{"id":41471,"date":"2022-08-23T09:27:00","date_gmt":"2022-08-23T02:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=41471"},"modified":"2022-06-05T18:46:59","modified_gmt":"2022-06-05T11:46:59","slug":"apakah-kriteria-yang-seharusnya-saya-cari-dalam-berpacaran-dengan-wanita-kristen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apakah-kriteria-yang-seharusnya-saya-cari-dalam-berpacaran-dengan-wanita-kristen\/","title":{"rendered":"Apakah kriteria yang seharusnya saya cari dalam berpacaran dengan wanita Kristen?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Pacaran yang sering kita temui di jaman ini tidak dibahas dalam Alkitab. Sebaliknya, Alkitab membahas prinsip-prinsip pernikahan. Pacaran di jaman ini merupakan masa dimana pria dan wanita saling menilai kelayakannya sebagai calon pasangan hidup. Ini artinya bahwa seorang pacar Kristen seharusnya merupakan calon pasangan nikah. Seorang pria Kristen perlu mencari wanita yang dapat mendampingi dirinya untuk seumur hidup, bukan sekedar seorang yang dapat diajak senang-senang. Jika seorang pria tidak siap menikah, ia tidak seharusnya mencari pacar. Ketika pria mencari pacar, kualitas pertama dan terpenting yang harus dimiliki calon istri (sebagai seseorang yang akan sangat mempengaruhi kehidupannya) adalah keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus, dan kehidupan yang taat pada-Nya. Di dalam 2 Korintus 6:14, Paulus menghimbau supaya kita tidak menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang non-Kristen. Jika seorang wanita tidak beriman dalam Yesus Kristus, maka pria Kristen melakukan kesalahan besar berpacaran dengannya dan\/atau menikahinya. Dengan berkata demikian, kecocokan sebetulnya lebih dalam dari sekedar kriteria pasangan yang beragama Kristen. Adapun aspek lain dalam keseimbangan yang perlu dipertimbangkan. Sebagai contoh, keselarasan dalam tujuan rohani, kepercayaan doktrin, dan pandangan hidup sangat penting. Selebihnya, adapun aspek praktis seperti minat yang sama, tempo kehidupan yang sama, dan harapan yang sama tentang rumah tangga dan gaya hidup. Banyak pria menikahi wanita berdasarkan ketertarikan fisik saja, dan pernikahan yang dibangun di atas dasar itu sangat lemah . Alkitab memberi beberapa pedoman tentang sifat yang seharusnya dicari dalam wanita Kristen. Seorang wanita Kristen akan menunjukkan sikap tunduk kepada Tuhan. Rasul Paulus memberitahu para istri untuk tunduk kepada suami mereka seperti kepada Tuhan (Efesus 5:22-24). Jika kepada Tuhan saja wanita tidak tunduk, apalagi terhadap suaminya. Sifat tunduk ini bukan sikap, melainkan bagian dari roh wanita itu. Sikap yang manis tidak selalu tunduk, dan sikap kemauan keras tidak selalu memberontak. Seorang wanita dapat tunduk sesuai derajatnya ia dipengaruhi oleh Roh Allah, dan pengaruh Roh-Nya tergantung pada kedekatan hubungannya dengan Allah dan waktu yang ia habiskan dalam Firman. Seorang wanita Kristen harus menguntungkan dan memberkati suaminya. Ia membantu suaminya, sesuai contoh paling awal yang diberikan dalam kisah Adam dan Hawa. Jika seorang pria terpanggil sebagai pendeta atau misionaris, ia perlu mencari wanita Kristen yang sama-sama merasa terpanggil. Jika pria itu ingin mempunyai keluarga besar, ia perlu mencari wanita Kristen yang bercita-cita sama. Menurut panggilan setiap kita untuk mewakili Kristus (2 Korintus 5:20), seorang pria perlu mencari wanita yang siap membantu, bukan menghalanginya. Wanita Kristen perlu menunjukkan komitmen untuk berdoa (1 Tesalonika 5:16), menyemangati (1 Tesalonika 5:11), melayani (Ibrani 6:10), dan kebijaksanaan yang datang dari pengenalan Firman Allah (Kolose 3:16). Ini adalah ciri-ciri wanita yang berguna bagi seorang pria Kristen.\u00a0 (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Pacaran yang sering kita temui di jaman ini tidak dibahas dalam Alkitab. Sebaliknya, Alkitab membahas prinsip-prinsip pernikahan. Pacaran di jaman ini merupakan masa dimana pria dan wanita saling menilai kelayakannya sebagai calon pasangan hidup. Ini artinya bahwa seorang pacar Kristen seharusnya merupakan calon pasangan nikah. Seorang pria Kristen perlu mencari wanita yang dapat mendampingi dirinya untuk seumur hidup, bukan sekedar seorang yang dapat diajak senang-senang. Jika seorang pria tidak siap menikah, ia tidak seharusnya mencari pacar.