{"id":31651,"date":"2026-04-04T18:15:59","date_gmt":"2026-04-04T11:15:59","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/engkau-cantik-sekali-manisku-kidung-agung-47\/"},"modified":"2026-04-04T18:16:01","modified_gmt":"2026-04-04T11:16:01","slug":"engkau-cantik-sekali-manisku-kidung-agung-47","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/engkau-cantik-sekali-manisku-kidung-agung-47\/","title":{"rendered":"Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. [2 Korintus 5:21]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Hai orang Kristen yang meratap! mengapa engkau menangis? Apakah engkau meratapi kebobrokanmu sendiri? Pandanglah kepada Tuhanmu yang sempurna, dan ingat, engkau dipenuhi di dalam Dia [Kolose 2:10]; engkau di hadapan Allah sama sempurnanya dengan kalau saja engkau tidak pernah berbuat dosa; tidak, lebih dari itu, Tuhan Sang Kebenaran kita telah memakaikan pakaian ilahi untukmu, sehingga engkau memiliki lebih dari kebenaran manusia\u2014engkau memiliki kebenaran Allah. O engkau yang meratap karena dosa keturunan dan rusaknya dirimu, ingatlah, tidak satu pun dosamu yang dapat menghukum engkau. Engkau telah belajar untuk membenci dosa; tapi engkau telah belajar juga untuk mengetahui bahwa dosa bukanlah milikmu \u2014 dosa telah diletakkan di atas kepala Kristus. Posisimu bukan dalam dirimu sendiri\u2014melainkan di dalam Kristus; penerimaan atas dirimu bukan di dalam dirimu, melainkan di dalam Tuhanmu; hari ini, di dalam keberdosaanmu, engkau diterima Tuhan sebaik ketika engkau berdiri di depan takhta-Nya, bebas dari segala kebobrokan. O, kumohon padamu, berpeganglah pada pemikiran yang berharga ini, sempurna dalam Kristus! Sebab engkau telah &quot;dipenuhi di dalam Dia.&quot; [1] Dengan mengenakan pakaian Juruselamatmu, engkau sama kudusnya dengan Sang Kudus. &quot;Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?&quot; [Roma 8:34] Hai orang Kristen, hendaklah hatimu bersukacita, karena engkau &quot;dikaruniakan-Nya di dalam Dia, yang dikasihi-Nya&quot; [Efesus 1:6] [2] \u2014 apa yang engkau takuti? Biarlah senyum selalu di wajahmu; hiduplah di dekat Tuanmu; hiduplah di pinggiran Kota Surgawi; karena segera, ketika waktumu telah tiba, engkau akan bangkit di mana Yesusmu duduk, dan memerintah di sebelah kanan-Nya; dan semua ini adalah karena Tuhan ilahi &quot;yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.&quot; RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Hai orang Kristen yang meratap! mengapa engkau menangis? Apakah engkau meratapi kebobrokanmu sendiri? Pandanglah kepada Tuhanmu yang sempurna, dan ingat, engkau dipenuhi di dalam Dia [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kolose%202:10\">Kolose 2:10<\/a>]; engkau di hadapan Allah sama sempurnanya dengan kalau saja engkau tidak pernah berbuat dosa; tidak, lebih dari itu, Tuhan Sang Kebenaran kita telah memakaikan pakaian ilahi untukmu, sehingga engkau memiliki lebih dari kebenaran manusia\u2014engkau memiliki kebenaran Allah. O engkau yang meratap karena dosa keturunan dan rusaknya dirimu, ingatlah, tidak satu pun dosamu yang dapat menghukum engkau. Engkau telah belajar untuk membenci dosa; tapi engkau telah belajar juga untuk mengetahui bahwa dosa bukanlah milikmu \u2014 dosa telah diletakkan di atas kepala Kristus. Posisimu bukan dalam dirimu sendiri\u2014melainkan di dalam Kristus; penerimaan atas dirimu bukan di dalam dirimu, melainkan di dalam Tuhanmu; hari ini, di dalam keberdosaanmu, engkau diterima Tuhan sebaik ketika engkau berdiri di depan takhta-Nya, bebas dari segala kebobrokan. O, kumohon padamu, berpeganglah pada pemikiran yang berharga ini, <i>sempurna dalam Kristus<\/i>! Sebab engkau telah &#8220;dipenuhi di dalam Dia.&#8221; [1] Dengan mengenakan pakaian Juruselamatmu, engkau sama kudusnya dengan Sang Kudus. &#8220;Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Roma%208:34\">Roma 8:34<\/a>] Hai orang Kristen, hendaklah hatimu bersukacita, karena engkau &#8220;dikaruniakan-Nya di dalam Dia, yang dikasihi-Nya&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Efesus%201:6\">Efesus 1:6<\/a>] [2] \u2014 apa yang engkau takuti? Biarlah senyum selalu di wajahmu; hiduplah di dekat Tuanmu; hiduplah di pinggiran Kota Surgawi; karena segera, ketika waktumu telah tiba, engkau akan bangkit di mana Yesusmu duduk, dan memerintah di sebelah kanan-Nya; dan semua ini adalah karena Tuhan ilahi &#8220;yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Hai orang Kristen yang meratap! mengapa engkau menangis? Apakah engkau meratapi kebobrokanmu sendiri? Pandanglah kepada Tuhanmu yang sempurna, dan ingat, engkau dipenuhi di dalam Dia [Kolose 2:10]; engkau di hadapan Allah sama sempurnanya dengan kalau saja engkau tidak pernah berbuat dosa; tidak, lebih dari itu, Tuhan Sang Kebenaran kita telah memakaikan pakaian ilahi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-31651","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"51","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31651","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31651"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31651\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68890,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31651\/revisions\/68890"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31651"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31651"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31651"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}