{"id":34620,"date":"2020-01-03T11:04:28","date_gmt":"2020-01-03T04:04:28","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=34620"},"modified":"2019-12-29T11:28:38","modified_gmt":"2019-12-29T04:28:38","slug":"injil-paulus-vs-injil-yakobus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/injil-paulus-vs-injil-yakobus\/","title":{"rendered":"INJIL PAULUS VS INJIL YAKOBUS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Apakah anda percaya bahwa dari 26 kitab Perjanjian Baru (new testament), Yakobus mengajarkan Injil yang berbeda? Paulus katakan, jika ada yg mengajarkan Injil yang berbeda dari yang dia ajarkan, terkutuklah! (Galatia 1:9) Jika benar Yakobus mengajarkan sesuatu yang berbeda, maka para penulis Perjanjian Baru adalah keluarga yang terpecah. Dan jika benar isi pengajaran mereka tidak akur satu sama lain, maka Alkitab kita tidak bisa dipercaya. Jangan takut. Paulus dan Yakobus berada dalam satu tim. Berikut adalah perbandingan apa yang masing-masing mereka katakan, yang sesuai dengan Injil Yesus. 1) Tentang orang yang tidak merasa perlu menerima kasih karunia. Yesus:\u00a0 \u201cKamu berkata: \u201cAku kaya dan telah memperkaya diriku & tidak butuh apa-apa\u201d. Tapi kamu tidak tahu bahwa kamu melarat, malang, miskin dan telanjang.\u201d (Wahyu 3:17) Paulus: \u201cPeringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka tidak tinggi hati atau menaruh harapannya pada kekayaannya, tapi pada Allah\u2026\u201d(1 Timotius 6:17) Yakobus: \u201cDengarkan sekarang hai orang-orang kaya, menangis dan merataplah atas sengsara yang akan menimpamu.\u201d (Yakobus 5:1) 2) Hukum Taurat itu baik dan mensyaratkan kepatuhan sempurna. Yesus: \u201cJangan menyangka Aku datang untuk meniadakan Taurat atau kitab para nabi, Aku datang untuk menggenapinya\u2026 Jadilah sempurna\u2026\u201d (Matius 5:17, 48) Paulus: \u201cAda tertulis: Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala yang tertulis dalam Taurat.\u201d (Galatia 3:10) Yakobus: \u201cSiapa yang menuruti seluruh hukum tapi mengabaikan satu bagian, bersalah kepada keseluruhannya.\u201d (Yakobus 2:10) 3) Taurat (memperbudak) menunjukkan kebutuhan kita akan Yesus (yang membebaskan). Yesus: \u201cKamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,\u2026 Tinggallah dalam Aku\u201d (Yohanes 5:39; 15:4) Paulus: \u201cRoh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut\u201d (Roma 8:2) \u201cSebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.\u201d (2 Korintus 3:17) Yakobus: \u201cTetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.\u201d (Yakobus 1:25) 4) Pilihan anda: dunia atau kerajaan-Nya Yesus: \u201cApa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?\u201d (Matius 16:26) Paulus: \u201cJanganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?\u2026 Sebab itu: Keluarlah dan pisahkanlah dirimu.\u201d (2 Korintus 6:14,17) Yakobus: \u201cHai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.\u201d (Yakobus 4:4) 5) Kabar baiknya: Allah menawarkan kepada anda kasih karunia dan perkenanan-Nya! Yesus: \u201cRoh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.\u201d (Lukas 4:18-19) Paulus: \u201cSebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,\u201d (Efesus 2:8) Yakobus: \u201cTetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: \u201cAllah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.\u201d (Yakobus 4:6) 6) Jadi percayalah pada Injil Yesus: kata-Nya: \u201cWaktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!\u201d (Markus 1:15) Paulus: \u201cSebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.\u201d (Roma 1:16) Yakobus: \u201cSebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu\u201d. (Yakobus 1:21) 7) \u2026dan bertobatlah \u2013 berubah cara berpikir dan bertindak Yesus: \u201cSetiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.\u201d (Matius 7:24) Paulus: \u201cTetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.\u201d (Kisah 26:20) Yakobus: \u201d Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri\u2026 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati\u2026 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!