{"id":31037,"date":"2026-01-31T18:15:35","date_gmt":"2026-01-31T11:15:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pohon-pohon-murad-yang-di-dalam-jurang-zakharia-18\/"},"modified":"2026-01-31T18:15:36","modified_gmt":"2026-01-31T11:15:36","slug":"pohon-pohon-murad-yang-di-dalam-jurang-zakharia-18","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pohon-pohon-murad-yang-di-dalam-jurang-zakharia-18\/","title":{"rendered":"TUHAN keadilan kita. [Yeremia 23:6]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Memikirkan kebenaran sempurna Kristus akan selalu memberi seorang Kristen rasa tenang, teduh, lega, dan damai yang terbesar. Betapa seringnya orang-orang kudus malah terpuruk dan murung! Saya pikir tidak seharusnya demikian. Saya pikir itu tidak akan terjadi pada mereka bila mereka selalu bisa melihat kesempurnaan mereka dalam Kristus. Beberapa orang selalu berbicara tentang kecemaran, dan kebobrokan hati, dan kejahatan alami jiwa. Memang semuanya ini benar, tetapi mengapa tidak melangkah sedikit lebih jauh dan mengingat bahwa kita memiliki \u201ckesempurnaan dalam Kristus Yesus.\u201d [Kolose 1:28] Tak heran bila mereka yang terus merenungkan kecemaran mereka selalu bermuka muram; tetapi pastilah jika kita mengingat bahwa \u201cdi dalam Kristus kita dibenarkan oleh Allah.\u201d [2 Korintus 5:21] kita akan ceria kembali. Kesulitan seperti apapun, bagaimanapun Iblis menyerang, meskipun masih banyak yang harus kualami sebelum mencapai surga, semuanya itu telah diselesaikan bagiku dalam perjanjian anugerah surgawi; tidak ada sesuatupun yang kurang dari Allah, Kristus telah menyelesaikan segalanya. Di atas salib Dia berkata \u201cSudah selesai!\u201d [Yohanes 19:30], dan bila sudah selesai, maka aku sempurna di dalam-Nya, dan aku sanggup bersuka dengan sukacita yang tak terhingga dan penuh dengan kemuliaan, \u201cBukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.\u201d [Filipi 3:9] Engkau tidak akan menemukan orang di bumi ini yang lebih suci daripada mereka yang menerima doktrin kebenaran Kristus ke dalam hatinya. Ketika seorang percaya berkata, \u201cAku hidup oleh Kristus saja; Kristus sajalah sandaran keselamatanku; dan aku yakin, meskipun tidak layak, aku tetap diselamatkan dalam Yesus;\u201d kemudian sebagai rasa syukur muncullah pikiran ini, \u201cBukankah seharusnya aku hidup untuk Kristus? Bukankah seharusnya aku mencintai Dia dan melayani Dia, karena aku telah diselamatkan oleh kebaikan-Nya?\u201d \u201cSebab kasih Kristus yang menguasai kami,\u201d [2 Korintus 5:14] \u201csupaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.\u201d [2 Korintus 5:15] Jika kita diselamatkan karena kita diperhitungkan benar, kita akan sangat menghargai kebenaran yang diberikan. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Memikirkan kebenaran sempurna Kristus akan selalu memberi seorang Kristen rasa tenang, teduh, lega, dan damai yang terbesar. Betapa seringnya orang-orang kudus malah terpuruk dan murung! Saya pikir tidak seharusnya demikian. Saya pikir itu tidak akan terjadi pada mereka bila mereka selalu bisa melihat kesempurnaan mereka dalam Kristus. Beberapa orang selalu berbicara tentang kecemaran, dan kebobrokan hati, dan kejahatan alami jiwa. Memang semuanya ini benar, tetapi mengapa tidak melangkah sedikit lebih jauh dan mengingat bahwa kita memiliki \u201ckesempurnaan dalam Kristus Yesus.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kolose%201:28\">Kolose 1:28<\/a>] Tak heran bila mereka yang terus merenungkan kecemaran mereka selalu bermuka muram; tetapi pastilah jika kita mengingat bahwa \u201cdi dalam Kristus kita dibenarkan oleh Allah.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Korintus%205:21\">2 Korintus 5:21<\/a>] kita akan ceria kembali. Kesulitan seperti apapun, bagaimanapun Iblis menyerang, meskipun masih banyak yang harus kualami sebelum mencapai surga, semuanya itu telah diselesaikan bagiku dalam perjanjian anugerah surgawi; tidak ada sesuatupun yang kurang dari Allah, Kristus telah menyelesaikan segalanya. Di atas salib Dia berkata \u201cSudah selesai!\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2019:30\">Yohanes 19:30<\/a>], dan bila sudah selesai, maka aku sempurna di dalam-Nya, dan aku sanggup bersuka dengan sukacita yang tak terhingga dan penuh dengan kemuliaan, \u201cBukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Filipi%203:9\">Filipi 3:9<\/a>] Engkau tidak akan menemukan orang di bumi ini yang lebih suci daripada mereka yang menerima doktrin kebenaran Kristus ke dalam hatinya. Ketika seorang percaya berkata, \u201cAku hidup oleh Kristus saja; Kristus sajalah sandaran keselamatanku; dan aku yakin, meskipun tidak layak, aku tetap diselamatkan dalam Yesus;\u201d kemudian sebagai rasa syukur muncullah pikiran ini, \u201cBukankah seharusnya aku hidup untuk Kristus? Bukankah seharusnya aku mencintai Dia dan melayani Dia, karena aku telah diselamatkan oleh kebaikan-Nya?\u201d \u201cSebab kasih Kristus yang menguasai kami,\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Korintus%205:14\">2 Korintus 5:14<\/a>] \u201csupaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Korintus%205:15\">2 Korintus 5:15<\/a>] Jika kita diselamatkan karena kita diperhitungkan benar, kita akan sangat menghargai kebenaran yang diberikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Memikirkan kebenaran sempurna Kristus akan selalu memberi seorang Kristen rasa tenang, teduh, lega, dan damai yang terbesar. Betapa seringnya orang-orang kudus malah terpuruk dan murung! Saya pikir tidak seharusnya demikian. Saya pikir itu tidak akan terjadi pada mereka bila mereka selalu bisa melihat kesempurnaan mereka dalam Kristus. Beberapa orang selalu berbicara tentang kecemaran, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-31037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"67","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31037"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68725,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31037\/revisions\/68725"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}