{"id":30955,"date":"2026-01-03T18:15:39","date_gmt":"2026-01-03T11:15:39","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/minyak-untuk-lampu-keluaran-256\/"},"modified":"2026-01-03T18:15:40","modified_gmt":"2026-01-03T11:15:40","slug":"minyak-untuk-lampu-keluaran-256","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/minyak-untuk-lampu-keluaran-256\/","title":{"rendered":"Aku memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia. [Yesaya 49:8]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Yesus Kristus sendiri ialah keseluruhan dan hakekat dari perjanjian itu, dan sebagai salah satu pemberiannya. Dia adalah milik setiap orang percaya. Hai orang percaya, dapatkah engkau menghitung apa yang telah kauperoleh di dalam Kristus? &quot;Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.&quot; [Kolose 2:9] Pertimbangkan kata &quot;Allah&quot; dan artinya yang tidak terbatas, lalu renungkan seorang &quot;manusia sempurna&quot; dan segala keindahan-Nya; sebab segala yang Kristus, sebagai Allah dan manusia, pernah miliki atau dapat miliki, merupakan milikmu\u2014berdasarkan kasih karunia yang cuma-cuma dan murni, yang hak miliknya diserahkan kepada engkau sebagai suatu kepunyaan untuk selama-lamanya. Yesus kita yang terpuji, sebagai Allah, Ia maha tahu, maha hadir, maha kuasa. Tidakkah engkau terhibur mengetahui bahwa segala atribut yang hebat dan mulia tersebut semuanya adalah milikmu? Bukankah Ia punya kuasa? Kuasa itu menjadi milikmu untuk menopang dan menguatkanmu, menang atas musuh-musuhmu, dan memeliharamu untuk bertahan bahkan hingga akhir. Bukankah Ia punya kasih? Ya, tidak ada setetespun kasih dalam hati-Nya yang bukan milikmu; engkau boleh menyelami lautan kasih-Nya yang luas, dan boleh berkata, &quot;semua ini milikku.&quot; Bukankah Ia punya keadilan? Kelihatannya ini atribut yang ketat, namun demikian ini juga milikmu, sebab Ia dengan keadilan-Nya akan memastikan bahwa segala yang dijanjikan-Nya padamu dalam perjanjian anugerah pasti senantiasa terjamin bagimu. Dan segala yang Ia miliki sebagai manusia sempurna adalah milikmu. Sebagai manusia yang sempurna, kesukaan Bapa ada atas Dia. Ia diterima oleh Yang Maha Tinggi. Hai orang percaya, Allah menerima Kristus berarti Allah menerima engkau; sebab tidakkah engkau tahu bahwa kasih Allah yang melekat pada Kristus yang sempurna, juga dilekatkan-Nya pada engkau sekarang? Sebab segala yang Kristus lakukan adalah milikmu. Kebenaran sempurna yang Yesus kerjakan, ketika sepanjang hidupnya yang tak bernoda Ia menjaga dan menghormati hukum, adalah milikmu dan diperhitungkan kepadamu. Kristus ada di dalam perjanjian itu. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Yesus Kristus sendiri ialah keseluruhan dan hakekat dari perjanjian itu, dan sebagai salah satu pemberiannya. Dia adalah milik setiap orang percaya. Hai orang percaya, dapatkah engkau menghitung apa yang telah kauperoleh di dalam Kristus? &#8220;Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kolose%202:9\">Kolose 2:9<\/a>] Pertimbangkan kata &#8220;Allah&#8221; dan artinya yang tidak terbatas, lalu renungkan seorang &#8220;manusia sempurna&#8221; dan segala keindahan-Nya; sebab segala yang Kristus, sebagai Allah dan manusia, pernah miliki atau dapat miliki, merupakan milikmu\u2014berdasarkan kasih karunia yang cuma-cuma dan murni, yang hak miliknya diserahkan kepada engkau sebagai suatu kepunyaan untuk selama-lamanya. Yesus kita yang terpuji, sebagai Allah, Ia maha tahu, maha hadir, maha kuasa. Tidakkah engkau terhibur mengetahui bahwa segala atribut yang hebat dan mulia tersebut semuanya adalah milikmu? Bukankah Ia punya kuasa? Kuasa itu menjadi milikmu untuk menopang dan  menguatkanmu, menang atas musuh-musuhmu, dan memeliharamu untuk bertahan bahkan hingga akhir. Bukankah Ia punya kasih? Ya, tidak ada setetespun kasih dalam hati-Nya yang bukan milikmu; engkau boleh menyelami lautan kasih-Nya yang luas, dan boleh berkata, &#8220;semua ini milikku.&#8221; Bukankah Ia punya keadilan? Kelihatannya ini atribut yang ketat, namun demikian ini juga milikmu, sebab Ia dengan keadilan-Nya akan memastikan bahwa segala yang dijanjikan-Nya padamu dalam perjanjian anugerah pasti senantiasa terjamin bagimu. Dan segala yang Ia miliki sebagai <i>manusia sempurna<\/i> adalah milikmu. Sebagai manusia yang sempurna, kesukaan Bapa ada atas Dia. Ia diterima oleh Yang Maha Tinggi. Hai orang percaya, Allah menerima Kristus berarti Allah menerima engkau; sebab tidakkah engkau tahu bahwa kasih Allah yang melekat pada Kristus yang sempurna, juga dilekatkan-Nya pada engkau <i>sekarang<\/i>? Sebab segala yang Kristus lakukan adalah milikmu. Kebenaran sempurna yang Yesus kerjakan, ketika sepanjang hidupnya yang tak bernoda Ia menjaga dan menghormati hukum, adalah milikmu dan diperhitungkan kepadamu. Kristus ada di dalam perjanjian itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Yesus Kristus sendiri ialah keseluruhan dan hakekat dari perjanjian itu, dan sebagai salah satu pemberiannya. Dia adalah milik setiap orang percaya. Hai orang percaya, dapatkah engkau menghitung apa yang telah kauperoleh di dalam Kristus? &#8220;Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.&#8221; [Kolose 2:9] Pertimbangkan kata &#8220;Allah&#8221; dan artinya yang tidak terbatas, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-30955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"87","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30955"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30955\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68654,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30955\/revisions\/68654"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}