{"id":34572,"date":"2020-01-24T19:18:47","date_gmt":"2020-01-24T12:18:47","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=34572"},"modified":"2020-01-24T13:28:20","modified_gmt":"2020-01-24T06:28:20","slug":"hanya-ada-satu-pengantara-antara-allah-dan-manusiadan-itu-bukan-anda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/hanya-ada-satu-pengantara-antara-allah-dan-manusiadan-itu-bukan-anda\/","title":{"rendered":"HANYA ADA SATU PENGANTARA ANTARA ALLAH DAN MANUSIA(Dan itu bukan Anda!)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Dalam suratnya kepada Timotius, Paulus mengatakan \u201cada satu (esa) pengantara antara Allah dengan manusia\u201d (1 Timotius 2:5). YESUS. Tapi saya perhatikan bahwa sebagian besar dari sekitar 100 email yang saya terima tiap hari berisi permintaan agar saya menjadi mediator (pengantara) antara mereka dengan Allah. \u2022 Bisakah anda berdoa bagi \u2026\u2026 ? \u2022 Bisakah anda menjelaskan ayat \u2026. di Alkitab? \u2022 Bisakah anda beritahu apa sih kehendak Tuhan dalam hidup saya mengenai \u2026. ? \u2022 Sekarang saya sedang mengalami hal ini, bisa anda beritahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya? Saya suka membantu sesama semampu saya. Tapi banyaknya email yang bernada serupa menunjukkan bahwa sebagai orang Kristen kita belum sukses memperlengkapi mereka supaya mereka bicara pada Tuhan mengenai masalah-masalahnya. PERAN GEMBALA Peran seorang gembala BUKAN MENJADI suara Tuhan. Tapi menolong orang berhubungan langsung dengan Tuhan, sehingga mereka bisa mendengar sendiri suaraNya. Saya rasa kita semua perlu belajar satu sama lain. Adakalanya Allah bicara lewat salah satu dari saudara atau saudari dalam Kristus. Tapi kita tidak bisa perlakukan mereka sebagai suara Tuhan. \u25aa Saat menghadapi situasi sulit, kepada siapa pertama kali anda bicarakan hal tersebut ; gembala anda atau Tuhan? \u25aa Saat anda tidak mengerti ayat Alkitab, kepada siapa anda bertanya; gembala anda atau Tuhan? \u25aa Saat anda butuh didoakan, apakah anda duduk dulu bersama Tuhan dan membicarakannya dengan Dia; atau segera menghubungi orang percaya lain dan minta didoakan? Tidak ada yang salah dengan menghubungi gembala atau teman anda. Jangan salah paham. Yang salah adalah jika kita berpaling kepada orang lain sebagai penyangga hubungan anda dengan Tuhan. Yang salah adalah jika kita menggantikan hubungan \u2018kita-Tuhan\u2019 dengan hubungan \u2018mereka-Tuhan\u2019. Adalah hal wajar untuk disangga saat kita masih belajar berjalan, ibarat bayi yang menggunakan \u2018baby-walker\u2019 saat ia belajar berjalan. Tapi seiring waktu harusnya kita tidak perlu menggunakan penyangga lagi. Jika masih, berarti ada sesuatu yang salah! PIKIRKAN INI.. Apakah anda memperlakukan orang Kristen lain sebagai penyangga atau alat bantu jalan dengan cara \u2018yang benar\u2019? Yakni sebagai orang yang sedang memperlengkapi anda sehingga anda (pada waktunya) bisa berjalan sendiri dengan mantap dalam perjalanan bersama Allah? Ataukah anda terus bergantung pada hubungan mereka dengan Tuhan, ketimbang hubungan anda sendiri? Sebaliknya, apakah anda sedang memuridkan orang Kristen lain? Apakah anda sedang membantu mereka terhubung dengan Allah dan memiliki hubungan istimewa itu sendiri? Ataukah tanpa sengaja anda telah menjadi pengantara antara Tuhan dan manusia? [Phil Drysdale : There Is One Mediator Between God and Man (Hint: It\u2019s Not You!) ; 25 August 2014] http:\/\/www.phildrysdale.com\/2014\/08\/one-mediator-between-god-and-man\/ *) Diterjemahkan oleh Mona Yayaschka\/dailygracia\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Dalam suratnya kepada Timotius, Paulus mengatakan \u201cada satu (esa) pengantara antara Allah dengan manusia\u201d (1 Timotius 2:5).<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">YESUS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi saya perhatikan bahwa sebagian besar dari sekitar 100 email yang saya terima tiap hari berisi permintaan agar saya menjadi mediator (pengantara) antara mereka dengan Allah.<br \/>\n\u2022 Bisakah anda berdoa bagi \u2026\u2026 ?<br \/>\n\u2022 Bisakah anda menjelaskan ayat \u2026. di Alkitab?<br \/>\n\u2022 Bisakah anda beritahu apa sih kehendak Tuhan dalam hidup saya mengenai \u2026. ?<br \/>\n\u2022 Sekarang saya sedang mengalami hal ini, bisa anda beritahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya suka membantu sesama semampu saya.