\u201d (Yakobus 1:22; 2:17; 4:7-8) 8) Ini BUKAN tentang Anda \u2013 Allah lah yang membuat anda layak dan diterima Yesus: \u201cSebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.\u201d (Yohanes 3:17) Paulus: \u201cdan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.\u201d (Kolose 1:12) Yakobus: \u201cRendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.\u201d (Yakobus 4:10) 9) \u2026jangan menunda, ada konsekuensi jika menolak kasih karunia Allah Yesus: \u201cKarena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.\u201d (Yohanes 8:24) Paulus: \u201cKarena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.\u201d (Kisah 17:31) Yakobus: \u201cKarena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.\u201d (Yakobus 1:11) 10) Ia ingin menghidupi hidup-Nya yang berkelimpahan melalui anda\u2026 Yesus: \u201d Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.\u201d (Yohanes 10:10) Paulus: \u201c\u2026maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.\u201d (Roma 5:17) Yakobus: \u201cSetiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.\u201d (Yakobus 1:17) 11) Memberi anda kemenangan dalam segala hal Yesus: \u201cSemuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.\u201d (Yohanes 16:33) Paulus: \u201cTetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.\u201d (Roma 8:37) Yakobus: \u201cKalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh\u2026Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.\u201d (Yakobus 5:13,16) 12) Menjadi kekuatan anda melakukan pekerjaan Tuhan Yesus: \u201cAku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; \u201d (Yohanes 14:12) Paulus: \u201cKarena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.\u201d (Efesus 2:10) Yakobus: \u201cKamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.\u201d (Yakobus 2:22) 13) Sekarang pergi dan beritakan kabar baik kasih karunia Tuhan ini kepada orang lain! Yesus: \u201cLalu Ia berkata kepada mereka: \u201cPergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.\u201d (Markus 16:15) Paulus: \u201cTetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!\u201d (2 Timotius 4:5) Yakobus: \u201cKetahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa.\u201d (Yakobus 5:20) Seperti anda lihat, Yakobus berada dalam orkestra yang sama. Dia memang hanya menulis 2 kitab (satu lagi Kisah Para Rasul pasal 15), tapi pesannya sama penting dan sama intinya dengan yang Paulus sampaikan. Yakobus memang tidak pernah mengutip perkataan Yesus; sekalipun pernah, itu tidak dituliskan dalam suratnya. Setahun sebelum penghancuran Yerusalem oleh tentara Romawi, Yakobus ditangkap oleh orang Farisi dan ahli Taurat. Ia ditaruh di bubungan Bait Allah dan diancam akan dijatuhkan jika tidak menyangkali Yesus adalah Mesias. Saat Ia berseru bahwa Yesus adalah Anak Allah, mereka menjatuhkannya, tapi ia tidak mati. Jadi mereka melemparinya dengan batu. Ia berlutut lalu berdoa \u201cBapa ampunilah mereka karena mereka tak tahu apa yang mereka lakukan\u201d, lalu mati. Mengingatkan anda pada siapa? Bacalah surat Yakobus lewat kacamata kasih karunia dan anda tidak akan melihat apapun selain Yesus. [Paul Ellis: James \u2013 Preacher of Grace; 2 October 2010] http:\/\/escapetoreality.org\/2010\/10\/02\/james-preacher-of-grace\/ *) Diterjemahkan oleh Mona Yayaschka\/dailygracia\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Apakah anda percaya bahwa dari 26 kitab Perjanjian Baru (new testament), Yakobus mengajarkan Injil yang berbeda?<br \/>\nPaulus katakan, jika ada yg mengajarkan Injil yang berbeda dari yang dia ajarkan, terkutuklah! (Galatia 1:9)<br \/>\nJika benar Yakobus mengajarkan sesuatu yang berbeda, maka para penulis Perjanjian Baru adalah keluarga yang terpecah.<br \/>\nDan jika benar isi pengajaran mereka tidak akur satu sama lain, maka Alkitab kita tidak bisa dipercaya.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Jangan takut. Paulus dan Yakobus berada dalam satu tim.<\/p>\n<p>Berikut adalah perbandingan apa yang masing-masing mereka katakan, yang sesuai dengan Injil Yesus.<\/p>\n<p>1) Tentang orang yang tidak merasa perlu menerima kasih karunia.<\/p>\n<p>Yesus:\u00a0 \u201cKamu berkata: \u201cAku kaya dan telah memperkaya diriku &amp; tidak butuh apa-apa\u201d. Tapi kamu tidak tahu bahwa kamu melarat, malang, miskin dan telanjang.