{"id":42215,"date":"2020-02-18T11:34:43","date_gmt":"2020-02-18T04:34:43","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42215"},"modified":"2020-04-24T13:23:38","modified_gmt":"2020-04-24T06:23:38","slug":"bagaimana-seharusnya-orang-kristen-membantu-para-pengemis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bagaimana-seharusnya-orang-kristen-membantu-para-pengemis\/","title":{"rendered":"Bagaimana seharusnya orang Kristen membantu para pengemis?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_34007\" aria-describedby=\"caption-attachment-34007\" style=\"width: 355px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"34007\" data-permalink=\"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?attachment_id=34007\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/orang-kaya-dan-lazarus-yang-miskin-lukas_5df76cbdec217.jpeg?fit=355%2C415&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"355,415\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"ORANG KAYA DAN LAZARUS YANG MISKIN (Lukas_5df76cbe74dde.jpeg\" data-image-description=\"&lt;p&gt;bc5730acf98fc71e7c49a788c6bd0663&lt;\/p&gt;\n\" data-image-caption=\"\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/orang-kaya-dan-lazarus-yang-miskin-lukas_5df76cbdec217.jpeg?fit=355%2C415&amp;ssl=1\" class=\"wp-image-34007 size-full\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/orang-kaya-dan-lazarus-yang-miskin-lukas_5df76cbdec217.jpeg?resize=355%2C415&#038;ssl=1\" alt=\"Orang kaya dan Lazarus yang miskin\" width=\"355\" height=\"415\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-34007\" class=\"wp-caption-text\">Orang kaya dan Lazarus yang miskin<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ada banyak pendapat terkait pertanyaan tentang bagaimana membantu para pengemis dan peminta-minta. Beberapa orang memilih memberikan mereka uang; terserah mereka yang menentukan bagaimana ingin menggunakan uang tersebut, apakah untuk membeli makanan, alkohol, ataupun narkoba. Sementara yang lainnya lebih memilih untuk memberikan mereka makanan\/air ketimbang uang, mengingat ada kemungkinan kalau mereka tidak akan menggunakan uang itu sebagaimana mestinya. Mana yang benar? Secara alkitabiah, kita memang harus membantu orang miskin. Tapi, apakah tanggung jawab kita berakhir dengan hanya memberi saja? Haruskah kita memberi dan memastikan pemberian itu digunakan untuk tujuan yang tepat? Ketimbang memberikan uang atau makanan\/air, beberapa orang lebih suka menawarkan tumpangan ke tempat penampungan setempat. Ada juga yang lebih memilih menyumbangkan uangnya langsung ke tempat penampungan. Dengan mendukung tempat penampungan ini, kita bisa membantu orang miskin yang berpotensi menjadi pengemis di jalanan. Jika gereja lokal memiliki \u201cbank makanan,\u201d ikut berkontribusilah di sana. Arahkan para pengemis untuk pergi ke sana dan mendapatkan bantuan. Cara ini mungkin menjadi cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka tanpa membuat mereka menjadi berdosa. \u201cBank makanan\u201d yang dikelola gereja juga memberikan kesempatan yang sangat baik untuk memberitakan Injil kepada para tunawisma dan orang-orang yang berkekurangan ini. Allah memerintahkan orang Kristen untuk membantu orang miskin. Allah akan memberkati kita ketika kita melakukan hal tersebut. Daud menyatakan di mazmurnya, &quot;Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka. TUHAN akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi; Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan musuhnya!&quot; (Mzm 41:1-2). Membantu orang miskin, termasuk para pengemis di sudut-sudut jalanan, merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Setiap orang Kristen harus membantu orang-orang ini karena Allah sendiri yang memerintahkan hal tersebut kepada kita. Pada saat bersamaan, kita juga jangan lupa untuk berdoa bagi mereka yang berkekurangan ini. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Ada banyak pendapat terkait pertanyaan tentang bagaimana membantu para pengemis dan peminta-minta. Beberapa orang memilih memberikan mereka uang; terserah mereka yang menentukan bagaimana ingin menggunakan uang tersebut, apakah untuk membeli makanan, alkohol, ataupun narkoba. Sementara yang lainnya lebih memilih untuk memberikan mereka makanan\/air ketimbang uang, mengingat ada kemungkinan kalau mereka tidak akan menggunakan uang itu sebagaimana mestinya. Mana yang benar? Secara alkitabiah, kita memang harus membantu orang miskin. Tapi, apakah tanggung jawab kita berakhir dengan hanya memberi saja? Haruskah kita memberi dan memastikan pemberian itu digunakan untuk tujuan yang tepat?<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketimbang memberikan uang atau makanan\/air, beberapa orang lebih suka menawarkan tumpangan ke tempat penampungan setempat. Ada juga yang lebih memilih menyumbangkan uangnya langsung ke tempat penampungan. Dengan mendukung tempat penampungan ini, kita bisa membantu orang miskin yang berpotensi menjadi pengemis di jalanan. Jika gereja lokal memiliki \u201cbank makanan,\u201d ikut berkontribusilah di sana. Arahkan para pengemis untuk pergi ke sana dan mendapatkan bantuan. Cara ini mungkin menjadi cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka tanpa membuat mereka menjadi berdosa. \u201cBank makanan\u201d yang dikelola gereja juga memberikan kesempatan yang sangat baik untuk memberitakan Injil kepada para tunawisma dan orang-orang yang berkekurangan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Allah memerintahkan orang Kristen untuk membantu orang miskin. Allah akan memberkati kita ketika kita melakukan hal tersebut. Daud menyatakan di mazmurnya, &#8220;Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka. TUHAN akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi; Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan musuhnya!&#8221; (Mzm 41:1-2).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membantu orang miskin, termasuk para pengemis di sudut-sudut jalanan, merupakan hal yang benar untuk dilakukan. Setiap orang Kristen harus membantu orang-orang ini karena Allah sendiri yang memerintahkan hal tersebut kepada kita. Pada saat bersamaan, kita juga jangan lupa untuk berdoa bagi mereka yang berkekurangan ini. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ada banyak pendapat terkait pertanyaan tentang bagaimana membantu para pengemis dan peminta-minta. Beberapa orang memilih memberikan mereka uang; terserah mereka yang menentukan bagaimana ingin menggunakan uang tersebut, apakah untuk membeli makanan, alkohol, ataupun narkoba. Sementara yang lainnya lebih memilih untuk memberikan mereka makanan\/air ketimbang uang, mengingat ada kemungkinan kalau mereka tidak akan menggunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":34007,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[],"class_list":["post-42215","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum"],"better_featured_image":{"id":34007,"alt_text":"","caption":"","description":"bc5730acf98fc71e7c49a788c6bd0663","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/orang-kaya-dan-lazarus-yang-miskin-lukas_5df76cbdec217.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/orang-kaya-dan-lazarus-yang-miskin-lukas_5df76cbdec217.jpeg?fit=355%2C415&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"2663","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42215","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42215"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42215\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42215"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42215"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42215"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}