{"id":30408,"date":"2025-12-02T18:15:32","date_gmt":"2025-12-02T11:15:32","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/janji-janji-yang-berharga-dan-yang-sangat-besar-2-petrus-14\/"},"modified":"2025-12-02T18:15:35","modified_gmt":"2025-12-02T11:15:35","slug":"janji-janji-yang-berharga-dan-yang-sangat-besar-2-petrus-14","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/janji-janji-yang-berharga-dan-yang-sangat-besar-2-petrus-14\/","title":{"rendered":"Engkau cantik sekali, manisku. [Kidung Agung 4:7]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kekaguman Tuhan akan Gereja-Nya sangatlah indah, dan penjelasan-Nya tentang kecantikannya sungguh berkilau. Bukan saja cantik, tetapi &quot;cantik sekali.&quot; Dia memandang Gereja dalam diri-Nya sendiri, dicuci dalam darah penebus dosa dan dikenakan jubah kebenaran-Nya yang berjasa, dan Gereja dipandang-Nya penuh kemolekan dan kecantikan. Pantas saja, karena memang kebaikan sempurna-Nya sendiri yang Dia kagumi; sebab kekudusan, kemuliaan, dan kesempurnaan Gereja-Nya merupakan pakaian mulia-Nya sendiri yang dikenakan oleh istri-Nya yang sungguh dikasihi. Bukan saja murni, atau memiliki proporsi yang baik; dia benar-benar indah dan cantik! Istri jadi memiliki keunggulan yang sebenarnya! Cacat dosanya telah dihapus; dan lebih dari itu, dia telah memperoleh kebenaran melalui Tuhannya, yang dengannya kecantikan sesungguhnya dianugerahkan kepadanya. Orang-orang percaya memiliki kebenaran pasti yang diberikan saat mereka \u201cdikaruniakan di dalam Dia, yang dikasihi-Nya\u201d (Efesus 1:6). Gereja bukan saja cukup menawan, tetapi paling. Tuhan menyebutnya &quot;jelita di antara wanita.&quot; [Kidung Agung 6:1] Gereja memiliki kekayaan dan keunggulan yang nyata, yang tidak dapat disaingi semua bangsawan dan keluarga raja di dunia. Jika Yesus boleh menukarkan pengantin pilihan-Nya dengan semua ratu dan permaisuri bumi, atau bahkan dengan para malaikat di surga, Dia tidak akan menukarkannya, karena Dia mengutamakan dan mengedepankan pengantin-Nya \u2014 &quot;jelita di antara wanita.&quot; Seperti bulan dia lebih terang daripada bintang-bintang. Tuhan tidak malu akan pendapat-Nya ini, sebab Dia mengajak semua laki-laki untuk mendengarnya. Dia menempatkan kata &quot;lihatlah&quot; di depan pendapat-Nya, yang menandakan suatu seruan yang mengajak dan menyergap perhatian. &quot;Lihatlah, cantik engkau, manisku, lihatlah, sungguh cantik engkau&quot; [1] (Kidung Agung 4:1). Pendapat-Nya Dia siarkan sampai ke luar negeri bahkan saat ini, dan suatu hari dari takhta kemuliaan-Nya Dia akan mengumandangkan kebenaran ini di hadapan alam semesta yang dikumpulkan-Nya. &quot;Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku&quot; (Matius 25:34), itulah penegasan-Nya yang serius mengenai kecantikan umat pilihan-Nya. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kekaguman Tuhan akan Gereja-Nya sangatlah indah, dan penjelasan-Nya tentang kecantikannya sungguh berkilau. Bukan saja <i>cantik<\/i>, tetapi &#8220;cantik <i>sekali<\/i>.&#8221; Dia memandang Gereja dalam diri-Nya sendiri, dicuci dalam darah penebus dosa dan dikenakan jubah kebenaran-Nya yang berjasa, dan Gereja dipandang-Nya penuh kemolekan dan kecantikan. Pantas saja, karena memang kebaikan sempurna-Nya sendiri yang Dia kagumi; sebab kekudusan, kemuliaan, dan kesempurnaan Gereja-Nya merupakan pakaian mulia-Nya sendiri yang dikenakan oleh istri-Nya yang sungguh dikasihi. Bukan saja murni, atau memiliki proporsi yang baik; dia benar-benar indah dan cantik! Istri jadi memiliki keunggulan yang sebenarnya! Cacat dosanya telah dihapus; dan lebih dari itu, dia telah memperoleh kebenaran melalui Tuhannya, yang dengannya kecantikan sesungguhnya dianugerahkan kepadanya. Orang-orang percaya memiliki kebenaran pasti yang diberikan saat mereka \u201cdikaruniakan di dalam Dia, yang dikasihi-Nya\u201d (<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Efesus%201:6\">Efesus 1:6<\/a>). Gereja bukan saja cukup menawan, tetapi <i>paling<\/i>. Tuhan menyebutnya &#8220;jelita di antara wanita.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kidung%20Agung%206:1\">Kidung Agung 6:1<\/a>] Gereja memiliki kekayaan dan keunggulan yang nyata, yang tidak dapat disaingi semua bangsawan dan keluarga raja di dunia. Jika Yesus boleh menukarkan pengantin pilihan-Nya dengan semua ratu dan permaisuri bumi, atau bahkan dengan para malaikat di surga, Dia tidak akan menukarkannya, karena Dia mengutamakan dan mengedepankan pengantin-Nya \u2014 &#8220;jelita di antara wanita.&#8221; Seperti bulan dia lebih terang daripada bintang-bintang. Tuhan tidak malu akan pendapat-Nya ini, sebab Dia mengajak semua laki-laki untuk mendengarnya. Dia menempatkan kata &#8220;lihatlah&#8221; di depan pendapat-Nya, yang menandakan suatu seruan yang mengajak dan menyergap perhatian. &#8220;<i>Lihatlah<\/i>, cantik engkau, manisku, <i>lihatlah<\/i>, sungguh cantik engkau&#8221; [1] (<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kidung%20Agung%204:1\">Kidung Agung 4:1<\/a>). Pendapat-Nya Dia siarkan sampai ke luar negeri bahkan saat ini, dan suatu hari dari takhta kemuliaan-Nya Dia akan mengumandangkan kebenaran ini di hadapan alam semesta yang dikumpulkan-Nya. &#8220;Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku&#8221; (<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%2025:34\">Matius 25:34<\/a>), itulah penegasan-Nya yang serius mengenai kecantikan umat pilihan-Nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kekaguman Tuhan akan Gereja-Nya sangatlah indah, dan penjelasan-Nya tentang kecantikannya sungguh berkilau. Bukan saja cantik, tetapi &#8220;cantik sekali.&#8221; Dia memandang Gereja dalam diri-Nya sendiri, dicuci dalam darah penebus dosa dan dikenakan jubah kebenaran-Nya yang berjasa, dan Gereja dipandang-Nya penuh kemolekan dan kecantikan. Pantas saja, karena memang kebaikan sempurna-Nya sendiri yang Dia kagumi; sebab [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-30408","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","comment_count":1,"views":"185","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30408"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30408\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68564,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30408\/revisions\/68564"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}