{"id":34975,"date":"2026-05-20T18:15:44","date_gmt":"2026-05-20T11:15:44","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dengan-jalan-demikian-seluruh-israel-akan-diselamatkan-roma-1126\/"},"modified":"2026-05-20T18:15:45","modified_gmt":"2026-05-20T11:15:45","slug":"dengan-jalan-demikian-seluruh-israel-akan-diselamatkan-roma-1126","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dengan-jalan-demikian-seluruh-israel-akan-diselamatkan-roma-1126\/","title":{"rendered":"Kasih setia-Mu yang ajaib. [Mazmur 17:7]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ketika kita memberikan amal dengan sepenuh hati, kita memberikan dengan benar, tetapi kita harus mengakui bahwa kita sering kali gagal dalam hal ini. Tidak demikian Tuan dan Tuhan kita. Kemurahan-Nya selalu diberikan dengan kasih dari hati-Nya. Dia tidak mengirimkan daging dingin dan remahan dari meja makan-Nya yang mewah, tetapi Dia mencelupkan bagian kita ke dalam piring-Nya, dan membumbui bekal kita dengan bumbu-bumbu wangi kasih sayang-Nya. Dia menaruh keping emas anugerah-Nya ke dalam tangan kita dengan disertai tekanan yang hangat, cara-Nya memberi sama berharganya dengan pemberian-Nya itu sendiri. Dia akan datang ke rumah kita selagi dalam perjalanan kebaikan-Nya, dan Dia tidak akan bertindak seperti yang pengunjung yang dingin dan angkuh lakukan di dalam pondok orang miskin, tetapi Dia duduk di samping kita, tidak menghina kemiskinan kita, tidak menyalahkan kelemahan kita. Saudara yang terkasih, lihatlah senyum-Nya saat Dia berbicara! Kalimat emas keluar dari bibir-Nya yang penuh kasih! Pelukan penuh kasih sayang diberikan-Nya kepada kita! Walaupun Dia hanya memberi kita sekeping tembaga, caranya Dia memberikan menyepuh keping itu dengan emas; tetapi kenyataannya adalah amal-Nya yang mahal datang dalam keranjang emas, diantarkan oleh kereta kencana. Tidak mungkin meragukan ketulusan kebaikan-Nya, karena dalam setiap pemberiannya tertera jantung yang mengalirkan darah. Ia memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit [Yakobus 1:5]. Sedikit pun tidak ada tanda bahwa kita merepotkan Dia; tidak ada sedikit pun tatapan dingin kepada pensiunan miskin; justru Dia bersukacita dalam rahmat-Nya, dan mendekap kita selagi mencurahkan nyawa-Nya untuk kita. Ada keharuman dalam bunga narwastu-Nya yang hanya mungkin datang dari hati-Nya; ada rasa manis di dalam madu-Nya yang tidak mungkin ada kecuali intisari kasih sayang jiwa-Nya dicampurkan ke dalamnya. Oh! betapa langka persekutuan yang berasal dari kesungguhan hati yang luar biasa itu! Semoga kita terus-menerus merasakan dan mengetahui bahagianya! RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Ketika kita memberikan amal dengan sepenuh hati, kita memberikan dengan benar, tetapi kita harus mengakui bahwa kita sering kali gagal dalam hal ini. Tidak demikian Tuan dan Tuhan kita. Kemurahan-Nya selalu diberikan dengan kasih dari hati-Nya. Dia tidak mengirimkan daging dingin dan remahan dari meja makan-Nya yang mewah, tetapi Dia mencelupkan bagian kita ke dalam piring-Nya, dan membumbui bekal kita dengan bumbu-bumbu wangi kasih sayang-Nya. Dia menaruh keping emas anugerah-Nya ke dalam tangan kita dengan disertai tekanan yang hangat, cara-Nya memberi sama berharganya dengan pemberian-Nya itu sendiri. Dia akan datang ke rumah kita selagi dalam perjalanan kebaikan-Nya, dan Dia tidak akan bertindak seperti yang pengunjung yang dingin dan angkuh lakukan di dalam pondok orang miskin, tetapi Dia duduk di samping kita, tidak menghina kemiskinan kita, tidak menyalahkan kelemahan kita. Saudara yang terkasih, lihatlah senyum-Nya saat Dia berbicara! Kalimat emas keluar dari bibir-Nya yang penuh kasih! Pelukan penuh kasih sayang diberikan-Nya kepada kita! Walaupun Dia hanya memberi kita sekeping tembaga, caranya Dia memberikan menyepuh keping itu dengan emas; tetapi kenyataannya adalah amal-Nya yang mahal datang dalam keranjang emas, diantarkan oleh kereta kencana. Tidak mungkin meragukan ketulusan kebaikan-Nya, karena dalam setiap pemberiannya tertera jantung yang mengalirkan darah. Ia memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yakobus%201:5\">Yakobus 1:5<\/a>]. Sedikit pun tidak ada tanda bahwa kita merepotkan Dia; tidak ada sedikit pun tatapan dingin kepada pensiunan miskin; justru Dia bersukacita dalam rahmat-Nya, dan mendekap kita selagi mencurahkan nyawa-Nya untuk kita. Ada keharuman dalam bunga narwastu-Nya yang hanya mungkin datang dari hati-Nya; ada rasa manis di dalam madu-Nya yang tidak mungkin ada kecuali intisari kasih sayang jiwa-Nya dicampurkan ke dalamnya. Oh! betapa langka persekutuan yang berasal dari kesungguhan hati yang luar biasa itu! Semoga kita terus-menerus merasakan dan mengetahui bahagianya!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ketika kita memberikan amal dengan sepenuh hati, kita memberikan dengan benar, tetapi kita harus mengakui bahwa kita sering kali gagal dalam hal ini. Tidak demikian Tuan dan Tuhan kita. Kemurahan-Nya selalu diberikan dengan kasih dari hati-Nya. Dia tidak mengirimkan daging dingin dan remahan dari meja makan-Nya yang mewah, tetapi Dia mencelupkan bagian kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-34975","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"40","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34975"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34975\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69020,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34975\/revisions\/69020"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}