<br \/>\nTapi banyaknya email yang bernada serupa menunjukkan bahwa sebagai orang Kristen kita belum sukses memperlengkapi mereka supaya mereka bicara pada Tuhan mengenai masalah-masalahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PERAN GEMBALA<br \/>\nPeran seorang gembala BUKAN MENJADI suara Tuhan.<br \/>\nTapi menolong orang berhubungan langsung dengan Tuhan, sehingga mereka bisa mendengar sendiri suaraNya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya rasa kita semua perlu belajar satu sama lain. Adakalanya Allah bicara lewat salah satu dari saudara atau saudari dalam Kristus. Tapi kita tidak bisa perlakukan mereka sebagai suara Tuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u25aa Saat menghadapi situasi sulit, kepada siapa pertama kali anda bicarakan hal tersebut ; gembala anda atau Tuhan?<br \/>\n\u25aa Saat anda tidak mengerti ayat Alkitab, kepada siapa anda bertanya; gembala anda atau Tuhan?<br \/>\n\u25aa Saat anda butuh didoakan, apakah anda duduk dulu bersama Tuhan dan membicarakannya dengan Dia; atau segera menghubungi orang percaya lain dan minta didoakan?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak ada yang salah dengan menghubungi gembala atau teman anda.<br \/>\nJangan salah paham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang salah adalah jika kita berpaling kepada orang lain sebagai penyangga hubungan anda dengan Tuhan.<br \/>\nYang salah adalah jika kita menggantikan hubungan \u2018kita-Tuhan\u2019 dengan hubungan \u2018mereka-Tuhan\u2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adalah hal wajar untuk disangga saat kita masih belajar berjalan, ibarat bayi yang menggunakan \u2018baby-walker\u2019 saat ia belajar berjalan.<br \/>\nTapi seiring waktu harusnya kita tidak perlu menggunakan penyangga lagi.<br \/>\nJika masih, berarti ada sesuatu yang salah!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PIKIRKAN INI..<br \/>\nApakah anda memperlakukan orang Kristen lain sebagai penyangga atau alat bantu jalan dengan cara \u2018yang benar\u2019?<br \/>\nYakni sebagai orang yang sedang memperlengkapi anda sehingga anda (pada waktunya) bisa berjalan sendiri dengan mantap dalam perjalanan bersama Allah?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ataukah anda terus bergantung pada hubungan mereka dengan Tuhan, ketimbang hubungan anda sendiri?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaliknya, apakah anda sedang memuridkan orang Kristen lain?<br \/>\nApakah anda sedang membantu mereka terhubung dengan Allah dan memiliki hubungan istimewa itu sendiri?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ataukah tanpa sengaja anda telah menjadi pengantara antara Tuhan dan manusia?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">[Phil Drysdale : There Is One Mediator Between God and Man (Hint: It\u2019s Not You!) ; 25 August 2014]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.phildrysdale.com\/2014\/08\/one-mediator-between-god-and-man\/\" rel=\"nofollow\">http:\/\/www.phildrysdale.com\/2014\/08\/one-mediator-between-god-and-man\/<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>*) Diterjemahkan oleh Mona Yayaschka\/dailygracia<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Dalam suratnya kepada Timotius, Paulus mengatakan \u201cada satu (esa) pengantara antara Allah dengan manusia\u201d (1 Timotius 2:5). YESUS. Tapi saya perhatikan bahwa sebagian besar dari sekitar 100 email yang saya terima tiap hari berisi permintaan agar saya menjadi mediator (pengantara) antara mereka dengan Allah. \u2022 Bisakah anda berdoa bagi \u2026\u2026 ? \u2022 Bisakah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50716,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending"},"jnews_primary_category":{"id":"12"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-34572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-alkitab"],"better_featured_image":{"id":50716,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg?fit=768%2C432&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg"},"categories_detail":[{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg?fit=1600%2C900&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1290","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34572"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34572\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}