{"id":41394,"date":"2022-06-28T09:15:00","date_gmt":"2022-06-28T02:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=41394"},"modified":"2022-06-05T17:35:16","modified_gmt":"2022-06-05T10:35:16","slug":"dapatkah-saudara-memberikan-beberapa-nasihat-bagaimana-cara-berpacaran-orang-kristen-yang-seharusnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dapatkah-saudara-memberikan-beberapa-nasihat-bagaimana-cara-berpacaran-orang-kristen-yang-seharusnya\/","title":{"rendered":"Dapatkah Saudara memberikan beberapa nasihat bagaimana cara berpacaran orang Kristen yang seharusnya?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kami sering menerima pertanyaan sejenis ini: &quot;Saya tertarik kepada dua laki-laki yang berbeda ... yang mana yang harus saya pilih sebagai pacar saya?&quot; Atau, &quot;Saya sekarang sedang berpacaran dan pacar saya melakukan \/ mengatakan &#039;_____&#039;, jadi, haruskah saya putus dengan dia?&quot; Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sangat sulit untuk kami jawab. Kami akan selalu berusaha memberitahu Saudara mengenai apa yang Alkitab nyatakan tentang situasi tertentu. Namun, terkait persoalan saran tentang hubungan pacaran, Alkitab jarang membahas secara khusus situasi yang sering ditanyakan kepada kami ini. Alkitab jauh lebih peduli dengan hubungan kita dengan Allah. Kami enggan untuk memberikan saran terkait hubungan pacaran. Sulit untuk memberikan nasihat yang bijaksana untuk masalah pribadi melalui sebuah artikel. Sangat sulit untuk memberikan saran mengenai hubungan berpacaran bagi orang Kristen ketika kami tidak secara pribadi mengenal pihak yang terlibat; ketika kami tidak tahu semua rincian mengenai hubungan ini; ataupun ketika kami hanya tahu satu sisi dari sebuah cerita. Kami menganggap bahwa kami tidak cukup layak untuk berbicara bagi Allah dalam memberikan saran yang bisa diandalkan mengenai hubungan pacaran bagi orang Kristen. Dengan segala pertimbangan di atas, apa saran dari kami? Saran kami adalah: berbicaralah dengan Allah tentang hubungan Saudara. Berdoalah kepada Allah, mintalah kepada-Nya untuk mengungkapkan dengan jelas apa yang Dia inginkan untuk Saudara lakukan (Fil 4:6-7). Mintalah kepada Allah untuk memberikan hikmat dan kebijaksanaan (Yak 1:5). Allah berjanji untuk mengabulkan doa permintaan kita jika sesuatu yang kita minta itu sesuai dengan kehendak-Nya (1 Yoh 5:14-15). Menjadi bijak dan berhikmat pastilah merupakan kehendak Allah. Allah ingin agar Saudara membuat keputusan yang baik terkait hubungan yang Saudara miliki. Allah menginginkan orang Kristen bersukacita dan semakin dewasa sebagai hasil dari hubungan mereka itu. Jika Saudara meminta kepada Allah dengan hati yang terbuka dan rendah hati, Dia akan memberikan hikmat yang Saudara butuhkan terkait hubungan yang sedang Saudara jalani saat ini. Akhirnya, mintalah nasihat yang bijak dari mereka yang Saudara anggap sebagai orang Kristen yang sudah dewasa rohani, yang telah menikah dan telah berjalan bersama Allah selama bertahun-tahun. Mintalah bimbingan dari gembala Saudara, orangtua atau pemimpin gereja lainnya yang telah dewasa rohani. Pengalaman mereka selama bertahun-tahun akan memampukan mereka untuk memberikan nasihat yang berasal dari hikmat dan pengetahuan tentang Allah. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Kami sering menerima pertanyaan sejenis ini: &#8220;Saya tertarik kepada dua laki-laki yang berbeda &#8230; yang mana yang harus saya pilih sebagai pacar saya?&#8221; Atau, &#8220;Saya sekarang sedang berpacaran dan pacar saya melakukan \/ mengatakan &#8216;_____&#8217;, jadi, haruskah saya putus dengan dia?&#8221; Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sangat sulit untuk kami jawab.