{"id":31427,"date":"2026-03-16T18:15:37","date_gmt":"2026-03-16T11:15:37","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/di-bawahmu-ada-lengan-lengan-yang-kekal-ulangan-3327\/"},"modified":"2026-03-16T18:15:39","modified_gmt":"2026-03-16T11:15:39","slug":"di-bawahmu-ada-lengan-lengan-yang-kekal-ulangan-3327","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/di-bawahmu-ada-lengan-lengan-yang-kekal-ulangan-3327\/","title":{"rendered":"Sebab aku menumpang pada-Mu. [Mazmur 39:12] [1]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ya, O Tuhan, bersama Engkau aku seorang asing, bukannya aku asing bagi Engkau. Semua keterasingan alamiku dari pada-Mu, telah kasih karunia-Mu hapuskan secara efektif; dan sekarang, dalam persekutuan dengan Engkau sendiri, aku berjalan melalui dunia yang penuh dosa ini sebagai musafir di negara asing. Engkau orang asing di dunia-Mu sendiri. Manusia melupakan Engkau, tidak menghormati Engkau, membuat peraturan baru dan adat-istiadat yang asing, dan tidak mengenal Engkau. Ketika Anak-Mu yang Engkau kasihi datang kepada milik kepunyaan-Nya sendiri, mereka tidak menerima-Nya. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya [Yohanes 1:10]. Burung yang berbintik di antara penghuni sarangnya tidaklah lebih asing daripada Anak-Mu yang terkasih di antara saudara-saudara ibu-Nya. Maka tidak heran apabila kemudian diriku yang menghidupi kehidupan Yesus akan menjadi tidak dikenal dan terasing di bawah sini. Tuhan, aku tidak akan menjadi warganegara di mana Yesus adalah seorang asing. Tangan-Nya yang tertusuk paku telah melonggarkan tali yang pernah mengikat jiwaku ke bumi, dan sekarang aku menemukan diriku sebagai orang asing di negeri itu. Bagi orang-orang Babel tempat aku tinggal ini, perkataanku dianggap suatu bahasa asing, sopan santunku dianggap ganjil, dan tindakanku dianggap aneh. Seorang dari bangsa Tartar pun masih lebih merasa berada di rumahnya ketika ia berada di jalan Cheapside [2] daripada diriku di antara orang-orang berdosa yang terus menghantuiku. Tapi justru inilah bagianku yang manis: Aku ini orang asing bersama Engkau. Engkau dan aku sesama penderita, sesama peziarah. Oh, betapa sukacitanya mengembara di dalam persekutuan yang diberkati seperti ini! Hatiku berkobar-kobar oleh cara Engkau berbicara kepadaku, dan meskipun aku seorang pendatang, aku jauh lebih diberkati daripada mereka yang duduk di atas takhta, dan jauh lebih merasa berada di rumah daripada mereka yang tinggal di tempat tinggal mereka yang beratap. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Ya, O Tuhan, <i>bersama<\/i> Engkau aku seorang asing, bukannya aku asing <i>bagi<\/i> Engkau. Semua keterasingan alamiku dari pada-Mu, telah kasih karunia-Mu hapuskan secara efektif; dan sekarang, dalam persekutuan dengan Engkau sendiri, aku berjalan melalui dunia yang penuh dosa ini sebagai musafir di negara asing. <i>Engkau<\/i> orang asing di dunia-Mu sendiri. Manusia melupakan Engkau, tidak menghormati Engkau, membuat peraturan baru dan adat-istiadat yang asing, dan tidak mengenal Engkau. Ketika Anak-Mu yang Engkau kasihi datang kepada milik kepunyaan-Nya sendiri, mereka tidak menerima-Nya. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%201:10\">Yohanes 1:10<\/a>]. Burung yang berbintik di antara penghuni sarangnya tidaklah lebih asing daripada Anak-Mu yang terkasih di antara saudara-saudara ibu-Nya. Maka tidak heran apabila kemudian diriku yang menghidupi kehidupan Yesus akan menjadi tidak dikenal dan terasing di bawah sini. Tuhan, aku tidak akan menjadi warganegara di mana Yesus adalah seorang asing. Tangan-Nya yang tertusuk paku telah melonggarkan tali yang pernah mengikat jiwaku ke bumi, dan sekarang aku menemukan diriku sebagai orang asing di negeri itu. Bagi orang-orang Babel tempat aku tinggal ini, perkataanku dianggap suatu bahasa asing, sopan santunku dianggap ganjil, dan tindakanku dianggap aneh. Seorang dari bangsa Tartar pun masih lebih merasa berada di rumahnya ketika ia berada di jalan Cheapside [2] daripada diriku di antara orang-orang berdosa yang terus menghantuiku. Tapi justru inilah bagianku yang manis: Aku ini orang asing <i>bersama Engkau<\/i>. Engkau dan aku sesama penderita, sesama peziarah. Oh, betapa sukacitanya mengembara di dalam persekutuan yang diberkati seperti ini! Hatiku berkobar-kobar oleh cara Engkau berbicara kepadaku, dan meskipun aku seorang pendatang, aku jauh lebih diberkati daripada mereka yang duduk di atas takhta, dan jauh lebih merasa berada di rumah daripada mereka yang tinggal di tempat tinggal mereka yang beratap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ya, O Tuhan, bersama Engkau aku seorang asing, bukannya aku asing bagi Engkau. Semua keterasingan alamiku dari pada-Mu, telah kasih karunia-Mu hapuskan secara efektif; dan sekarang, dalam persekutuan dengan Engkau sendiri, aku berjalan melalui dunia yang penuh dosa ini sebagai musafir di negara asing. Engkau orang asing di dunia-Mu sendiri. Manusia melupakan Engkau, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-31427","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"67","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31427","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31427"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31427\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68850,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31427\/revisions\/68850"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31427"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31427"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31427"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}