\u201d (Wahyu 3:17)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cPeringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka tidak tinggi hati atau menaruh harapannya pada kekayaannya, tapi pada Allah\u2026\u201d(1 Timotius 6:17)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cDengarkan sekarang hai orang-orang kaya, menangis dan merataplah atas sengsara yang akan menimpamu.\u201d (Yakobus 5:1)<\/p>\n<p>2) Hukum Taurat itu baik dan mensyaratkan kepatuhan sempurna.<\/p>\n<p>Yesus: \u201cJangan menyangka Aku datang untuk meniadakan Taurat atau kitab para nabi, Aku datang untuk menggenapinya\u2026 Jadilah sempurna\u2026\u201d (Matius 5:17, 48)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cAda tertulis: Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala yang tertulis dalam Taurat.\u201d (Galatia 3:10)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cSiapa yang menuruti seluruh hukum tapi mengabaikan satu bagian, bersalah kepada keseluruhannya.\u201d (Yakobus 2:10)<\/p>\n<p>3) Taurat (memperbudak) menunjukkan kebutuhan kita akan Yesus (yang membebaskan).<\/p>\n<p>Yesus: \u201cKamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,\u2026 Tinggallah dalam Aku\u201d (Yohanes 5:39; 15:4)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cRoh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut\u201d (Roma 8:2)<br \/>\n\u201cSebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.\u201d (2 Korintus 3:17)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cTetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.\u201d (Yakobus 1:25)<\/p>\n<p>4) Pilihan anda: dunia atau kerajaan-Nya<\/p>\n<p>Yesus: \u201cApa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?\u201d (Matius 16:26)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cJanganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?\u2026 Sebab itu: Keluarlah dan pisahkanlah dirimu.\u201d (2 Korintus 6:14,17)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cHai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.\u201d (Yakobus 4:4)<\/p>\n<p>5) Kabar baiknya: Allah menawarkan kepada anda kasih karunia dan perkenanan-Nya!<\/p>\n<p>Yesus: \u201cRoh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.\u201d (Lukas 4:18-19)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cSebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,\u201d (Efesus 2:8)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cTetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: \u201cAllah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.\u201d (Yakobus 4:6)<\/p>\n<p>6) Jadi percayalah pada Injil<\/p>\n<p>Yesus: kata-Nya: \u201cWaktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!\u201d (Markus 1:15)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cSebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.\u201d (Roma 1:16)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cSebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu\u201d. (Yakobus 1:21)<\/p>\n<p>7) \u2026dan bertobatlah \u2013 berubah cara berpikir dan bertindak<\/p>\n<p>Yesus: \u201cSetiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.\u201d (Matius 7:24)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cTetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.\u201d (Kisah 26:20)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201d Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri\u2026 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati\u2026 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!\u201d (Yakobus 1:22; 2:17; 4:7-8)<\/p>\n<p>8) Ini BUKAN tentang Anda \u2013 Allah lah yang membuat anda layak dan diterima<\/p>\n<p>Yesus: \u201cSebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.\u201d (Yohanes 3:17)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cdan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.\u201d (Kolose 1:12)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cRendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.\u201d (Yakobus 4:10)<\/p>\n<p>9) \u2026jangan menunda, ada konsekuensi jika menolak kasih karunia Allah<\/p>\n<p>Yesus: \u201cKarena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.