{"id":31698,"date":"2026-04-11T18:15:47","date_gmt":"2026-04-11T11:15:47","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/sebab-itu-tuhan-menanti-nantikan-saatnya-hendak-menunjukkan-kasih-nya-kepada-kamu-yesaya-3018\/"},"modified":"2026-04-11T18:15:49","modified_gmt":"2026-04-11T11:15:49","slug":"sebab-itu-tuhan-menanti-nantikan-saatnya-hendak-menunjukkan-kasih-nya-kepada-kamu-yesaya-3018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/sebab-itu-tuhan-menanti-nantikan-saatnya-hendak-menunjukkan-kasih-nya-kepada-kamu-yesaya-3018\/","title":{"rendered":"Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya. [Mazmur 22:14]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Pernahkah bumi atau langit menyaksikan peristiwa duka yang lebih menyedihkan daripada ini! Dalam jiwa dan tubuh, Tuhan kita merasa diri-Nya lemah seperti air yang dicurahkan ke atas tanah. Penegakan salib telah mengguncang-Nya dengan kejam, telah menegangkan semua ligamen, menyakitkan setiap saraf, dan kurang lebih melepaskan semua tulang-Nya dari sendi [Mazmur 22:14]. Dibebani dengan berat badan-Nya sendiri, Penderita agung itu merasakan kejang yang meningkat setiap waktunya sepanjang enam jam. Rasa ingin pingsan dan sakit terlalu besar; sementara dalam kesadaran-Nya sendiri Dia menjadi tidak lain sebuah tumpukan kesengsaraan dan rasa ingin pingsan. Ketika Daniel melihat penglihatan yang besar itu, demikian ia menjelaskan perasaannya, &quot;hilanglah kekuatanku; aku menjadi pucat sama sekali, dan tidak ada lagi kekuatan padaku.&quot; [Daniel 10:8] Betapa lebih pucat lagi Nabi kita yang lebih besar itu ketika Dia melihat penglihatan yang mengerikan akan murka Allah, dan merasakannya dalam jiwa-Nya sendiri! Bagi kita, perasaan seperti yang Tuhan kita alami pasti tidak akan tertahankan, dan kemudian ketidaksadaran datang menolong kita dari perasaan tersebut; tetapi dalam kasus-Nya, Dia terluka, dan merasakan tusukan pedang; Dia minum habis cawan itu dan mengecap setiap tetesnya. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Pernahkah bumi atau langit menyaksikan peristiwa duka yang lebih menyedihkan daripada ini! Dalam jiwa dan tubuh, Tuhan kita merasa diri-Nya lemah seperti air yang dicurahkan ke atas tanah. Penegakan salib telah mengguncang-Nya dengan kejam, telah menegangkan semua ligamen, menyakitkan setiap saraf, dan kurang lebih melepaskan semua tulang-Nya dari sendi [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2022:14\">Mazmur 22:14<\/a>]. Dibebani dengan berat badan-Nya sendiri, Penderita agung itu merasakan kejang yang meningkat setiap waktunya sepanjang enam jam. Rasa ingin pingsan dan sakit terlalu besar; sementara dalam kesadaran-Nya sendiri Dia menjadi tidak lain sebuah tumpukan kesengsaraan dan rasa ingin pingsan. Ketika Daniel melihat penglihatan yang besar itu, demikian ia menjelaskan perasaannya, &#8220;hilanglah kekuatanku; aku menjadi pucat sama sekali, dan tidak ada lagi kekuatan padaku.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Daniel%2010:8\">Daniel 10:8<\/a>] Betapa lebih pucat lagi Nabi kita yang lebih besar itu ketika Dia melihat penglihatan yang mengerikan akan murka Allah, dan merasakannya dalam jiwa-Nya sendiri! Bagi kita, perasaan seperti yang Tuhan kita alami pasti tidak akan tertahankan, dan kemudian ketidaksadaran datang menolong kita dari perasaan tersebut; tetapi dalam kasus-Nya, Dia terluka, dan <i>merasakan<\/i> tusukan pedang; Dia minum habis cawan itu dan <i>mengecap<\/i> setiap tetesnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Pernahkah bumi atau langit menyaksikan peristiwa duka yang lebih menyedihkan daripada ini! Dalam jiwa dan tubuh, Tuhan kita merasa diri-Nya lemah seperti air yang dicurahkan ke atas tanah. Penegakan salib telah mengguncang-Nya dengan kejam, telah menegangkan semua ligamen, menyakitkan setiap saraf, dan kurang lebih melepaskan semua tulang-Nya dari sendi [Mazmur 22:14]. Dibebani dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-31698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"57","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31698"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31698\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68915,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31698\/revisions\/68915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}