkataan benar ini. Yang pertama menaruh anugerah dari Allah yang cuma-cuma sebagai dasar dari keselamatan kekal kita, yang diperlihatkan kepada kita melalui misi Sang Penebus yang mulia. Yang berikutnya menegaskan berkat ganda yang kita peroleh melalui keselamatan ini \u2014 tercurahkan dari mata air yang di atas dan di bawah \u2014 dalam waktu dan kekekalan. Yang ketiga menunjukkan salah satu kewajiban dari orang-orang yang terpilih; kita ditetapkan untuk menderita bagi Kristus dengan janji bahwa \u201cjika kita bertekun [menderita, KJV], kita pun akan ikut memerintah dengan Dia\u201d [2 Timotius 2:12]. Yang terakhir menetapkan bentuk aktif dari pelayanan Kristen, yang menuntut kita bertekun dalam melakukan pekerjaan baik. Jadi kita memiliki akar keselamatan di dalam anugerah yang cuma-cuma; kemudian, memberikan kita hak istimewa dari keselamatan itu di dalam hidup kita yang sekarang, dan juga di waktu yang akan datang; dan kita juga memiliki dua cabang besar, yaitu menderita bersama Kristus dan melayani bersama Kristus, penuh dengan buah-buah Roh. Simpanlah perkataan-perkataan benar ini. Biarkan mereka menjadi penuntun hidup kita, penghibur kita, dan pendidik kita. Rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi [Roma 11:13] telah membuktikan perkataan-perkataan ini benar, dan masih benar, tidak satu kata pun akan terjatuh ke tanah, mereka patut diterima sepenuhnya. Mari kita menerima perkataan-perkataan benar ini, dan membuktikan kebenarannya. Biarlah empat perkataan benar ini dituliskan pada keempat sudut rumahku. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Paulus memiliki empat \u201c<i>perkataan benar<\/i>\u201d. Yang pertama tercantum dalam <a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Timotius%201:15\">1 Timotius 1:15<\/a>, \u201cPerkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa.\u201d Berikutnya dalam <a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Timotius%204:8-9\">1 Timotius 4:8-9<\/a> [1], \u201cIbadah [kesalehan, KJV] itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.\u201d Yang ketiga dalam <a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Timotius%202:11\">2 Timotius 2:11<\/a> [2], \u201cBenarlah perkataan ini: Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia\u201d; dan yang keempat dalam <a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Titus%203:8\">Titus 3:8<\/a> [3], \u201cPerkataan ini benar, mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik.\u201d Kita bisa menelusuri hubungan antara keempat perkataan benar ini. Yang pertama menaruh anugerah dari Allah yang cuma-cuma sebagai dasar dari keselamatan kekal kita, yang diperlihatkan kepada kita melalui misi Sang Penebus yang mulia. Yang berikutnya menegaskan berkat ganda yang kita peroleh melalui keselamatan ini \u2014 tercurahkan dari mata air yang di atas dan di bawah \u2014 dalam waktu dan kekekalan. Yang ketiga menunjukkan salah satu kewajiban dari orang-orang yang terpilih; kita ditetapkan untuk menderita bagi Kristus dengan janji bahwa \u201cjika kita bertekun [menderita, KJV], kita pun akan ikut memerintah dengan Dia\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Timotius%202:12\">2 Timotius 2:12<\/a>]. Yang terakhir menetapkan bentuk aktif dari pelayanan Kristen, yang menuntut kita bertekun dalam melakukan pekerjaan baik. Jadi kita memiliki akar keselamatan di dalam anugerah yang cuma-cuma; kemudian, memberikan kita hak istimewa dari keselamatan itu di dalam hidup kita yang sekarang, dan juga di waktu yang akan datang; dan kita juga memiliki dua cabang besar, yaitu menderita bersama Kristus dan melayani bersama Kristus, penuh dengan buah-buah Roh. Simpanlah perkataan-perkataan benar ini. Biarkan mereka menjadi penuntun hidup kita, penghibur kita, dan pendidik kita. Rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Roma%2011:13\">Roma 11:13<\/a>] telah membuktikan perkataan-perkataan ini benar, dan masih benar, tidak satu kata pun akan terjatuh ke tanah, mereka patut diterima sepenuhnya. Mari kita menerima perkataan-perkataan benar ini, dan membuktikan kebenarannya. Biarlah empat perkataan benar ini dituliskan pada keempat sudut rumahku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Paulus memiliki empat \u201cperkataan benar\u201d. Yang pertama tercantum dalam 1 Timotius 1:15, \u201cPerkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa.\u201d Berikutnya dalam 1 Timotius 4:8-9 [1], \u201cIbadah [kesalehan, KJV] itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-27030","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"129","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27030","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27030"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27030\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68268,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27030\/revisions\/68268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27030"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27030"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27030"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}