{"id":31411,"date":"2026-03-14T18:16:19","date_gmt":"2026-03-14T11:16:19","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/karena-itu-hendaklah-hidupmu-tetap-di-dalam-dia-kolose-26\/"},"modified":"2026-03-14T18:16:21","modified_gmt":"2026-03-14T11:16:21","slug":"karena-itu-hendaklah-hidupmu-tetap-di-dalam-dia-kolose-26","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/karena-itu-hendaklah-hidupmu-tetap-di-dalam-dia-kolose-26\/","title":{"rendered":"Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh. [1 Korintus 10:12]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Adalah sebuah kenyataan yang mengherankan bahwa ada yang disebut sombong karena anugerah. Seseorang berkata, \u201cAku punya iman yang besar, aku tidak akan jatuh; iman yang kecil mungkin jatuh, tetapi aku tidak.\u201d \u201cAku punya kasih yang sungguh-sungguh besar,\u201d kata seorang lain, \u201cAku bisa bertahan, aku bebas dari bahaya mengambil jalan yang salah.\u201d Dia yang menyombongkan anugerah sebenarnya hanya punya sedikit anugrah untuk disombongkan. Sebagian orang ini membayangkan bahwa anugerah mereka dapat menjaga mereka, tanpa tahu bahwa arus anugerah harus mengalir terus-menerus dari sumbernya, kalau tidak sungai itu segera menjadi kering. Jika aliran minyak yang berkelanjutan tidak mengalir ke lampu minyak, meskipun ia menyala cerah hari ini, besok ia akan berasap dan habis, dan berbahayalah baunya. Waspadalah supaya engkau tidak memuliakan diri dalam anugerahmu, tapi biarkan semua kemuliaan dan keyakinanmu ada di dalam Kristus dan kekuatan-Nya, sebab hanya dengan itu saja engkau terhindar dari kejatuhan. Berdoalah lebih banyak. Luangkanlah waktu lebih lama untuk mengagumi-Nya dalam kesucian. Bacalah Kitab Suci lebih sungguh-sungguh dan terus-menerus. Lihat hidupmu dengan lebih hati-hati. Hiduplah lebih dekat kepada Allah. Ambillah teladan terbaik sebagai panutanmu. Jadikanlah percakapanmu keharuman surgawi. Biarlah hatimu wangi dengan kasih sayang bagi jiwa manusia. Jadi hiduplah supaya orang lain mengetahui bahwa engkau telah bersama Yesus, dan telah belajar dari-Nya; dan ketika hari yang bahagia itu datang, ketika Dia yang kaucintai berkata, &quot;Silakan duduk di depan,&quot; [Lukas 14:10] kiranya merupakan sebuah kebahagiaan bagimu ketika engkau mendengar-Nya berkata, &quot;Engkau telah mengakhiri pertandingan yang baik, engkau telah mencapai garis akhir, [2 Timotius 4:7] dan selanjutnya telah tersedia bagimu mahkota kebenaran [2 Timotius 4:8] yang tidak dapat layu [1 Petrus 5:4].&quot; Berjalanlah, hai orang Kristen, dengan waspada dan hati-hati! Berjalanlah, dengan ketakutan dan gemetar yang kudus! Berjalanlah, dengan iman dan keyakinan pada Yesus saja, dan jadikanlah ini permohonanmu terus menerus, &quot;Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu.&quot; [Mazmur 119:116] Dia mampu, dan Dia sendiri &quot;menjaga supaya jangan kamu tersandung dan membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya.&quot; [Yudas 1:24] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Adalah sebuah kenyataan yang mengherankan bahwa ada yang disebut sombong karena anugerah. Seseorang berkata, \u201cAku punya iman yang besar, aku tidak akan jatuh; iman yang kecil mungkin jatuh, tetapi aku tidak.\u201d \u201cAku punya kasih yang sungguh-sungguh besar,\u201d kata seorang lain, \u201cAku bisa bertahan, aku bebas dari bahaya mengambil jalan yang salah.\u201d Dia yang menyombongkan anugerah sebenarnya hanya punya sedikit anugrah untuk disombongkan. Sebagian orang ini membayangkan bahwa anugerah mereka dapat menjaga mereka, tanpa tahu bahwa arus anugerah harus mengalir terus-menerus dari sumbernya, kalau tidak sungai itu segera menjadi kering. Jika aliran minyak yang berkelanjutan tidak mengalir ke lampu minyak, meskipun ia menyala cerah hari ini, besok ia akan berasap dan habis, dan berbahayalah baunya. Waspadalah supaya engkau tidak memuliakan diri dalam anugerahmu, tapi biarkan semua kemuliaan dan keyakinanmu ada di dalam Kristus dan kekuatan-Nya, sebab hanya dengan itu saja engkau terhindar dari kejatuhan. Berdoalah lebih banyak. Luangkanlah waktu lebih lama untuk mengagumi-Nya dalam kesucian. Bacalah Kitab Suci lebih sungguh-sungguh dan terus-menerus. Lihat hidupmu dengan lebih hati-hati. Hiduplah lebih dekat kepada Allah. Ambillah teladan terbaik sebagai panutanmu. Jadikanlah percakapanmu keharuman surgawi. Biarlah hatimu wangi dengan kasih sayang bagi jiwa manusia. Jadi hiduplah supaya orang lain mengetahui bahwa engkau telah bersama Yesus, dan telah belajar dari-Nya; dan ketika hari yang bahagia itu datang, ketika Dia yang kaucintai berkata, &#8220;Silakan duduk di depan,&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Lukas%2014:10\">Lukas 14:10<\/a>] kiranya merupakan sebuah kebahagiaan bagimu ketika engkau mendengar-Nya berkata, &#8220;Engkau telah mengakhiri pertandingan yang baik, engkau telah mencapai garis akhir, [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Timotius%204:7\">2 Timotius 4:7<\/a>] dan selanjutnya telah tersedia bagimu mahkota kebenaran [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Timotius%204:8\">2 Timotius 4:8<\/a>] yang tidak dapat layu [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Petrus%205:4\">1 Petrus 5:4<\/a>].&#8221; Berjalanlah, hai orang Kristen, dengan waspada dan hati-hati! Berjalanlah, dengan ketakutan dan gemetar yang kudus! Berjalanlah, dengan iman dan keyakinan pada Yesus saja, dan jadikanlah ini permohonanmu terus menerus, &#8220;Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%20119:116\">Mazmur 119:116<\/a>] Dia mampu, dan Dia sendiri &#8220;menjaga supaya jangan kamu tersandung dan membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yudas%201:24\">Yudas 1:24<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Adalah sebuah kenyataan yang mengherankan bahwa ada yang disebut sombong karena anugerah. Seseorang berkata, \u201cAku punya iman yang besar, aku tidak akan jatuh; iman yang kecil mungkin jatuh, tetapi aku tidak.\u201d \u201cAku punya kasih yang sungguh-sungguh besar,\u201d kata seorang lain, \u201cAku bisa bertahan, aku bebas dari bahaya mengambil jalan yang salah.\u201d Dia yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-31411","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"94","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31411"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68846,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31411\/revisions\/68846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}