{"id":31143,"date":"2026-02-21T18:15:50","date_gmt":"2026-02-21T11:15:50","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/belum-dewasa-dalam-kristus-1-korintus-31\/"},"modified":"2026-02-21T18:15:52","modified_gmt":"2026-02-21T11:15:52","slug":"belum-dewasa-dalam-kristus-1-korintus-31","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/belum-dewasa-dalam-kristus-1-korintus-31\/","title":{"rendered":"Allah telah berfirman. [Ibrani 13:5]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Kalau saja kita bisa memegang kata-kata itu dengan iman, kita memiliki di tangan kita senjata yang mengalahkan segalanya. Keraguan apa yang tidak mungkin dimusnahkan pedang bermata dua ini? Ketakutan apa yang tidak akan jatuh terpukul dengan luka mematikan oleh panah yang ditembakkan busur perjanjian Allah ini? Bukankah kesusahan hidup dan pedihnya kematian; kecemaran di dalam dan jerat di luar; ujian dari atas dan cobaan dari bawah, akan terlihat seperti penderitaan ringan ketika kita bisa bersembunyi di bawah benteng \u201cAllah telah berfirman\u201d? Ya, benar; baik demi sukacita dalam kesunyian kita, maupun demi kekuatan dalam konflik, \u201cAllah telah berfirman\u201d haruslah menjadi tempat teduh kita setiap hari. Dan hal ini akan mengajarkan kepada kita nilai yang luar biasa dari menyelidiki Alkitab. Mungkin ada janji dalam Firman Allah yang benar-benar cocok untuk keadaanmu, tetapi tidak engkau ketahui, dan karena itu engkau kehilangan penghiburannya. Engkau seperti seorang tawanan dalam penjara, dan mungkin satu kunci di antara sekelompok kunci yang ada bisa membuka pintu, sehingga engkau bebas; tetapi bila engkau tidak mencarinya, engkau akan tetap menjadi tawanan, meskipun kebebasan ada dalam jangkauan. Mungkin ada obat mujarab dalam daftar obat Kitab Suci, tetapi engkau akan tetap sakit kecuali engkau memeriksa dan menyelidiki Alkitab untuk menemukan \u201cAllah telah berfirman\u201d apa. Tidakkah engkau seharusnya, selain membaca Alkitab, memenuhi ingatanmu dengan janji-janji Allah? Engkau bisa mengingat kembali kata-kata orang-orang yang agung; engkau mengumpulkan sajak-sajak penyair ternama; tidakkah engkau seharusnya juga memiliki pengetahuan yang mendalam akan Firman Allah, supaya engkau siap sedia mengutipnya saat menghadapi kesulitan atau menggulingkan keraguan? Karena \u201cAllah telah berfirman\u201d merupakan sumber segala hikmat, dan air mancur segala penghiburan, biarlah Firman Allah dengan subur bersemayam dalam dirimu, \u201cmenjadi mata air yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.\u201d [Yohanes 4:14] Dengan demikian engkau akan bertumbuh sehat, kuat, dan bahagia dalam kehidupan ilahi. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kalau saja kita bisa memegang kata-kata itu dengan iman, kita memiliki di tangan kita senjata yang mengalahkan segalanya. Keraguan apa yang tidak mungkin dimusnahkan pedang bermata dua ini? Ketakutan apa yang tidak akan jatuh terpukul dengan luka mematikan oleh panah yang ditembakkan busur perjanjian Allah ini? Bukankah kesusahan hidup dan pedihnya kematian; kecemaran di dalam dan jerat di luar; ujian dari atas dan cobaan dari bawah, akan terlihat seperti penderitaan ringan ketika kita bisa bersembunyi di bawah benteng \u201cAllah telah berfirman\u201d? Ya, benar; baik demi sukacita dalam kesunyian kita, maupun demi kekuatan dalam konflik, \u201cAllah telah berfirman\u201d haruslah menjadi tempat teduh kita setiap hari. Dan hal ini akan mengajarkan kepada kita nilai yang luar biasa dari <i>menyelidiki<\/i> Alkitab. Mungkin ada janji dalam Firman Allah yang benar-benar cocok untuk keadaanmu, tetapi tidak engkau ketahui, dan karena itu engkau kehilangan penghiburannya. Engkau seperti seorang tawanan dalam penjara, dan mungkin satu kunci di antara sekelompok kunci yang ada bisa membuka pintu, sehingga engkau bebas; tetapi bila engkau tidak mencarinya, engkau akan tetap menjadi tawanan, meskipun kebebasan ada dalam jangkauan. Mungkin ada obat mujarab dalam daftar obat Kitab Suci, tetapi engkau akan tetap sakit kecuali engkau memeriksa dan menyelidiki Alkitab untuk menemukan \u201cAllah telah berfirman\u201d apa. Tidakkah engkau seharusnya, selain membaca Alkitab, memenuhi ingatanmu dengan janji-janji Allah? Engkau bisa mengingat kembali kata-kata orang-orang yang agung; engkau mengumpulkan sajak-sajak penyair ternama; tidakkah engkau seharusnya juga memiliki pengetahuan yang mendalam akan Firman Allah, supaya engkau siap sedia mengutipnya saat menghadapi kesulitan atau menggulingkan keraguan? Karena \u201cAllah telah berfirman\u201d merupakan sumber segala hikmat, dan air mancur segala penghiburan, biarlah Firman Allah dengan subur bersemayam dalam dirimu, \u201cmenjadi mata air yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%204:14\">Yohanes 4:14<\/a>] Dengan demikian engkau akan bertumbuh sehat, kuat, dan bahagia dalam kehidupan ilahi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kalau saja kita bisa memegang kata-kata itu dengan iman, kita memiliki di tangan kita senjata yang mengalahkan segalanya. Keraguan apa yang tidak mungkin dimusnahkan pedang bermata dua ini? Ketakutan apa yang tidak akan jatuh terpukul dengan luka mematikan oleh panah yang ditembakkan busur perjanjian Allah ini? Bukankah kesusahan hidup dan pedihnya kematian; kecemaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-31143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"39","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31143"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68793,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31143\/revisions\/68793"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}