{"id":34887,"date":"2026-05-06T18:15:34","date_gmt":"2026-05-06T11:15:34","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/karena-bagiku-hidup-adalah-kristus-filipi-121\/"},"modified":"2026-05-06T18:15:35","modified_gmt":"2026-05-06T11:15:35","slug":"karena-bagiku-hidup-adalah-kristus-filipi-121","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/karena-bagiku-hidup-adalah-kristus-filipi-121\/","title":{"rendered":"Kita tetap berada di dalam Allah. [1 Yohanes 4:13]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Apakah engkau ingin rumah bagi jiwamu? Apakah engkau bertanya, \u201cBerapa harganya?\u201d Lebih murah daripada apa yang rela dibayar oleh kodrat manusia yang congkak. Tidak perlu uang dan tidak ada bandrolnya. Ah! engkau mau bayar dengan harga yang terhormat! Engkau ingin berbuat sesuatu untuk memperoleh Kristus? Kalau begitu, rumah itu tidak kaudapat, karena rumah itu \u201ctidak ada bandrolnya.\u201d Maukah engkau mendapatkan rumah Tuanku itu untuk selama-lamanya, tanpa harus membayar apa-apa, kecuali biaya sewa tanahnya saja yaitu mengasihi dan melayani Dia selamanya? Sudikah engkau mengambil Yesus dan \u201cberada di dalam-Nya?\u201d Lihatlah, rumah ini lengkap dengan segala perkakas yang engkau butuhkan, penuh dengan kekayaan, lebih daripada yang bisa kaugunakan sepanjang hidupmu. Di sini engkau bisa bersekutu dengan intim bersama Kristus dan merayakan kasih-Nya; di sini meja dengan makanan yang lengkap untuk engkau hidup selama-lamanya; di dalamnya, ketika engkau capek, bisa menemukan peristirahatan bersama Yesus; dan dari sana engkau bisa melihat ke luar dan memandang surga. Maukah rumah itu? Ah! jika engkau tidak sedang punya rumah, engkau akan berkata, \u201cTentu saja mau; tapi bolehkah aku memilikinya?\u201d Tentu! ini kunci rumahnya \u2014 kunci itu adalah \u201cDatang kepada Yesus.\u201d \u201cTetapi,\u201d katamu, \u201cAku terlalu lusuh untuk memiliki rumah seperti itu.\u201d Janganlah kuatir, ada banyak pakaian di dalam. Kalau engkau merasa bersalah dan layak untuk dihukum, datanglah; walaupun rumah itu terlalu baik bagimu, Kristus akan membuat dirimu sendiri cukup baik bagi rumah itu. Dia akan mencuci dan membersihkanmu, dan engkau akan bisa bernyanyi, \u201ckita tinggal di dalam Dia.\u201d Hai orang percaya: sungguh, sungguh bahagianya engkau bisa memiliki tempat tinggal seperti itu! Agunglah hak istimewa yang kaumiliki, karena engkau memiliki \u201cgunung batu, tempat berteduh\u201d [Mazmur 71:3] yang di dalamnya engkau selalu aman. Juga dengan \u201ctinggal di dalam Dia,\u201d engkau tidak saja memiliki rumah yang sempurna dan aman terjaga, tetapi juga rumah yang bertahan selama-lamanya. Walaupun dunia akan meleleh seperti mimpi, rumah kita akan tetap ada, bertahan lebih kuat daripada marmer, lebih kokoh daripada granit, dan berada oleh dirinya sendiri seperti Allah, karena rumah itu adalah Allah sendiri \u2014 \u201cKita tinggal di dalam Allah.\u201d RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Apakah engkau ingin rumah bagi jiwamu? Apakah engkau bertanya, \u201cBerapa harganya?\u201d Lebih murah daripada apa yang rela dibayar oleh kodrat manusia yang congkak. Tidak perlu uang dan tidak ada bandrolnya. Ah! engkau mau bayar dengan harga yang terhormat! Engkau ingin berbuat sesuatu untuk memperoleh Kristus? Kalau begitu, rumah itu tidak kaudapat, karena rumah itu \u201ctidak ada bandrolnya.\u201d Maukah engkau mendapatkan rumah Tuanku itu untuk selama-lamanya, tanpa harus membayar apa-apa, kecuali biaya sewa tanahnya saja yaitu mengasihi dan melayani Dia selamanya? Sudikah engkau mengambil Yesus dan \u201cberada di dalam-Nya?\u201d Lihatlah, rumah ini lengkap dengan segala perkakas yang engkau butuhkan, penuh dengan kekayaan, lebih daripada yang bisa kaugunakan sepanjang hidupmu. Di sini engkau bisa bersekutu dengan intim bersama Kristus dan merayakan kasih-Nya; di sini meja dengan makanan yang lengkap untuk engkau hidup selama-lamanya; di dalamnya, ketika engkau capek, bisa menemukan peristirahatan bersama Yesus; dan dari sana engkau bisa melihat ke luar dan memandang surga. Maukah rumah itu? Ah! jika engkau tidak sedang punya rumah, engkau akan berkata, \u201cTentu saja mau; tapi bolehkah aku memilikinya?\u201d Tentu! ini kunci rumahnya \u2014 kunci itu adalah \u201cDatang kepada Yesus.\u201d \u201cTetapi,\u201d katamu, \u201cAku terlalu lusuh untuk memiliki rumah seperti itu.\u201d Janganlah kuatir, ada banyak pakaian di dalam. Kalau engkau merasa bersalah dan layak untuk dihukum, datanglah; walaupun rumah itu terlalu baik bagimu, Kristus akan membuat dirimu sendiri cukup baik bagi rumah itu. Dia akan mencuci dan membersihkanmu, dan engkau akan bisa bernyanyi, \u201ckita tinggal di dalam Dia.\u201d Hai orang percaya: sungguh, sungguh bahagianya engkau bisa memiliki tempat tinggal seperti itu! Agunglah hak istimewa yang kaumiliki, karena engkau memiliki \u201cgunung batu, tempat berteduh\u201d [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2071:3\">Mazmur 71:3<\/a>] yang di dalamnya engkau selalu aman. Juga dengan \u201ctinggal di dalam Dia,\u201d engkau tidak saja memiliki rumah yang sempurna dan aman terjaga, tetapi juga rumah yang <i>bertahan selama-lamanya<\/i>. Walaupun dunia akan meleleh seperti mimpi, rumah kita akan tetap ada, bertahan lebih kuat daripada marmer, lebih kokoh daripada granit, dan berada oleh dirinya sendiri seperti Allah, karena rumah itu adalah Allah sendiri \u2014 \u201cKita tinggal di dalam Allah.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Apakah engkau ingin rumah bagi jiwamu? Apakah engkau bertanya, \u201cBerapa harganya?\u201d Lebih murah daripada apa yang rela dibayar oleh kodrat manusia yang congkak. Tidak perlu uang dan tidak ada bandrolnya. Ah! engkau mau bayar dengan harga yang terhormat! Engkau ingin berbuat sesuatu untuk memperoleh Kristus? Kalau begitu, rumah itu tidak kaudapat, karena rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-34887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"52","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34887"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68979,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34887\/revisions\/68979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}