{"id":35047,"date":"2026-05-29T18:15:43","date_gmt":"2026-05-29T11:15:43","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dan-bila-engkau-mendengar-bunyi-derap-langkah-di-puncak-pohon-pohon-kertau-itu-maka-haruslah-engkau-bertindak-cepat-2-samuel-524\/"},"modified":"2026-05-29T18:15:44","modified_gmt":"2026-05-29T11:15:44","slug":"dan-bila-engkau-mendengar-bunyi-derap-langkah-di-puncak-pohon-pohon-kertau-itu-maka-haruslah-engkau-bertindak-cepat-2-samuel-524","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dan-bila-engkau-mendengar-bunyi-derap-langkah-di-puncak-pohon-pohon-kertau-itu-maka-haruslah-engkau-bertindak-cepat-2-samuel-524\/","title":{"rendered":"Engkau membenci kefasikan. [Mazmur 45:7]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - \u201cApabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa.\u201d [Efesus 4:26] Hampir-hampir tidak ada kebaikan pada seorang manusia jika dia tidak marah terhadap dosa; dia yang mencintai kebenaran harus membenci segala hal yang salah. Ingat bagaimana Tuhan Yesus kita sangat membenci itu ketika cobaan datang! Tiga kali cobaan itu datang kepada-Nya dalam bentuk-bentuk yang berbeda, tetapi selalu ditanggapi-Nya dengan \u201cEnyahlah, Iblis.\u201d [Matius 4:10] Ia juga membencinya di dalam orang lain; tetap dengan sungguh-sungguh karena Ia menunjukkan kebencian-Nya lebih sering dengan air mata belas kasihan daripada kemarahan; tetapi perkataan apa lagi yang bisa lebih tegas, lebih seperti Elia, daripada perkataan, \u201cCelakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang.\u201d [Matius 23:14] Ia membenci kejahatan sebegitunya sampai Ia rela terluka demi melukai kejahatan sampai ke jantungnya; Ia mati supaya kejahatan mati; Ia dikubur supaya Ia mengubur kejahatan di kubur-Nya; dan Ia bangkit supaya Ia selamanya menginjak kejahatan di bawah kaki-Nya. Kristus ada di dalam Injil, dan Injil itu bertentangan dengan kejahatan dalam segala bentuk. Kejahatan menghias dirinya dengan jubah yang cantik, dan meniru perkataan yang suci; tetapi ajaran Yesus, seperti cambuk dari tali-Nya yang terkenal [Yohanes 2:15], mengusir kejahatan dari tempat ibadah, dan tidak akan mentolerir itu di Gereja. Begitu pula, di dalam hati seseorang di mana Yesus bertakhta, ada peperangan besar antara Yesus dan Belial! Dan ketika Penebus kita datang sebagai Hakim kita, perkataan yang begitu menggelegar, \u201cEnyahlah, hai kamu orang-orang terkutuk\u201d [Matius 25:41] yang adalah kelanjutan dari ajaran hidup-Nya mengenai dosa, akan menyatakan kebencian-Nya terhadap dosa. Sehangat kasih-Nya terhadap orang berdosa, sepanas kebencian-Nya terhadap dosa; sesempurna kebenaran-Nya, kehancuran untuk semua bentuk kejahatan akan benar-benar tuntas. Oh engkau sang juara pembawa kebenaran yang mulia, dan penghancur kesalahan, untuk alasan ini Allah, Allahmu telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu. [Ibrani 1:9] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">\u201cApabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa.\u201d [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Efesus%204:26\">Efesus 4:26<\/a>] Hampir-hampir tidak ada kebaikan pada seorang manusia jika dia tidak marah terhadap dosa; dia yang mencintai kebenaran harus membenci segala hal yang salah. Ingat bagaimana Tuhan Yesus kita sangat membenci itu ketika cobaan datang! Tiga kali cobaan itu datang kepada-Nya dalam bentuk-bentuk yang berbeda, tetapi selalu ditanggapi-Nya dengan \u201cEnyahlah, Iblis.\u201d [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%204:10\">Matius 4:10<\/a>] Ia juga membencinya di dalam orang lain; tetap dengan sungguh-sungguh karena Ia menunjukkan kebencian-Nya lebih sering dengan air mata belas kasihan daripada kemarahan; tetapi perkataan apa lagi yang bisa lebih tegas, lebih seperti Elia, daripada perkataan, \u201cCelakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang.\u201d [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%2023:14\">Matius 23:14<\/a>] Ia membenci kejahatan sebegitunya sampai Ia rela terluka demi melukai kejahatan sampai ke jantungnya; Ia mati supaya kejahatan mati; Ia dikubur supaya Ia mengubur kejahatan di kubur-Nya; dan Ia bangkit supaya Ia selamanya menginjak kejahatan di bawah kaki-Nya. Kristus ada di dalam Injil, dan Injil itu bertentangan dengan kejahatan dalam segala bentuk. Kejahatan menghias dirinya dengan jubah yang cantik, dan meniru perkataan yang suci; tetapi ajaran Yesus, seperti cambuk dari tali-Nya yang terkenal [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%202:15\">Yohanes 2:15<\/a>], mengusir kejahatan dari tempat ibadah, dan tidak akan mentolerir itu di Gereja. Begitu pula, di dalam hati seseorang di mana Yesus bertakhta, ada peperangan besar antara Yesus dan Belial! Dan ketika Penebus kita datang sebagai Hakim kita, perkataan yang begitu menggelegar, \u201cEnyahlah, hai kamu orang-orang terkutuk\u201d [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%2025:41\">Matius 25:41<\/a>] yang adalah kelanjutan dari ajaran hidup-Nya mengenai dosa, akan menyatakan kebencian-Nya terhadap dosa. Sehangat kasih-Nya terhadap orang berdosa, sepanas kebencian-Nya terhadap dosa; sesempurna kebenaran-Nya, kehancuran untuk semua bentuk kejahatan akan benar-benar tuntas. Oh engkau sang juara pembawa kebenaran yang mulia, dan penghancur kesalahan, untuk alasan ini Allah, Allahmu telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu. [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Ibrani%201:9\">Ibrani 1:9<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; \u201cApabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa.\u201d [Efesus 4:26] Hampir-hampir tidak ada kebaikan pada seorang manusia jika dia tidak marah terhadap dosa; dia yang mencintai kebenaran harus membenci segala hal yang salah. Ingat bagaimana Tuhan Yesus kita sangat membenci itu ketika cobaan datang! Tiga kali cobaan itu datang kepada-Nya dalam bentuk-bentuk yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-35047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"28","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35047"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35047\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69041,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35047\/revisions\/69041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}