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Kami akan selalu berusaha memberitahu Saudara mengenai apa yang Alkitab nyatakan tentang situasi tertentu. Namun, terkait persoalan saran tentang hubungan pacaran, Alkitab jarang membahas secara khusus situasi yang sering ditanyakan kepada kami ini. Alkitab jauh lebih peduli dengan hubungan kita dengan Allah.<\/p>\n<p>Kami enggan untuk memberikan saran terkait hubungan pacaran. Sulit untuk memberikan nasihat yang bijaksana untuk masalah pribadi melalui sebuah artikel. Sangat sulit untuk memberikan saran mengenai hubungan berpacaran bagi orang Kristen ketika kami tidak secara pribadi mengenal pihak yang terlibat; ketika kami tidak tahu semua rincian mengenai hubungan ini; ataupun ketika kami hanya tahu satu sisi dari sebuah cerita. Kami menganggap bahwa kami tidak cukup layak untuk berbicara bagi Allah dalam memberikan saran yang bisa diandalkan mengenai hubungan pacaran bagi orang Kristen.<\/p>\n<p>Dengan segala pertimbangan di atas, apa saran dari kami? Saran kami adalah: berbicaralah dengan Allah tentang hubungan Saudara. Berdoalah kepada Allah, mintalah kepada-Nya untuk mengungkapkan dengan jelas apa yang Dia inginkan untuk Saudara lakukan (Fil 4:6-7). Mintalah kepada Allah untuk memberikan hikmat dan kebijaksanaan (Yak 1:5).<\/p>\n<p>Allah berjanji untuk mengabulkan doa permintaan kita jika sesuatu yang kita minta itu sesuai dengan kehendak-Nya (1 Yoh 5:14-15). Menjadi bijak dan berhikmat pastilah merupakan kehendak Allah. Allah ingin agar Saudara membuat keputusan yang baik terkait hubungan yang Saudara miliki. Allah menginginkan orang Kristen bersukacita dan semakin dewasa sebagai hasil dari hubungan mereka itu. Jika Saudara meminta kepada Allah dengan hati yang terbuka dan rendah hati, Dia akan memberikan hikmat yang Saudara butuhkan terkait hubungan yang sedang Saudara jalani saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akhirnya, mintalah nasihat yang bijak dari mereka yang Saudara anggap sebagai orang Kristen yang sudah dewasa rohani, yang telah menikah dan telah berjalan bersama Allah selama bertahun-tahun. Mintalah bimbingan dari gembala Saudara, orangtua atau pemimpin gereja lainnya yang telah dewasa rohani. Pengalaman mereka selama bertahun-tahun akan memampukan mereka untuk memberikan nasihat yang berasal dari hikmat dan pengetahuan tentang Allah. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kami sering menerima pertanyaan sejenis ini: &#8220;Saya tertarik kepada dua laki-laki yang berbeda &#8230; yang mana yang harus saya pilih sebagai pacar saya?&#8221; Atau, &#8220;Saya sekarang sedang berpacaran dan pacar saya melakukan \/ mengatakan &#8216;_____&#8217;, jadi, haruskah saya putus dengan dia?&#8221; Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sangat sulit untuk kami jawab. Kami akan selalu berusaha [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41133,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"70"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[70],"tags":[146],"class_list":["post-41394","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-relasi","tag-relasi"],"better_featured_image":{"id":41133,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg?fit=500%2C337&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg"},"categories_detail":[{"id":70,"name":"Keluarga &amp; Relasi","description":"","slug":"relasi","count":76,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg?fit=500%2C337&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"957","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41394","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41394"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41394\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41394"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41394"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41394"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}