{"id":30140,"date":"2025-11-23T18:15:43","date_gmt":"2025-11-23T11:15:43","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/setiap-pagi-mereka-memungut-manna-keluaran-1621\/"},"modified":"2025-11-23T18:15:45","modified_gmt":"2025-11-23T11:15:45","slug":"setiap-pagi-mereka-memungut-manna-keluaran-1621","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/setiap-pagi-mereka-memungut-manna-keluaran-1621\/","title":{"rendered":"Persekutuan dengan Dia. [1 Yohanes 1:6]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ketika kita dipersatukan oleh iman kepada Kristus, kita dibawa pada persekutuan yang begitu sempurna dengan Dia, sehingga kita menjadi satu dengan Dia, dan kepentingan Dia dan kita menjadi sesuai dan sama persis. Kita memiliki persekutuan dengan Kristus dalam kasih-Nya. Apa yang Ia kasihi kita kasihi. Ia mengasihi orang-orang kudus\u2014begitu juga kita. Ia mengasihi para pendosa\u2014begitu juga kita. Ia mengasihi umat manusia yang binasa, dan rindu untuk melihat padang-padang gurun bumi berubah menjadi taman Tuhan\u2014begitu juga kita. Kita memiliki persekutuan dengan Dia dalam keinginan-Nya. Ia ingin memuliakan Allah\u2014kita juga bekerja keras memuliakan Allah. Ia ingin orang-orang suci berada bersama Dia di tempat Dia berada\u2014demikian kita pun ingin bersama Dia di sana. Ia ingin membuang dosa\u2014lihat, kita bertarung di bawah panji-Nya. Ia ingin agar nama Bapa dikasihi dan dipuja oleh segala ciptaan-Nya\u2014kita berdoa setiap hari, &quot;Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di sorga.&quot; [Matius 6:10] Kita memiliki persekutuan dengan Kristus dalam penderitaan-Nya. Kita memang tidak dipaku di atas salib, ataupun mati dengan mengenaskan, tetapi saat Ia dicela, kita dicela; dan sangatlah manis adanya disalahkan demi Dia, dibenci sebagai pengikut Tuan kita, mengalami dunia yang melawan kita. Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya [Matius 10:24]. Dalam ukuran kita, kita bergabung dengan Dia dalam pekerjaan-Nya, melayani orang-orang dengan kata-kata kebenaran dan dengan perbuatan-perbuatan kasih. Makanan dan minuman bagi kita, seperti bagi Dia, adalah melakukan kehendak Dia yang mengutus kita dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Kita juga bersekutu dengan Kristus dalam sukacita-Nya. Kita berbahagia dalam kebahagiaan-Nya, kita bersuka dalam Dia yang ditinggikan. Pernahkah engkau merasakan sukacita itu, hai orang percaya? Tidak ada kebahagiaan yang lebih murni atau lebih menggetarkan hati di bagian langit sini selain daripada kebahagiaan Kristus yang terpenuhi dalam kita, supaya sukacita kita menjadi sempurna [1 Yohanes 1:4]. Kemuliaan-Nya menantikan kita untuk menyempurnakan persekutuan kita, sebab Jemaat-Nya akan duduk bersama-sama Dia di atas takhta-Nya, sebagai pengantin dan ratu terkasih-Nya. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Ketika kita dipersatukan oleh iman kepada Kristus, kita dibawa pada persekutuan yang begitu sempurna dengan Dia, sehingga kita menjadi satu dengan Dia, dan kepentingan Dia dan kita menjadi sesuai dan sama persis. Kita memiliki persekutuan dengan Kristus dalam <i>kasih<\/i>-Nya. Apa yang Ia kasihi kita kasihi. Ia mengasihi orang-orang kudus\u2014begitu juga kita. Ia mengasihi para pendosa\u2014begitu juga kita. Ia mengasihi umat manusia yang binasa, dan rindu untuk melihat padang-padang gurun bumi berubah menjadi taman Tuhan\u2014begitu juga kita. Kita memiliki persekutuan dengan Dia dalam <i>keinginan<\/i>-Nya. Ia ingin memuliakan Allah\u2014kita juga bekerja keras memuliakan Allah. Ia ingin orang-orang suci berada bersama Dia di tempat Dia berada\u2014demikian kita pun ingin bersama Dia di sana. Ia ingin membuang dosa\u2014lihat, kita bertarung di bawah panji-Nya. Ia ingin agar nama Bapa dikasihi dan dipuja oleh segala ciptaan-Nya\u2014kita berdoa setiap hari, &#8220;Datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di sorga.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%206:10\">Matius 6:10<\/a>] Kita memiliki persekutuan dengan Kristus dalam <i>penderitaan<\/i>-Nya. Kita memang tidak dipaku di atas salib, ataupun mati dengan mengenaskan, tetapi saat Ia dicela, kita dicela; dan sangatlah manis adanya disalahkan demi Dia, dibenci sebagai pengikut Tuan kita, mengalami dunia yang melawan kita. Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%2010:24\">Matius 10:24<\/a>]. Dalam ukuran kita, kita bergabung dengan Dia dalam <i>pekerjaan<\/i>-Nya, melayani orang-orang dengan kata-kata kebenaran dan dengan perbuatan-perbuatan kasih. Makanan dan minuman bagi kita, seperti bagi Dia, adalah melakukan kehendak Dia yang mengutus kita dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Kita juga bersekutu dengan Kristus dalam <i>sukacita<\/i>-Nya. Kita berbahagia dalam kebahagiaan-Nya, kita bersuka dalam Dia yang ditinggikan. Pernahkah engkau merasakan sukacita itu, hai orang percaya? Tidak ada kebahagiaan yang lebih murni atau lebih menggetarkan hati di bagian langit sini selain daripada kebahagiaan Kristus yang terpenuhi dalam kita, supaya sukacita kita menjadi sempurna [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Yohanes%201:4\">1 Yohanes 1:4<\/a>]. <i>Kemuliaan<\/i>-Nya menantikan kita untuk menyempurnakan persekutuan kita, sebab Jemaat-Nya akan duduk bersama-sama Dia di atas takhta-Nya, sebagai pengantin dan ratu terkasih-Nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ketika kita dipersatukan oleh iman kepada Kristus, kita dibawa pada persekutuan yang begitu sempurna dengan Dia, sehingga kita menjadi satu dengan Dia, dan kepentingan Dia dan kita menjadi sesuai dan sama persis. Kita memiliki persekutuan dengan Kristus dalam kasih-Nya. Apa yang Ia kasihi kita kasihi. Ia mengasihi orang-orang kudus\u2014begitu juga kita. Ia mengasihi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-30140","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"124","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30140","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30140"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30140\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68503,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30140\/revisions\/68503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}