{"id":27927,"date":"2025-10-30T18:15:32","date_gmt":"2025-10-30T11:15:32","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dialah-yang-akan-mendirikan-bait-tuhan-dan-dialah-yang-akan-mendapat-keagungan-zak-613\/"},"modified":"2025-10-30T18:15:36","modified_gmt":"2025-10-30T11:15:36","slug":"dialah-yang-akan-mendirikan-bait-tuhan-dan-dialah-yang-akan-mendapat-keagungan-zak-613","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dialah-yang-akan-mendirikan-bait-tuhan-dan-dialah-yang-akan-mendapat-keagungan-zak-613\/","title":{"rendered":"Aku mau bersyukur kepada TUHAN. [Mazmur 9:1]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Doa yang terjawab haruslah selalu diikuti dengan puji syukur; seperti halnya kabut rasa syukur bumi naik saat matahari kasih surga menghangatkan tanah. Sudahkah Tuhan bermurah hati kepadamu, dan menyendengkan telinga-Nya kepada suara permohonanmu? Maka pujilah Dia selama engkau hidup. Biarlah buah yang matang jatuh ke atas tanah subur yang darinya buah itu sudah mendapatkan hidup. Jangan meniadakan lagu untuk-Nya, yang telah menjawab doamu dan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu [Mazmur 37:4]. Berdiam diri atas belas kasih Allah berarti mendatangkan dosa tidak tahu berterima kasih; yang sama kejamnya dengan kelakuan kesembilan penderita kusta, yang setelah disembuhkan dari kustanya, tidak kembali untuk berterima kasih kepada Tuhan yang menyembuhkan [Lukas 17:17-18]. Lupa mengucapkan puji syukur kepada Allah berarti menolak kebaikan bagi diri kita sendiri; karena puji syukur, sama seperti halnya doa, adalah satu sarana yang hebat untuk meningkatkan pertumbuhan hidup rohani kita. Puji syukur membantu kita menyingkirkan beban-beban kita, membangkitkan harapan, meningkatkan iman kita. Puji syukur adalah latihan yang menyehatkan dan menyegarkan, yang akan menghidupkan denyut nadi orang percaya, dan memberanikan dirinya dalam usaha-usaha baru untuk melayani Tuannya. Memuji Allah atas kemurahan yang diterima juga merupakan jalan untuk menguntungkan sesama kita; &quot;biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.&quot; [Mazmur 34:2] Mereka yang berada dalam situasi yang mirip akan ikut merasakan penghiburan jika kita bisa mengatakan, &quot;Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! [Mazmur 34:3] Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar.&quot; [Mazmur 34:6] Hati yang lemah akan dikuatkan, dan orang-orang suci yang terkulai akan dibangkitkan saat mereka mendengar &quot;lagu pembebasan&quot; kita. Keraguan dan ketakutan mereka akan ditegur, selagi kita mengajar dan menegur seorang akan yang lain sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani. [Kolose 3:16] Mereka juga akan &quot;menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN,&quot; [Mazmur 138:5] ketika mereka mendengar kita mengagungkan nama-Nya yang kudus. Memuji Allah adalah tugas orang Kristen yang paling surgawi. Para malaikat tidak berdoa, tetapi mereka tak henti-henti menaikkan pujian siang dan malam; dan yang ditebus, memakai jubah putih, dan daun-daun palem di tangan mereka, tidak pernah lelah menyanyikan nyanyian baru, &quot;Layaklah Sang Anak Domba!&quot; [Wahyu 5:12] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Doa yang terjawab haruslah selalu diikuti dengan puji syukur; seperti halnya kabut rasa syukur bumi naik saat matahari kasih surga menghangatkan tanah. Sudahkah Tuhan bermurah hati kepadamu, dan menyendengkan telinga-Nya kepada suara permohonanmu? Maka pujilah Dia selama engkau hidup. Biarlah buah yang matang jatuh ke atas tanah subur yang darinya buah itu sudah mendapatkan hidup. Jangan meniadakan lagu untuk-Nya, yang telah menjawab doamu dan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2037:4\">Mazmur 37:4<\/a>]. Berdiam diri atas belas kasih Allah berarti mendatangkan dosa tidak tahu berterima kasih; yang sama kejamnya dengan kelakuan kesembilan penderita kusta, yang setelah disembuhkan dari kustanya, tidak kembali untuk berterima kasih kepada Tuhan yang menyembuhkan [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Lukas%2017:17-18\">Lukas 17:17-18<\/a>]. Lupa mengucapkan puji syukur kepada Allah berarti menolak kebaikan bagi diri kita sendiri; karena puji syukur, sama seperti halnya doa, adalah satu sarana yang hebat untuk meningkatkan pertumbuhan hidup rohani kita. Puji syukur membantu kita menyingkirkan beban-beban kita, membangkitkan harapan, meningkatkan iman kita. Puji syukur adalah latihan yang menyehatkan dan menyegarkan, yang akan menghidupkan denyut nadi orang percaya, dan memberanikan dirinya dalam usaha-usaha baru untuk melayani Tuannya. Memuji Allah atas kemurahan yang diterima juga merupakan jalan untuk menguntungkan sesama kita; &#8220;biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2034:2\">Mazmur 34:2<\/a>] Mereka yang berada dalam situasi yang mirip akan ikut merasakan penghiburan jika kita bisa mengatakan, &#8220;Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2034:3\">Mazmur 34:3<\/a>] Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2034:6\">Mazmur 34:6<\/a>] Hati yang lemah akan dikuatkan, dan orang-orang suci yang terkulai akan dibangkitkan saat mereka mendengar &#8220;lagu pembebasan&#8221; kita. Keraguan dan ketakutan mereka akan ditegur, selagi kita mengajar dan menegur seorang akan yang lain sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani. [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kolose%203:16\">Kolose 3:16<\/a>] Mereka juga akan &#8220;menyanyi tentang jalan-jalan TUHAN,&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%20138:5\">Mazmur 138:5<\/a>] ketika mereka mendengar kita mengagungkan nama-Nya yang kudus. Memuji Allah adalah tugas orang Kristen yang paling surgawi. Para malaikat tidak berdoa, tetapi mereka tak henti-henti menaikkan pujian siang dan malam; dan yang ditebus, memakai jubah putih, dan daun-daun palem di tangan mereka, tidak pernah lelah menyanyikan nyanyian baru, &#8220;Layaklah Sang Anak Domba!&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Wahyu%205:12\">Wahyu 5:12<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Doa yang terjawab haruslah selalu diikuti dengan puji syukur; seperti halnya kabut rasa syukur bumi naik saat matahari kasih surga menghangatkan tanah. Sudahkah Tuhan bermurah hati kepadamu, dan menyendengkan telinga-Nya kepada suara permohonanmu? Maka pujilah Dia selama engkau hidup. Biarlah buah yang matang jatuh ke atas tanah subur yang darinya buah itu sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-27927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"174","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27927"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27927\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68274,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27927\/revisions\/68274"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}