{"id":42203,"date":"2020-09-15T13:27:07","date_gmt":"2020-09-15T06:27:07","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42203"},"modified":"2020-09-15T12:14:51","modified_gmt":"2020-09-15T05:14:51","slug":"saya-adalah-orang-kristen-yang-kecanduan-merokok-bagaimana-caranya-supaya-saya-bisa-berhenti-merokok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/saya-adalah-orang-kristen-yang-kecanduan-merokok-bagaimana-caranya-supaya-saya-bisa-berhenti-merokok\/","title":{"rendered":"Saya adalah orang Kristen yang kecanduan merokok. Bagaimana caranya supaya saya bisa berhenti merokok?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id -\u00a0 Banyak orang Kristen yang pernah menjadi perokok berat selama bertahun-tahun dapat memahami kesulitan yang dihadapi mereka yang mencoba untuk berhenti merokok. Mereka sepenuhnya dapat memahami perjuangan yang dialami oleh mereka yang ingin berhenti merokok. Ini memang tidak mudah, tapi bisa dilakukan. Banyak perokok-yang-tadinya-menghabiskan-dua-bungkus-sehari sudah terbebas dari kecanduan merokok. Hal ini dapat dilakukan ketika kita menyerahkannya kepada Allah, dengan mengandalkan kekuatan dan kuasa-Nya. Ada banyak alasan mengapa berhenti dari kebiasaan merokok adalah hal yang baik, terlebih bagi orang Kristen. Jika orang Kristen tidak yakin mengapa dia harus berhenti merokok dan tidak yakin apakah merokok itu dosa atau bukan, artikel kami yang berjudul &quot;Apa pandangan kekristenan terhadap merokok? Apakah merokok itu dosa?&quot; bisa membantu Saudara untuk memahaminya. Alasan yang diuraikan di artikel tersebut seharusnya sudah memberikan motivasi yang cukup bagi seorang perokok untuk berhenti merokok. Jika seseorang sudah bertekad untuk berhenti merokok, harus dipahami bahwa berhenti merokok dikenal sebagai salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan. Penelitian telah menunjukkan bahwa nikotin adalah zat yang sangat adiktif. Bahkan, ada beberapa penelitian yang menyatakan kalau nikotin lebih adiktif ketimbang heroin. Tapi, fakta tersebut tidak perlu membuat kita berkecil hati. Paulus mengatakan dalam Filipi 4:13 (AYT), &quot;Aku dapat melakukan segala sesuatu melalui Dia yang memberi kekuatan kepadaku.&quot; Meskipun sulit, dan mungkin akan memakan waktu yang cukup lama sebelum seseorang benar-benar tidak lagi kecanduan untuk merokok, sebagai orang Kristen kita harus memandang kepada Allah semata, yang menjadi sumber pertolongan kita. Kita menetapkan hati kita pada hal-hal di atas. Kemudian, kita berdoa supaya Allah memberikan kita kekuatan agar bisa memperoleh kemenangan dalam menghadapi pencobaan ini. Begitu banyak orang meninggalkan Allah dalam usaha mereka untuk mengatasi kebiasaan buruk. Itu merupakan kesalahan besar. Berdoa adalah tindakan yang benar-benar tepat untuk menghadapi jenis situasi seperti ini, di mana kita langsung membawa masalah kita ke hadapan takhta Allah; kepada Dia yang bisa menyelesaikannya. Mengandalkan kekuatan Roh Kudus tidak berarti bahwa kita tidak boleh menggunakan berbagai alat bantu medis untuk berhenti merokok. Banyak orang yang begitu terbantu dengan berbagai macam koyo (patch), permen karet, pil, dll. Setelah berdoa dan berkonsultasi dengan dokter, jika Allah memberi Saudara perasaan damai sejahtera ketika menggunakan alat bantu medis ini untuk berhenti merokok, tidak ada alasan yang alkitabiah mengapa Saudara tidak boleh menggunakannya. Allah telah menyatakan bahwa kasih karunia-Nya cukup bagi kita (2 Kor 12:9). Saat kita lemah, Dia kuat. Keinginan kita untuk merokok akan berkurang ketika kita bertumbuh dan menjadi semakin kuat di dalam Allah. Kuasa Allah akan bekerja di dalam kita untuk mengurangi dorongan untuk merokok, semua demi kemuliaan-Nya. Allah akan memberi kita kekuatan untuk mendahulukan Kristus sebelum diri kita sendiri. Dalam hal ini, kita akan memahami kalau apa yang kita tinggalkan tidak akan sebaik dengan apa yang akan kita peroleh.\u00a0 (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211;\u00a0 Banyak orang Kristen yang pernah menjadi perokok berat selama bertahun-tahun dapat memahami kesulitan yang dihadapi mereka yang mencoba untuk berhenti merokok. Mereka sepenuhnya dapat memahami perjuangan yang dialami oleh mereka yang ingin berhenti merokok. Ini memang tidak mudah, tapi bisa dilakukan. Banyak perokok-yang-tadinya-menghabiskan-dua-bungkus-sehari sudah terbebas dari kecanduan merokok. Hal ini dapat dilakukan ketika kita menyerahkannya kepada Allah, dengan mengandalkan kekuatan dan kuasa-Nya.