{"id":34696,"date":"2020-01-29T12:00:11","date_gmt":"2020-01-29T05:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=34696"},"modified":"2020-01-25T22:38:09","modified_gmt":"2020-01-25T15:38:09","slug":"once-a-son-always-a-son-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/once-a-son-always-a-son-3\/","title":{"rendered":"ONCE A SON ALWAYS A SON (3)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Keselamatan kita kekal, bukan saja karena Bapa dan Anak menjaminnya, tapi juga karena Roh Kudus menjaminnya. Saat kita percaya kepada Yesus, kita dimateraikan atau di-segel (sealed) oleh Roh Kudus. Paulus katakan, \u201cDi dalam Dia kamu juga \u2013karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu \u2014 di dalam Dia kamu juga, KETIKA KAMU PERCAYA, diMATERAIkan dengan Roh Kudus, ymg dijanjikanNya itu. Dan Roh Kudus adalah JAMINAN bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaanNya.\u201d (Efesus 1:13-14) Materai adalah tanda\/lambang kepemilikan. Setiap orang yang percaya dimateraikan oleh Roh Kudus. Dengan suatu materai yang tidak dapat dihapus atau hilang. Materai itu adalah tanda bahwa kita adalah milik kepunyaan Bapa dan Kristus. Materai itu pada prinsipnya mirip dengan deposit atau down-payment. Kita membayar deposit untuk mengamankan suatu barang bagi kita, artinya saat membayar depositnya kita sedang berkata, \u201cBarang ini sekarang milikku. Nanti aku akan kembali untuk mengambilnya.\u201d Inilah janji Yesus saat Ia memateraikan kita dengan RohNya, \u201cOrang ini adalah milikKu. Aku sudah membeli dia dengan darahKu sendiri. Suatu hari nanti Aku akan kembali menjemput kepunyaanKu ini.\u201d Sebuah materai atau segel tidak dapat dicabut. Itu adalah jaminan permanen. Berlawanan dengan yang dipercaya sebagian orang, sekalipun ada kalanya orang percaya mendukakanNya, Roh Kudus TIDAK AKAN meninggalkan orang percaya. Yesus pernah berjanji, \u201cAku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia MENYERTAI KAMU SELAMA-LAMANYA, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak dapat melihat Dia dan tidak mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.\u201d (Yohanes 14:16-17) Roh Kudus itu ibarat \u2018cincin pertunangan\u2019 yang Tuhan sematkan kepada \u2018calon mempelaiNya\u2019. Setiap kali kita mengingat Roh Kudus, kita sedang mengingat janji Tuhan untuk datang kembali. Jadi jelas kan, bahwa keselamatan kita KEKAL sifatnya? Karena cintaNya Allah memilih kita dari semula dan TIDAK ADA yang bisa memisahkan kita dari cintaNya itu. Yesus sudah membeli kita dengan darahNya dan menjadikan kita sebagai tubuhNya. Roh Kudus memateraikan kita hingga hari dimana kita dipanggil Yesus untuk bersama-sama dengan Dia atau hingga Ia datang menjemput kepunyaanNya. Grace Roots oleh Ken Legg *) Diterjemahkan oleh Mona Yayaschka\/dailygracia\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Keselamatan kita kekal, bukan saja karena Bapa dan Anak menjaminnya, tapi juga karena Roh Kudus menjaminnya.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Saat kita percaya kepada Yesus, kita dimateraikan atau di-segel (sealed) oleh Roh Kudus.<br \/>\nPaulus katakan,<\/p>\n<p>\u201cDi dalam Dia kamu juga \u2013karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu \u2014 di dalam Dia kamu juga, KETIKA KAMU PERCAYA, diMATERAIkan dengan Roh Kudus, ymg dijanjikanNya itu. Dan Roh Kudus adalah JAMINAN bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaanNya.\u201d (Efesus 1:13-14)<\/p>\n<p>Materai adalah tanda\/lambang kepemilikan. Setiap orang yang percaya dimateraikan oleh Roh Kudus. Dengan suatu materai yang tidak dapat dihapus atau hilang. Materai itu adalah tanda bahwa kita adalah milik kepunyaan Bapa dan Kristus.<\/p>\n<p>Materai itu pada prinsipnya mirip dengan deposit atau down-payment. Kita membayar deposit untuk mengamankan suatu barang bagi kita, artinya saat membayar depositnya kita sedang berkata, \u201cBarang ini sekarang milikku. Nanti aku akan kembali untuk mengambilnya.\u201d<\/p>\n<p>Inilah janji Yesus saat Ia memateraikan kita dengan RohNya, \u201cOrang ini adalah milikKu. Aku sudah membeli dia dengan darahKu sendiri. Suatu hari nanti Aku akan kembali menjemput kepunyaanKu ini.\u201d<\/p>\n<p>Sebuah materai atau segel tidak dapat dicabut. Itu adalah jaminan permanen. Berlawanan dengan yang dipercaya sebagian orang, sekalipun ada kalanya orang percaya mendukakanNya, Roh Kudus TIDAK AKAN meninggalkan orang percaya.<br \/>\nYesus pernah berjanji, \u201cAku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia MENYERTAI KAMU SELAMA-LAMANYA, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak dapat melihat Dia dan tidak mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.\u201d (Yohanes 14:16-17)<\/p>\n<p>Roh Kudus itu ibarat \u2018cincin pertunangan\u2019 yang Tuhan sematkan kepada \u2018calon mempelaiNya\u2019.<br \/>\nSetiap kali kita mengingat Roh Kudus, kita sedang mengingat janji Tuhan untuk datang kembali.<\/p>\n<p>Jadi jelas kan, bahwa keselamatan kita KEKAL sifatnya?<\/p>\n<p>Karena cintaNya Allah memilih kita dari semula dan TIDAK ADA yang bisa memisahkan kita dari cintaNya itu.<br \/>\nYesus sudah membeli kita dengan darahNya dan menjadikan kita sebagai tubuhNya.<br \/>\nRoh Kudus memateraikan kita hingga hari dimana kita dipanggil Yesus untuk bersama-sama dengan Dia atau hingga Ia datang menjemput kepunyaanNya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div>\n<p>Grace Roots oleh Ken Legg<\/p>\n<\/div>\n<div><strong>*) Diterjemahkan oleh Mona Yayaschka\/dailygracia<\/strong><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Keselamatan kita kekal, bukan saja karena Bapa dan Anak menjaminnya, tapi juga karena Roh Kudus menjaminnya. Saat kita percaya kepada Yesus, kita dimateraikan atau di-segel (sealed) oleh Roh Kudus. Paulus katakan, \u201cDi dalam Dia kamu juga \u2013karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu \u2014 di dalam Dia kamu juga, KETIKA KAMU [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50716,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending"},"jnews_primary_category":{"id":"12"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-34696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-alkitab"],"better_featured_image":{"id":50716,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg?fit=768%2C432&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg"},"categories_detail":[{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/akitab_big.jpg?fit=1600%2C900&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1310","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34696"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34696\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}