{"id":34945,"date":"2026-05-15T18:15:53","date_gmt":"2026-05-15T11:15:53","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/akulah-yang-menolong-engkau-demikianlah-firman-tuhan-yesaya-4114\/"},"modified":"2026-05-15T18:15:54","modified_gmt":"2026-05-15T11:15:54","slug":"akulah-yang-menolong-engkau-demikianlah-firman-tuhan-yesaya-4114","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/akulah-yang-menolong-engkau-demikianlah-firman-tuhan-yesaya-4114\/","title":{"rendered":"Setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa. [Kisah Para Rasul 13:39]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Seorang yang percaya dalam Kristus menerima pembebasan pada saat ini. Iman tidak menghasilkan buah ini nanti, tapi sekarang. Sejauh mana pembebasan adalah buah iman, pembebasan diberikan pada saat jiwa mendekat kepada Kristus dan menerima-Nya sebagai segala-galanya. Apakah mereka yang berdiri di hadapan takhta Allah pada saat ini juga dibebaskan?\u2014maka demikianlah kita, sama benar dan pastinya dibebaskan seperti mereka yang memakai baju putih dan menyanyikan pujian diiringi harpa surgawi. [Wahyu 7:9] Penyamun yang tersalib di sisi Yesus dibebaskan ketika dia mengalihkan mata imannya kepada Yesus [Lukas 23:39-43]; dan Paulus, dalam masa tuanya, setelah pelayanannya bertahun-tahun, tidak lebih dibebaskan daripada sang penyamun tanpa pelayanan sama sekali. Hari ini kita dikaruniakan di dalam Dia yang dikasihi-Nya, hari ini diampuni atas segala dosa, hari ini dibenarkan di pengadilan Allah. Oh! pikiran yang menggugah jiwa! Ada tandan-tandan di kebun anggur Eskol yang tidak bisa kita petik sebelum kita mencapai surga [Bilangan 13:24]; tetapi ada juga cabang yang merambat di tembok. Ini tidak seperti hasil negeri itu, yang tidak bisa dimakan sebelum kita telah menyeberangi sungai Yordan [Yosua 5:11]; tetapi ini adalah bagian dari manna yang turun di padang belantara, yaitu bagian dari makanan sehari-hari yang Allah sediakan dalam perjalanan kita ke sana ke mari [Yosua 5:12]. Kita sekarang, sekarang pun telah diampuni; sekarang pun dosa kita sudah dilupakan; sekarang pun kita telah diterima di hadapan Allah, seakan kita tidak pernah bersalah. &quot;Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Yesus Kristus.&quot; [Roma 8:1] Tidak ada dosa di dalam Buku Allah, sekarang pun, yang didakwakan kepada salah seorang umat-Nya. Siapa yang berani menuduh mereka atas satu hal apapun? Tidak ada setitik debu, atau noda, atau kerutan, atau apapun juga yang tersisa pada orang percaya mana pun dalam hal pembenaran di hadapan Hakim seluruh bumi. Biarlah hak kita saat ini menyadarkan kita akan tugas kita sekarang, dan sekarang, selagi masih hidup, marilah kita bekerja dan dipekerjakan untuk Tuhan Yesus kita yang tersayang. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Seorang yang percaya dalam Kristus menerima pembebasan <i>pada saat ini<\/i>. Iman tidak menghasilkan buah ini nanti, tapi <i>sekarang<\/i>. Sejauh mana pembebasan adalah buah iman, pembebasan diberikan pada saat jiwa mendekat kepada Kristus dan menerima-Nya sebagai segala-galanya. Apakah mereka yang berdiri di hadapan takhta Allah pada saat ini juga dibebaskan?\u2014maka demikianlah kita, sama benar dan pastinya dibebaskan seperti mereka yang memakai baju putih dan menyanyikan pujian diiringi harpa surgawi. [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Wahyu%207:9\">Wahyu 7:9<\/a>] Penyamun yang tersalib di sisi Yesus dibebaskan ketika dia mengalihkan mata imannya kepada Yesus [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Lukas%2023:39-43\">Lukas 23:39-43<\/a>]; dan Paulus, dalam masa tuanya, setelah pelayanannya bertahun-tahun, tidak lebih dibebaskan daripada sang penyamun tanpa pelayanan sama sekali. <i>Hari ini<\/i> kita dikaruniakan di dalam Dia yang dikasihi-Nya, <i>hari ini<\/i> diampuni atas segala dosa, <i>hari ini<\/i> dibenarkan di pengadilan Allah. Oh! pikiran yang menggugah jiwa! Ada tandan-tandan di kebun anggur Eskol yang tidak bisa kita petik sebelum kita mencapai surga [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Bilangan%2013:24\">Bilangan 13:24<\/a>]; tetapi ada juga cabang yang merambat di tembok. Ini tidak seperti hasil negeri itu, yang tidak bisa dimakan sebelum kita telah menyeberangi sungai Yordan [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yosua%205:11\">Yosua 5:11<\/a>]; tetapi ini adalah bagian dari manna yang turun di padang belantara, yaitu bagian dari makanan sehari-hari yang Allah sediakan dalam perjalanan kita ke sana ke mari [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yosua%205:12\">Yosua 5:12<\/a>]. Kita <i>sekarang<\/i>, <i>sekarang<\/i> pun telah diampuni; <i>sekarang<\/i> pun dosa kita sudah dilupakan; <i>sekarang<\/i> pun kita telah diterima di hadapan Allah, seakan kita tidak pernah bersalah. &#8220;Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Yesus Kristus.&#8221; [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Roma%208:1\">Roma 8:1<\/a>] Tidak ada dosa di dalam Buku Allah, <i>sekarang<\/i> pun, yang didakwakan kepada salah seorang umat-Nya. Siapa yang berani menuduh mereka atas satu hal apapun? Tidak ada setitik debu, atau noda, atau kerutan, atau apapun juga yang tersisa pada orang percaya mana pun dalam hal pembenaran di hadapan Hakim seluruh bumi. Biarlah hak kita saat ini menyadarkan kita akan tugas kita sekarang, dan sekarang, selagi masih hidup, marilah kita bekerja dan dipekerjakan untuk Tuhan Yesus kita yang tersayang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Seorang yang percaya dalam Kristus menerima pembebasan pada saat ini. Iman tidak menghasilkan buah ini nanti, tapi sekarang. Sejauh mana pembebasan adalah buah iman, pembebasan diberikan pada saat jiwa mendekat kepada Kristus dan menerima-Nya sebagai segala-galanya. Apakah mereka yang berdiri di hadapan takhta Allah pada saat ini juga dibebaskan?\u2014maka demikianlah kita, sama benar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-34945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"44","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34945"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34945\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69008,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34945\/revisions\/69008"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}