{"id":34864,"date":"2026-05-02T18:15:40","date_gmt":"2026-05-02T11:15:40","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dan-pada-hari-terakhir-yaitu-pada-puncak-perayaan-itu-yesus-berdiri-dan-berseru-barangsiapa-haus-baiklah-ia-datang-kepada-ku-dan-minum-yohanes-737\/"},"modified":"2026-05-02T18:15:41","modified_gmt":"2026-05-02T11:15:41","slug":"dan-pada-hari-terakhir-yaitu-pada-puncak-perayaan-itu-yesus-berdiri-dan-berseru-barangsiapa-haus-baiklah-ia-datang-kepada-ku-dan-minum-yohanes-737","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dan-pada-hari-terakhir-yaitu-pada-puncak-perayaan-itu-yesus-berdiri-dan-berseru-barangsiapa-haus-baiklah-ia-datang-kepada-ku-dan-minum-yohanes-737\/","title":{"rendered":"Aku berdoa, bukan supaya Engkau mengambil mereka dari dunia. [Yohanes 17:15]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Inilah peristiwa yang indah dan bahagia, yang akan terjadi pada diri semua orang percaya pada waktu yang ditetapkan Allah \u2014 yaitu pulang untuk tinggal bersama Yesus. Dalam beberapa tahun saja, serdadu-serdadu Tuhan, yang sekarang sedang berjuang untuk &quot;mengakhiri pertandingan dengan baik,&quot; [2 Timotius 4:7] akan sudah selesai berperang, dan memasuki kebahagiaan Tuhan mereka. Namun, kendati Kristus berdoa agar suatu saat umat-Nya akan berada di tempat di mana Ia berada [Yohanes 17:24], Ia tidak berdoa agar mereka diambil seketika dari dunia dan masuk ke dalam surga. Ia ingin agar mereka tinggal di sini. Namun, betapa sering musafir lelah berdoa, \u201cSekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang;\u201d [Mazmur 55:6] tetapi Kristus tidak demikian berdoa, Ia menyerahkan kita ke dalam tangan Bapa-Nya [Yohanes 17:11], sampai pada suatu ketika, bagaikan jagung yang sudah tumbuh matang, tiap-tiap dari kita akan dikumpulkan ke dalam lumbung Tuan kita. Yesus tidak berdoa agar kita dipindahkan seketika melalui kematian, karena lebih perlu untuk tinggal di dunia ini demi orang lain [Filipi 1:24], selain juga berguna bagi kita. Ia berdoa agar kita dilindungi daripada yang jahat [Yohanes 17:15], tetapi Ia tidak pernah meminta agar kita diizinkan masuk ke dalam warisan kemuliaan itu sampai kita sepenuhnya matang. Orang-orang Kristen sering ingin mati ketika sembarang kesulitan datang. Tanyakanlah mereka kenapa, dan mereka menjawab, \u201cKarena kami akan tinggal bersama Tuhan.\u201d Takutnya mereka berkata begitu bukan terutama karena rindu tinggal bersama Tuhan, melainkan karena ingin lepas dari kesulitan-kesulitan itu. Sebab jika tidak demikian, mereka akan punya keinginan yang sama untuk mati pada saat-saat lain ketika mereka tidak tertekan oleh ujian. Mereka ingin berpulang bukan terutama untuk tinggal bersama Penebus mereka, melainkan untuk mendapatkan istirahat. Tidaklah salah untuk mendambakan kematian kalau kita mendambakannya dalam semangat yang sama seperti Paulus, karena bersama Kristus memang jauh lebih baik [Filipi 1:23], tetapi keinginan untuk lepas dari masalah adalah keinginan yang egois. Lebih baik jika yang senantiasa engkau pedulikan dan minta adalah untuk memuliakan Allah melalui hidupmu selama waktu yang dikehendaki-Nya, walaupun di tengah-tengah jerih lelah, perang, dan penderitaan, dan biarkan Dia yang berkata \u201ccukup.\u201d RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Inilah peristiwa yang indah dan bahagia, yang akan terjadi pada diri semua orang percaya pada waktu yang ditetapkan Allah \u2014 yaitu pulang untuk tinggal bersama Yesus. Dalam beberapa tahun saja, serdadu-serdadu Tuhan, yang sekarang sedang berjuang untuk &#8220;mengakhiri pertandingan dengan baik,&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Timotius%204:7\">2 Timotius 4:7<\/a>] akan sudah selesai berperang, dan memasuki kebahagiaan Tuhan mereka. Namun, kendati Kristus berdoa agar suatu saat umat-Nya akan berada di tempat di mana Ia berada [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2017:24\">Yohanes 17:24<\/a>], Ia tidak berdoa agar mereka diambil seketika dari dunia dan masuk ke dalam surga. Ia ingin agar mereka tinggal di sini. Namun, betapa sering musafir lelah berdoa, \u201cSekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang;\u201d [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2055:6\">Mazmur 55:6<\/a>] tetapi Kristus tidak demikian berdoa, Ia menyerahkan kita ke dalam tangan Bapa-Nya [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2017:11\">Yohanes 17:11<\/a>], sampai pada suatu ketika, bagaikan jagung yang sudah tumbuh matang, tiap-tiap dari kita akan dikumpulkan ke dalam lumbung Tuan kita. Yesus tidak berdoa agar kita dipindahkan seketika melalui kematian, karena lebih perlu untuk tinggal di dunia ini demi orang lain [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Filipi%201:24\">Filipi 1:24<\/a>], selain juga berguna bagi kita. Ia berdoa agar kita dilindungi daripada yang jahat [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%2017:15\">Yohanes 17:15<\/a>], tetapi Ia tidak pernah meminta agar kita diizinkan masuk ke dalam warisan kemuliaan itu sampai kita sepenuhnya matang. Orang-orang Kristen sering ingin mati ketika sembarang kesulitan datang. Tanyakanlah mereka kenapa, dan mereka menjawab, \u201cKarena kami akan tinggal bersama Tuhan.\u201d Takutnya mereka berkata begitu bukan terutama karena rindu tinggal bersama Tuhan, melainkan karena ingin lepas dari kesulitan-kesulitan itu. Sebab jika tidak demikian, mereka akan punya keinginan yang sama untuk mati pada saat-saat lain ketika mereka tidak tertekan oleh ujian. Mereka ingin berpulang bukan terutama untuk tinggal bersama Penebus mereka, melainkan untuk mendapatkan istirahat. Tidaklah salah untuk mendambakan kematian kalau kita mendambakannya dalam semangat yang sama seperti Paulus, karena bersama Kristus memang jauh lebih baik [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Filipi%201:23\">Filipi 1:23<\/a>], tetapi keinginan untuk lepas dari masalah adalah keinginan yang egois. Lebih baik jika yang senantiasa engkau pedulikan dan minta adalah untuk memuliakan Allah melalui hidupmu selama waktu yang dikehendaki-Nya, walaupun di tengah-tengah jerih lelah, perang, dan penderitaan, dan biarkan Dia yang berkata \u201ccukup.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Inilah peristiwa yang indah dan bahagia, yang akan terjadi pada diri semua orang percaya pada waktu yang ditetapkan Allah \u2014 yaitu pulang untuk tinggal bersama Yesus. Dalam beberapa tahun saja, serdadu-serdadu Tuhan, yang sekarang sedang berjuang untuk &#8220;mengakhiri pertandingan dengan baik,&#8221; [2 Timotius 4:7] akan sudah selesai berperang, dan memasuki kebahagiaan Tuhan mereka. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-34864","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"53","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34864","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34864"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68970,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34864\/revisions\/68970"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}