{"id":30136,"date":"2025-11-21T18:16:17","date_gmt":"2025-11-21T11:16:17","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apabila-engkau-mengerjakannya-dengan-beliung-maka-engkau-melanggar-kekudusannya-keluaran-2025\/"},"modified":"2025-11-21T18:16:20","modified_gmt":"2025-11-21T11:16:20","slug":"apabila-engkau-mengerjakannya-dengan-beliung-maka-engkau-melanggar-kekudusannya-keluaran-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apabila-engkau-mengerjakannya-dengan-beliung-maka-engkau-melanggar-kekudusannya-keluaran-2025\/","title":{"rendered":"Janganlah kamu mendukakan Roh Kudus. [Efesus 4:30]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Semua yang dimiliki orang percaya pasti datang dari Kristus, tetapi disalurkan hanya lewat Roh kemurahan. Terlebih lagi, karena seluruh berkat yang mengalir padamu datang lewat Roh Kudus, maka juga tidak ada hal baik yang dapat datang dari dirimu dalam pemikiran kudus, penyembahan khusyuk, dan perbuatan baik, terlepas dari tindakan pengudusan dari Roh tersebut. Meskipun bibit kebaikan ditaburkan dalam dirimu, bibit itu akan tertidur kalau Roh tidak bekerja di dalammu dan melaksanakan kehendak-Nya sesuai dengan kemauan-Nya. Engkau ingin berbicara atas nama Yesus\u2014bagaimana mungkin kalau Roh Kudus tidak menyentuh lidahmu? Engkau ingin berdoa? Aduh! betapa bosannya kegiatan itu kalau Roh tidak bersyafaat bagimu! Engkau ingin menaklukkan dosa? Engkau ingin menjadi kudus? Engkau ingin meniru Tuanmu? Engkau ingin naik ke tingkat kerohanian yang tinggi? Engkau ingin dijadikan seperti malaikat-malaikat Allah, penuh semangat dan giat dalam memperjuangkan perkara Tuan mereka? Engkau tidak bisa melakukannya tanpa Roh\u2014&quot;di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.&quot; [Yohanes 15:5] O ranting pokok anggur, engkau tidak dapat berbuah tanpa getah! O anak Allah, engkau tidak memiliki hidup di dalam dirimu terlepas dari hidup yang telah Allah berikan kepadamu melalui Roh-Nya. Maka janganlah mendukakan atau memancing kemarahan-Nya dengan dosa kita. Marilah kita tidak memadamkan Dia dalam gerakan-Nya yang paling sayup-sayup sekalipun dalam jiwa kita; marilah kita kembangkan setiap saran-Nya, dan siap menaati setiap dorongan-Nya. Jika Roh Kudus memang perkasa, hendaklah kita tidak mencoba apapun tanpa Dia; hendaklah kita tidak memulai suatu rencana, tidak mengerjakan suatu usaha, maupun menyetujui transaksi apapun, tanpa memohon perkenanan-Nya. Marilah kita menghormati Dia dengan merasakan kelemahan kita saat terpisah dari-Nya, dan kemudian bergantung hanya pada-Nya, dengan mengucapkan dalam doa kita, &quot;Bukakanlah hatiku dan seluruh diriku demi kedatangan-Mu, dan topanglah aku dengan Roh-Mu yang bebas saat aku menerima Roh itu dalam batinku.&quot; RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Semua yang dimiliki orang percaya pasti datang dari Kristus, tetapi disalurkan hanya lewat Roh kemurahan. Terlebih lagi, karena seluruh berkat yang mengalir padamu datang lewat Roh Kudus, maka juga tidak ada hal baik yang dapat datang dari dirimu dalam pemikiran kudus, penyembahan khusyuk, dan perbuatan baik, terlepas dari tindakan pengudusan dari Roh tersebut. Meskipun bibit kebaikan ditaburkan dalam dirimu, bibit itu akan tertidur kalau Roh tidak bekerja di dalammu dan melaksanakan kehendak-Nya sesuai dengan kemauan-Nya. Engkau ingin berbicara atas nama Yesus\u2014bagaimana mungkin kalau Roh Kudus tidak menyentuh lidahmu? Engkau ingin berdoa? Aduh! betapa bosannya kegiatan itu kalau Roh tidak bersyafaat bagimu! Engkau ingin menaklukkan dosa? Engkau ingin menjadi kudus? Engkau ingin meniru Tuanmu? Engkau ingin naik ke tingkat kerohanian yang tinggi? Engkau ingin dijadikan seperti malaikat-malaikat Allah, penuh semangat dan giat dalam memperjuangkan perkara Tuan mereka? Engkau tidak bisa melakukannya tanpa Roh\u2014&#8221;di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2015:5\">Yohanes 15:5<\/a>] O ranting pokok anggur, engkau tidak dapat berbuah tanpa getah! O anak Allah, engkau tidak memiliki hidup di dalam dirimu terlepas dari hidup yang telah Allah berikan kepadamu melalui Roh-Nya. Maka janganlah mendukakan atau memancing kemarahan-Nya dengan dosa kita. Marilah kita tidak memadamkan Dia dalam gerakan-Nya yang paling sayup-sayup sekalipun dalam jiwa kita; marilah kita kembangkan setiap saran-Nya, dan siap menaati setiap dorongan-Nya. Jika Roh Kudus memang perkasa, hendaklah kita tidak mencoba apapun tanpa Dia; hendaklah kita tidak memulai suatu rencana, tidak mengerjakan suatu usaha, maupun menyetujui transaksi apapun, tanpa memohon perkenanan-Nya. Marilah kita menghormati Dia dengan merasakan kelemahan kita saat terpisah dari-Nya, dan kemudian bergantung hanya pada-Nya, dengan mengucapkan dalam doa kita, &#8220;Bukakanlah hatiku dan seluruh diriku demi kedatangan-Mu, dan topanglah aku dengan Roh-Mu yang bebas saat aku menerima Roh itu dalam batinku.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Semua yang dimiliki orang percaya pasti datang dari Kristus, tetapi disalurkan hanya lewat Roh kemurahan. Terlebih lagi, karena seluruh berkat yang mengalir padamu datang lewat Roh Kudus, maka juga tidak ada hal baik yang dapat datang dari dirimu dalam pemikiran kudus, penyembahan khusyuk, dan perbuatan baik, terlepas dari tindakan pengudusan dari Roh tersebut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-30136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"97","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30136"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68354,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30136\/revisions\/68354"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}