{"id":39134,"date":"2026-06-01T18:15:38","date_gmt":"2026-06-01T11:15:38","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tanpa-penumpahan-darah-tidak-ada-pengampunan-ibrani-922\/"},"modified":"2026-06-01T18:15:39","modified_gmt":"2026-06-01T11:15:39","slug":"tanpa-penumpahan-darah-tidak-ada-pengampunan-ibrani-922","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tanpa-penumpahan-darah-tidak-ada-pengampunan-ibrani-922\/","title":{"rendered":"Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. [Kej 1:5]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Tidakkah pada mulanya memang sudah seperti ini? Bukankah terang dan gelap sudah membagi kerajaan waktu pada hari pertama? Maka tak heran jika kemudian aku pun mengalami perubahan dalam keadaanku, dari terang cahaya kemakmuran menjadi tengah malam kesengsaraan. Hidupku tidak akan selamanya adalah terang yang berkobar, bahkan dalam urusan jiwaku, aku harus tahu pada musim-musim duka akan tiadanya sukacitaku yang dahulu, dan mencari Kekasihku di malam hari. Aku tidak sendiri dalam hal ini, karena semua yang dicintai Tuhan sudah harus menyanyikan lagu campuran penghakiman dan belas kasihan, uji coba dan pelepasan, ratapan dan sukacita. Ini adalah salah satu dalil yang diatur oleh pemeliharaan Ilahi, bahwa pagi dan petang tidak akan berhenti, baik dalam ciptaan rohani maupun jasmani, sampai kita tiba di tempat, yang tentangnya ada tertulis \u201cmalam tidak akan ada lagi di sana\u201d [Wahyu 21:25]. Apa yang ditetapkan Bapa Surgawi kita itu bijak dan baik. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Tidakkah pada mulanya memang sudah seperti ini? Bukankah terang dan gelap sudah membagi kerajaan waktu pada hari pertama? Maka tak heran jika kemudian aku pun mengalami perubahan dalam keadaanku, dari terang cahaya kemakmuran menjadi tengah malam kesengsaraan. Hidupku tidak akan selamanya adalah terang yang berkobar, bahkan dalam urusan jiwaku, aku harus tahu pada musim-musim duka akan tiadanya sukacitaku yang dahulu, dan mencari Kekasihku di malam hari. Aku tidak sendiri dalam hal ini, karena semua yang dicintai Tuhan sudah harus menyanyikan lagu campuran penghakiman dan belas kasihan, uji coba dan pelepasan, ratapan dan sukacita. Ini adalah salah satu dalil yang diatur oleh pemeliharaan Ilahi, bahwa pagi dan petang tidak akan berhenti, baik dalam ciptaan rohani maupun jasmani, sampai kita tiba di tempat, yang tentangnya ada tertulis \u201cmalam tidak akan ada lagi di sana\u201d [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?Wahyu%2021:25\">Wahyu 21:25<\/a>]. Apa yang ditetapkan Bapa Surgawi kita itu bijak dan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Tidakkah pada mulanya memang sudah seperti ini? Bukankah terang dan gelap sudah membagi kerajaan waktu pada hari pertama? Maka tak heran jika kemudian aku pun mengalami perubahan dalam keadaanku, dari terang cahaya kemakmuran menjadi tengah malam kesengsaraan. Hidupku tidak akan selamanya adalah terang yang berkobar, bahkan dalam urusan jiwaku, aku harus tahu pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-39134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","comment_count":0,"views":"32","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39134"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69048,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39134\/revisions\/69048"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}