{"id":30127,"date":"2025-11-17T18:17:35","date_gmt":"2025-11-17T11:17:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kawan-sewarga-dari-orang-orang-kudus-efesus-219\/"},"modified":"2025-11-17T18:17:37","modified_gmt":"2025-11-17T11:17:37","slug":"kawan-sewarga-dari-orang-orang-kudus-efesus-219","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kawan-sewarga-dari-orang-orang-kudus-efesus-219\/","title":{"rendered":"Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! \u2014 Roma 11:36"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - \u201cBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!\u201d Ini seharusnya satu-satunya hasrat orang Kristen. Semua keinginan yang lain harus tunduk dan tambahan saja dibanding yang ini. Orang Kristen boleh menginginkan keberhasilan dalam usahanya, tetapi hanya sejauh hal itu dapat membantunya untuk memperkembangkan \u201dBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!\u201d Dia boleh berhasrat mendapatkan karunia lebih banyak dan rahmat lebih banyak, namun seharusnya itu hanya \u201cBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.\u201d Engkau tidak berbuat sebagaimana seharusnya ketika engkau didorong oleh niat apapun tanpa satu mata terarah kepada kemuliaan Tuhanmu. Sebagai orang Kristen, engkau \u201cdari Allah, dan oleh Allah,\u201d maka hiduplah \u201ckepada Allah.\u201d [Roma 11:36] Biarlah tidak ada apapun yang dapat mendebarkan hatimu sekuat kasih kepada Dia. Biarlah ambisi ini membakar jiwamu; jadikanlah ini dasar dari setiap usaha yang engkau jalani, dan sebagai motivasi yang menopangmu saat semangatmu mulai dingin; jadikan Allah tujuanmu satu-satunya. Bersandarlah kepadanya, sebab ketika diri bermula penderitaan pun bermula; namun jika Allah adalah kesukaan tertinggi dan tujuan satu-satunya bagiku, RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">\u201cBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!\u201d Ini seharusnya <i>satu-satunya<\/i> hasrat orang Kristen. Semua keinginan yang lain harus tunduk dan tambahan saja dibanding yang ini. Orang Kristen boleh menginginkan keberhasilan dalam usahanya, tetapi hanya sejauh hal itu dapat membantunya untuk memperkembangkan \u201dBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!\u201d Dia boleh berhasrat mendapatkan karunia lebih banyak dan rahmat lebih banyak, namun seharusnya itu hanya \u201cBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya.\u201d Engkau tidak berbuat sebagaimana seharusnya ketika engkau didorong oleh niat apapun tanpa satu mata terarah kepada kemuliaan Tuhanmu. Sebagai orang Kristen, engkau \u201cdari Allah, dan oleh Allah,\u201d maka hiduplah \u201ckepada Allah.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Roma%2011:36\">Roma 11:36<\/a>] Biarlah tidak ada apapun yang dapat mendebarkan hatimu sekuat kasih kepada Dia. Biarlah ambisi ini membakar jiwamu; jadikanlah ini dasar dari setiap usaha yang engkau jalani, dan sebagai motivasi yang menopangmu saat semangatmu mulai dingin; jadikan Allah tujuanmu satu-satunya. Bersandarlah kepadanya, sebab ketika diri bermula penderitaan pun bermula; namun jika Allah adalah kesukaan tertinggi dan tujuan satu-satunya bagiku,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; \u201cBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!\u201d Ini seharusnya satu-satunya hasrat orang Kristen. Semua keinginan yang lain harus tunduk dan tambahan saja dibanding yang ini. Orang Kristen boleh menginginkan keberhasilan dalam usahanya, tetapi hanya sejauh hal itu dapat membantunya untuk memperkembangkan \u201dBagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!\u201d Dia boleh berhasrat mendapatkan karunia lebih banyak dan rahmat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-30127","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"141","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30127"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30127\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68330,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30127\/revisions\/68330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}