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Ketika pria mencari pacar, kualitas pertama dan terpenting yang harus dimiliki calon istri (sebagai seseorang yang akan sangat mempengaruhi kehidupannya) adalah keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus, dan kehidupan yang taat pada-Nya. Di dalam 2 Korintus 6:14, Paulus menghimbau supaya kita tidak menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang non-Kristen. Jika seorang wanita tidak beriman dalam Yesus Kristus, maka pria Kristen melakukan kesalahan besar berpacaran dengannya dan\/atau menikahinya.<\/p>\n<p>Dengan berkata demikian, kecocokan sebetulnya lebih dalam dari sekedar kriteria pasangan yang beragama Kristen. Adapun aspek lain dalam keseimbangan yang perlu dipertimbangkan. Sebagai contoh, keselarasan dalam tujuan rohani, kepercayaan doktrin, dan pandangan hidup sangat penting. Selebihnya, adapun aspek praktis seperti minat yang sama, tempo kehidupan yang sama, dan harapan yang sama tentang rumah tangga dan gaya hidup. Banyak pria menikahi wanita berdasarkan ketertarikan fisik saja, dan pernikahan yang dibangun di atas dasar itu sangat lemah .<\/p>\n<p>Alkitab memberi beberapa pedoman tentang sifat yang seharusnya dicari dalam wanita Kristen. Seorang wanita Kristen akan menunjukkan sikap tunduk kepada Tuhan. Rasul Paulus memberitahu para istri untuk tunduk kepada suami mereka seperti kepada Tuhan (Efesus 5:22-24). Jika kepada Tuhan saja wanita tidak tunduk, apalagi terhadap suaminya. Sifat tunduk ini bukan sikap, melainkan bagian dari roh wanita itu. Sikap yang manis tidak selalu tunduk, dan sikap kemauan keras tidak selalu memberontak. Seorang wanita dapat tunduk sesuai derajatnya ia dipengaruhi oleh Roh Allah, dan pengaruh Roh-Nya tergantung pada kedekatan hubungannya dengan Allah dan waktu yang ia habiskan dalam Firman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang wanita Kristen harus menguntungkan dan memberkati suaminya. Ia membantu suaminya, sesuai contoh paling awal yang diberikan dalam kisah Adam dan Hawa. Jika seorang pria terpanggil sebagai pendeta atau misionaris, ia perlu mencari wanita Kristen yang sama-sama merasa terpanggil. Jika pria itu ingin mempunyai keluarga besar, ia perlu mencari wanita Kristen yang bercita-cita sama. Menurut panggilan setiap kita untuk mewakili Kristus (2 Korintus 5:20), seorang pria perlu mencari wanita yang siap membantu, bukan menghalanginya. Wanita Kristen perlu menunjukkan komitmen untuk berdoa (1 Tesalonika 5:16), menyemangati (1 Tesalonika 5:11), melayani (Ibrani 6:10), dan kebijaksanaan yang datang dari pengenalan Firman Allah (Kolose 3:16). Ini adalah ciri-ciri wanita yang berguna bagi seorang pria Kristen.\u00a0 (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Pacaran yang sering kita temui di jaman ini tidak dibahas dalam Alkitab. Sebaliknya, Alkitab membahas prinsip-prinsip pernikahan. Pacaran di jaman ini merupakan masa dimana pria dan wanita saling menilai kelayakannya sebagai calon pasangan hidup. Ini artinya bahwa seorang pacar Kristen seharusnya merupakan calon pasangan nikah. Seorang pria Kristen perlu mencari wanita yang dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41133,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[70],"tags":[146],"class_list":["post-41471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-relasi","tag-relasi"],"better_featured_image":{"id":41133,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg?fit=500%2C337&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg"},"categories_detail":[{"id":70,"name":"Keluarga &amp; Relasi","description":"","slug":"relasi","count":76,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg?fit=500%2C337&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1133","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}