<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada banyak alasan mengapa berhenti dari kebiasaan merokok adalah hal yang baik, terlebih bagi orang Kristen. Jika orang Kristen tidak yakin mengapa dia harus berhenti merokok dan tidak yakin apakah merokok itu dosa atau bukan, artikel kami yang berjudul &#8220;Apa pandangan kekristenan terhadap merokok? Apakah merokok itu dosa?&#8221; bisa membantu Saudara untuk memahaminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alasan yang diuraikan di artikel tersebut seharusnya sudah memberikan motivasi yang cukup bagi seorang perokok untuk berhenti merokok. Jika seseorang sudah bertekad untuk berhenti merokok, harus dipahami bahwa berhenti merokok dikenal sebagai salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan. Penelitian telah menunjukkan bahwa nikotin adalah zat yang sangat adiktif. Bahkan, ada beberapa penelitian yang menyatakan kalau nikotin lebih adiktif ketimbang heroin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, fakta tersebut tidak perlu membuat kita berkecil hati. Paulus mengatakan dalam Filipi 4:13 (AYT), &#8220;Aku dapat melakukan segala sesuatu melalui Dia yang memberi kekuatan kepadaku.&#8221; Meskipun sulit, dan mungkin akan memakan waktu yang cukup lama sebelum seseorang benar-benar tidak lagi kecanduan untuk merokok, sebagai orang Kristen kita harus memandang kepada Allah semata, yang menjadi sumber pertolongan kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita menetapkan hati kita pada hal-hal di atas. Kemudian, kita berdoa supaya Allah memberikan kita kekuatan agar bisa memperoleh kemenangan dalam menghadapi pencobaan ini. Begitu banyak orang meninggalkan Allah dalam usaha mereka untuk mengatasi kebiasaan buruk. Itu merupakan kesalahan besar. Berdoa adalah tindakan yang benar-benar tepat untuk menghadapi jenis situasi seperti ini, di mana kita langsung membawa masalah kita ke hadapan takhta Allah; kepada Dia yang bisa menyelesaikannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengandalkan kekuatan Roh Kudus tidak berarti bahwa kita tidak boleh menggunakan berbagai alat bantu medis untuk berhenti merokok. Banyak orang yang begitu terbantu dengan berbagai macam koyo (patch), permen karet, pil, dll. Setelah berdoa dan berkonsultasi dengan dokter, jika Allah memberi Saudara perasaan damai sejahtera ketika menggunakan alat bantu medis ini untuk berhenti merokok, tidak ada alasan yang alkitabiah mengapa Saudara tidak boleh menggunakannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Allah telah menyatakan bahwa kasih karunia-Nya cukup bagi kita (2 Kor 12:9). Saat kita lemah, Dia kuat. Keinginan kita untuk merokok akan berkurang ketika kita bertumbuh dan menjadi semakin kuat di dalam Allah. Kuasa Allah akan bekerja di dalam kita untuk mengurangi dorongan untuk merokok, semua demi kemuliaan-Nya. Allah akan memberi kita kekuatan untuk mendahulukan Kristus sebelum diri kita sendiri. Dalam hal ini, kita akan memahami kalau apa yang kita tinggalkan tidak akan sebaik dengan apa yang akan kita peroleh.\u00a0 (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211;\u00a0 Banyak orang Kristen yang pernah menjadi perokok berat selama bertahun-tahun dapat memahami kesulitan yang dihadapi mereka yang mencoba untuk berhenti merokok. Mereka sepenuhnya dapat memahami perjuangan yang dialami oleh mereka yang ingin berhenti merokok. Ini memang tidak mudah, tapi bisa dilakukan. Banyak perokok-yang-tadinya-menghabiskan-dua-bungkus-sehari sudah terbebas dari kecanduan merokok. Hal ini dapat dilakukan ketika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39826,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"134"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[122],"class_list":["post-42203","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum","tag-eskatologi"],"better_featured_image":{"id":39826,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/question_mark.png","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/question_mark.png?fit=768%2C341&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/question_mark.png"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/question_mark.png?fit=900%2C400&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1048","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42203","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42203"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42203\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42203"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42203"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42203"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}