{"id":41130,"date":"2026-06-04T18:15:46","date_gmt":"2026-06-04T11:15:46","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bapa-telah-mengutus-anak-nya-menjadi-juruselamat-dunia-1-yohanes-414\/"},"modified":"2026-06-04T18:15:47","modified_gmt":"2026-06-04T11:15:47","slug":"bapa-telah-mengutus-anak-nya-menjadi-juruselamat-dunia-1-yohanes-414","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bapa-telah-mengutus-anak-nya-menjadi-juruselamat-dunia-1-yohanes-414\/","title":{"rendered":"Kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya. [Tit 3:4]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Betapa manisnya menyaksikan Sang Juruselamat bersekutu dengan umat yang dikasihi-Nya! Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada, oleh Roh Ilahi, dituntun ke lahan kesukaan yang subur ini. Biarkan batin sejenak memikirkan riwayat akan kasih Penebus, maka ribuan tindakan sayang yang memikat akan menunjukkan dirinya, semuanya didesain dengan hati yang tertenun kepada Kristus, dan pikiran dan emosi dari jiwa yang sudah dibarui yang saling berkait dengan pikiran Yesus. Ketika kita merenungkan kasih yang menakjubkan ini, dan memperhatikan Sanak Jemaat yang serba mulia memperkayanya dengan seluruh kekayaan purbakalanya, jiwa kita pun akan rebah karena sukacita. Siapakah bisa menanggung kasih yang berbobot sebesar itu? Sebagian saja dari kasih itu, yang bisa kita rasakan karena Roh Kudus kadang-kadang berkenan memberikannya, sudah lebih dari apa yang bisa ditampung jiwa; apalagi pemahaman yang lengkap akan kasih itu, betapa membuat bahagianya! Ketika jiwa memiliki pengertian untuk membedakan setiap karunia Juruselamat, kebijaksanaan untuk bisa mengukurnya, dan waktu untuk bisa merenungkannya, seperti yang akan diberikan dunia yang akan datang, kita akan bersekutu dengan Yesus dengan cara yang lebih akrab daripada saat ini. Namun siapakah yang bisa membayangkan manisnya persekutuan sedemikian? Pasti ini salah satu hal yang belum masuk ke dalam hati manusia, tapi sudah dipersiapkan Allah untuk mereka yang mencintai-Nya. Oh, membuka lumbung Yakub dengan sentakan, dan melihat kelimpahan yang Dia simpan untuk kita! Ini akan melanda kita dengan kasih. Dengan iman kita melihat, dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, [1Kor 13:12] pantulan dari harta-Nya yang tidak terbatas, namun ketika kita melihat secara nyata hal-hal surgawi itu, dengan mata kita sendiri, betapa dalamnya sungai persekutuan yang di dalamnya jiwa kita akan mandi! Hingga saat itu soneta terlantang kita akan dikhususkan bagi Penderma yang penuh kasih, Kristus Yesus Tuhan kita, yang cinta-Nya ajaib, melebihi cinta perempuan. [2Sam 1:26] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Betapa manisnya menyaksikan Sang Juruselamat bersekutu dengan umat yang dikasihi-Nya! Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada, oleh Roh Ilahi, dituntun ke lahan kesukaan yang subur ini. Biarkan batin sejenak memikirkan riwayat akan kasih Penebus, maka ribuan tindakan sayang yang memikat akan menunjukkan dirinya, semuanya didesain dengan hati yang tertenun kepada Kristus, dan pikiran dan emosi dari jiwa yang sudah dibarui yang saling berkait dengan pikiran Yesus. Ketika kita merenungkan kasih yang menakjubkan ini, dan memperhatikan Sanak Jemaat yang serba mulia memperkayanya dengan seluruh kekayaan purbakalanya, jiwa kita pun akan rebah karena sukacita. Siapakah bisa menanggung kasih yang berbobot sebesar itu? Sebagian saja dari kasih itu, yang bisa kita rasakan karena Roh Kudus kadang-kadang berkenan memberikannya, sudah lebih dari apa yang bisa ditampung jiwa; apalagi pemahaman yang lengkap akan kasih itu, betapa membuat bahagianya! Ketika jiwa memiliki pengertian untuk membedakan setiap karunia Juruselamat, kebijaksanaan untuk bisa mengukurnya, dan waktu untuk bisa merenungkannya, seperti yang akan diberikan dunia yang akan datang, kita akan bersekutu dengan Yesus dengan cara yang lebih akrab daripada saat ini. Namun siapakah yang bisa membayangkan manisnya persekutuan sedemikian? Pasti ini salah satu hal yang belum masuk ke dalam hati manusia, tapi sudah dipersiapkan Allah untuk mereka yang mencintai-Nya. Oh, membuka lumbung Yakub dengan sentakan, dan melihat kelimpahan yang Dia simpan untuk kita! Ini akan melanda kita dengan kasih. Dengan iman kita melihat, dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?1Kor%2013:12\">1Kor 13:12<\/a>] pantulan dari harta-Nya yang tidak terbatas, namun ketika kita melihat secara nyata hal-hal surgawi itu, dengan mata kita sendiri, betapa dalamnya sungai persekutuan yang di dalamnya jiwa kita akan mandi! Hingga saat itu soneta terlantang kita akan dikhususkan bagi Penderma yang penuh kasih, Kristus Yesus Tuhan kita, yang cinta-Nya ajaib, melebihi cinta perempuan. [<a href=\"https:\/\/alkitab.sabda.org\/?2Sam%201:26\">2Sam 1:26<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Betapa manisnya menyaksikan Sang Juruselamat bersekutu dengan umat yang dikasihi-Nya! Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada, oleh Roh Ilahi, dituntun ke lahan kesukaan yang subur ini. Biarkan batin sejenak memikirkan riwayat akan kasih Penebus, maka ribuan tindakan sayang yang memikat akan menunjukkan dirinya, semuanya didesain dengan hati yang tertenun kepada Kristus, dan pikiran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-41130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"31","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41130"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69054,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41130\/revisions\/69054"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}