{"id":30888,"date":"2025-12-25T18:16:16","date_gmt":"2025-12-25T11:16:16","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ia-akan-bertindak-berdiri-kjv-dan-akan-menggembalakan-memberi-makan-kjv-mereka-dalam-kekuatan-tuhan-mikha-54\/"},"modified":"2025-12-25T18:16:17","modified_gmt":"2025-12-25T11:16:17","slug":"ia-akan-bertindak-berdiri-kjv-dan-akan-menggembalakan-memberi-makan-kjv-mereka-dalam-kekuatan-tuhan-mikha-54","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ia-akan-bertindak-berdiri-kjv-dan-akan-menggembalakan-memberi-makan-kjv-mereka-dalam-kekuatan-tuhan-mikha-54\/","title":{"rendered":"Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. [Yesaya 7:14]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Hari ini, marilah kita turun ke Betlehem, dan bersama-sama dengan gembala yang terheran-heran dan orang Majus yang terkagum-kagum, marilah kita melihat Dia yang terlahir sebagai Raja Orang Yahudi, sebab dengan iman kita terlibat di dalam Dia, dan dapat bernyanyi, &quot;Seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita.&quot; [Yesaya 9:6]. Yesus adalah TUHAN yang inkarnasi, Tuhan dan Allah kita, sekaligus saudara dan teman kita; marilah kita mengagumi dan memuji Dia. Dalam pandangan kita yang pertama mari perhatikan pembuahan-Nya yang ajaib. Sesuatu yang tak pernah didengar sebelumnya, tak ada bandingannya, bahwa seorang perawan mengandung dan melahirkan seorang Putera. Dengan begitu janji yang pertama terlaksana, &quot;Keturunan perempuan,&quot; [Kejadian 3:15] bukan keturunan laki-laki. Semenjak perempuan yang berani membuka jalan menuju dosa yang menyebabkan Firdaus terhilang, maka perempuan, dan hanya perempuanlah, yang mengantarkan Pemulih Firdaus. Juruselamat kita, yang sungguh-sungguh manusia, adalah Yang Kudus dari Allah dalam natur manusia-Nya [Markus 1:24]. Mari kita dengan khidmat berlutut di hadapan Anak yang kudus yang kemurnian-Nya memulihkan kemanusiaan kepada kemuliaannya yang terdahulu; dan marilah kita berdoa agar Dia boleh membentuk harapan akan kemuliaan di dalam kita. Jangan pula lalai memperhatikan asal-usul orang tua-Nya. Ibunya hanyalah dicatat sebagai seorang &quot;perawan,&quot; bukan seorang putri raja, bukan nabiah, bukan juga pemilik tanah yang luas. Betul bahwa darah raja-raja mengalir dalam pembuluh darahnya; dan pikirannya bukannya bodoh maupun tak terpelajar, sebab dia bisa menyanyikan puji-pujian dengan sangat manis; namun betapa sederhana kedudukannya, betapa miskinnya manusia yang dengannya dia bertunangan, dan betapa menyedihkannya penginapan yang disediakan bagi Raja yang baru lahir! RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Hari ini, marilah kita turun ke Betlehem, dan bersama-sama dengan gembala yang terheran-heran dan orang Majus yang terkagum-kagum, marilah kita melihat Dia yang terlahir sebagai Raja Orang Yahudi, sebab dengan iman kita terlibat di dalam Dia, dan dapat bernyanyi, &#8220;Seorang anak telah lahir <i>untuk kita<\/i>, seorang putera telah diberikan <i>untuk kita<\/i>.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yesaya%209:6\">Yesaya 9:6<\/a>]. Yesus adalah TUHAN yang inkarnasi, Tuhan dan Allah kita, sekaligus saudara dan teman kita; marilah kita mengagumi dan memuji Dia. Dalam pandangan kita yang pertama mari perhatikan <i>pembuahan-Nya yang ajaib<\/i>. Sesuatu yang tak pernah didengar sebelumnya, tak ada bandingannya, bahwa seorang perawan mengandung dan melahirkan seorang Putera. Dengan begitu janji yang pertama terlaksana, &#8220;<i>Keturunan perempuan<\/i>,&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kejadian%203:15\">Kejadian 3:15<\/a>] bukan keturunan laki-laki. Semenjak perempuan yang berani membuka jalan menuju dosa yang menyebabkan Firdaus terhilang, maka perempuan, dan hanya perempuanlah, yang mengantarkan Pemulih Firdaus. Juruselamat kita, yang sungguh-sungguh manusia, adalah Yang Kudus dari Allah dalam natur manusia-Nya [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Markus%201:24\">Markus 1:24<\/a>]. Mari kita dengan khidmat berlutut di hadapan Anak yang kudus yang kemurnian-Nya memulihkan kemanusiaan kepada kemuliaannya yang terdahulu; dan marilah kita berdoa agar Dia boleh membentuk harapan akan kemuliaan di dalam kita. Jangan pula lalai memperhatikan asal-usul orang tua-Nya. Ibunya hanyalah dicatat sebagai seorang &#8220;perawan,&#8221; bukan seorang putri raja, bukan nabiah, bukan juga pemilik tanah yang luas. Betul bahwa darah raja-raja mengalir dalam pembuluh darahnya; dan pikirannya bukannya bodoh maupun tak terpelajar, sebab dia bisa menyanyikan puji-pujian dengan sangat manis; namun betapa sederhana kedudukannya, betapa miskinnya manusia yang dengannya dia bertunangan, dan betapa menyedihkannya penginapan yang disediakan bagi Raja yang baru lahir!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Hari ini, marilah kita turun ke Betlehem, dan bersama-sama dengan gembala yang terheran-heran dan orang Majus yang terkagum-kagum, marilah kita melihat Dia yang terlahir sebagai Raja Orang Yahudi, sebab dengan iman kita terlibat di dalam Dia, dan dapat bernyanyi, &#8220;Seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita.&#8221; [Yesaya 9:6]. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-30888","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"111","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30888","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30888"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30888\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68634,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30888\/revisions\/68634"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30888"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30888"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30888"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}