\u201d (Yohanes 8:24)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cKarena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.\u201d (Kisah 17:31)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cKarena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.\u201d (Yakobus 1:11)<\/p>\n<p>10) Ia ingin menghidupi hidup-Nya yang berkelimpahan melalui anda\u2026<\/p>\n<p>Yesus: \u201d Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.\u201d (Yohanes 10:10)<\/p>\n<p>Paulus: \u201c\u2026maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.\u201d (Roma 5:17)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cSetiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.\u201d (Yakobus 1:17)<\/p>\n<p>11) Memberi anda kemenangan dalam segala hal<\/p>\n<p>Yesus: \u201cSemuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.\u201d (Yohanes 16:33)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cTetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.\u201d (Roma 8:37)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cKalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh\u2026Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.\u201d (Yakobus 5:13,16)<\/p>\n<p>12) Menjadi kekuatan anda melakukan pekerjaan Tuhan<\/p>\n<p>Yesus: \u201cAku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; \u201d (Yohanes 14:12)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cKarena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.\u201d (Efesus 2:10)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cKamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.\u201d (Yakobus 2:22)<\/p>\n<p>13) Sekarang pergi dan beritakan kabar baik kasih karunia Tuhan ini kepada orang lain!<\/p>\n<p>Yesus: \u201cLalu Ia berkata kepada mereka: \u201cPergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.\u201d (Markus 16:15)<\/p>\n<p>Paulus: \u201cTetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!\u201d (2 Timotius 4:5)<\/p>\n<p>Yakobus: \u201cKetahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa.\u201d (Yakobus 5:20)<\/p>\n<p>Seperti anda lihat, Yakobus berada dalam orkestra yang sama. Dia memang hanya menulis 2 kitab (satu lagi Kisah Para Rasul pasal 15), tapi pesannya sama penting dan sama intinya dengan yang Paulus sampaikan.<\/p>\n<p>Yakobus memang tidak pernah mengutip perkataan Yesus; sekalipun pernah, itu tidak dituliskan dalam suratnya.<\/p>\n<p>Setahun sebelum penghancuran Yerusalem oleh tentara Romawi, Yakobus ditangkap oleh orang Farisi dan ahli Taurat. Ia ditaruh di bubungan Bait Allah dan diancam akan dijatuhkan jika tidak menyangkali Yesus adalah Mesias.<br \/>\nSaat Ia berseru bahwa Yesus adalah Anak Allah, mereka menjatuhkannya, tapi ia tidak mati.<br \/>\nJadi mereka melemparinya dengan batu.<br \/>\nIa berlutut lalu berdoa \u201cBapa ampunilah mereka karena mereka tak tahu apa yang mereka lakukan\u201d, lalu mati.<\/p>\n<p>Mengingatkan anda pada siapa?<\/p>\n<p>Bacalah surat Yakobus lewat kacamata kasih karunia dan anda tidak akan melihat apapun selain Yesus.<\/p>\n<p>[Paul Ellis: James \u2013 Preacher of Grace; 2 October 2010]<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/escapetoreality.org\/2010\/10\/02\/james-preacher-of-grace\/\" rel=\"nofollow\">http:\/\/escapetoreality.org\/2010\/10\/02\/james-preacher-of-grace\/<\/a><\/p>\n<p><strong>*) Diterjemahkan oleh Mona Yayaschka\/dailygracia<\/strong><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Apakah anda percaya bahwa dari 26 kitab Perjanjian Baru (new testament), Yakobus mengajarkan Injil yang berbeda? Paulus katakan, jika ada yg mengajarkan Injil yang berbeda dari yang dia ajarkan, terkutuklah! (Galatia 1:9) Jika benar Yakobus mengajarkan sesuatu yang berbeda, maka para penulis Perjanjian Baru adalah keluarga yang terpecah. Dan jika benar isi pengajaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending"},"jnews_primary_category":{"id":"12"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-34620","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-umum"],"better_featured_image":null,"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"2050","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34620"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34620\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}