{"id":42233,"date":"2020-02-19T11:36:12","date_gmt":"2020-02-19T04:36:12","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42233"},"modified":"2020-04-24T13:23:38","modified_gmt":"2020-04-24T06:23:38","slug":"pandangan-menurut-alkitab-mengenai-bedah-kosmetik-operasi-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pandangan-menurut-alkitab-mengenai-bedah-kosmetik-operasi-plastik\/","title":{"rendered":"Pandangan menurut Alkitab  mengenai bedah kosmetik \/ operasi plastik?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Alkitab tidak secara khusus membahas boleh tidaknya orang Kristen melakukan operasi plastik ataupun bedah kosmetik. Alkitab tidak menyatakan kalau operasi plastik ini merupakan hal yang salah. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seseorang terkait soal ini. Mengubah tubuh seseorang merupakan hal yang tidak wajar. Selalu ada efek sampingnya, baik secara fisik maupun psikologis. Siapa pun yang akan dioperasi harus terlebih dahulu meneliti secara menyeluruh semua alternatif, risiko, dan efek samping terkait dengan operasi tersebut. Ia juga perlu menguji motivasinya dalam melakukan operasi itu. Bagi mereka yang memiliki fisik yang cacat \u2013 baik karena faktor genetik atau kecelakaan \u2013 merupakan hal yang wajar untuk bisa berbaur di dalam masyarakat dan merasa &quot;normal.&quot; Ada juga kasus kelainan yang menyebabkan seseorang merasa sangat tidak nyaman dengan dirinya sendiri, seperti memiliki hidung yang sangat besar atau cacat. Tapi, untuk kebanyakan orang, operasi plastik hanyalah upaya untuk mengisi kekosongan emosional melalui tampilan fisik; supaya bisa menarik perhatian, ataupun supaya bisa diterima oleh orang lain. Prosedur kosmetik yang paling umum dilakukan misalnya pembesaran atau pengencangan payudara, sedot lemak (menghilangkan lemak tubuh), facelifts, operasi pengencangan kelopak mata, pantat dan anggota tubuh lainnya, perawatan urat-urat yang menonjol di kaki, suntikan botox \/ lemak, dan membentuk kembali hidung dan wajah. Sekitar dua juta orang melakukan prosedur-prosedur tersebut setiap tahunnya. Mereka rela menghamburkan uang dan mengorbankan waktu dan kenyamanan mereka. Ketika kesombongan memotivasi seseorang untuk melakukan operasi, dia telah menjadi berhala bagi dirinya sendiri. Alkitab memperingatkan kita untuk tidak menjadi besar kepala atau sombong (Flp 2:3-4). Juga, jangan menarik perhatian orang-orang kepada diri kita sendiri melalui penampilan kita (1 Tim 2:9). Keprihatinan lainnya adalah terkait biayanya. Ini merupakan pertimbangan yang utama karena kebanyakan orang memiliki keluarga. Biaya operasi plastik seharusnya jangan sampai mengorbankan kebutuhan keluarga. Alkitab juga memerintahkan supaya menggunakan uang yang Allah percayakan kepada kita dengan bijak (Ams 11:24-25; Luk 16:10-12). Hal yang paling penting untuk dilakukan sebelum membuat keputusan untuk menjalani operasi plastik adalah berkonsultasi dengan Allah. Alkitab memberitahu kita bahwa Allah peduli tentang setiap kekhawatiran dan keprihatinan yang kita miliki, sehingga kita harus membawa masalah kita kepada-Nya (1 Ptr 5:7). Melalui hikmat dan bimbingan Roh Kudus dan Firman Tuhan, kita diberi kemampuan untuk membuat keputusan yang bisa menyenangkan dan memuliakan-Nya. &quot;Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji&quot; (Ams 31:30). Bahkan ahli bedah yang paling terampil pun tidak bisa menahan kuasa dari dimensi waktu. Semua operasi kosmetik pada akhirnya akan membuahkan hasil yang sama \u2013 penuaan. Bagian-bagian tubuh yang dikencangkan akan menjadi kendur kembali. Wajah yang sudah diubah melalui bedah kosmetik itu pada akhirnya akan memiliki kerutan. Merupakan hal yang jauh lebih bijaksana untuk mempercantik pribadi yang ada di dalamnya, karena \u201cperhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah&quot; (1 Ptr 3:4). (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Alkitab tidak secara khusus membahas boleh tidaknya orang Kristen melakukan operasi plastik ataupun bedah kosmetik. Alkitab tidak menyatakan kalau operasi plastik ini merupakan hal yang salah. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seseorang terkait soal ini. Mengubah tubuh seseorang merupakan hal yang tidak wajar. Selalu ada efek sampingnya, baik secara fisik maupun psikologis. Siapa pun yang akan dioperasi harus terlebih dahulu meneliti secara menyeluruh semua alternatif, risiko, dan efek samping terkait dengan operasi tersebut. Ia juga perlu menguji motivasinya dalam melakukan operasi itu.<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi mereka yang memiliki fisik yang cacat \u2013 baik karena faktor genetik atau kecelakaan \u2013 merupakan hal yang wajar untuk bisa berbaur di dalam masyarakat dan merasa &#8220;normal.&#8221; Ada juga kasus kelainan yang menyebabkan seseorang merasa sangat tidak nyaman dengan dirinya sendiri, seperti memiliki hidung yang sangat besar atau cacat. Tapi, untuk kebanyakan orang, operasi plastik hanyalah upaya untuk mengisi kekosongan emosional melalui tampilan fisik; supaya bisa menarik perhatian, ataupun supaya bisa diterima oleh orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prosedur kosmetik yang paling umum dilakukan misalnya pembesaran atau pengencangan payudara, sedot lemak (menghilangkan lemak tubuh), facelifts, operasi pengencangan kelopak mata, pantat dan anggota tubuh lainnya, perawatan urat-urat yang menonjol di kaki, suntikan botox \/ lemak, dan membentuk kembali hidung dan wajah. Sekitar dua juta orang melakukan prosedur-prosedur tersebut setiap tahunnya. Mereka rela menghamburkan uang dan mengorbankan waktu dan kenyamanan mereka. Ketika kesombongan memotivasi seseorang untuk melakukan operasi, dia telah menjadi berhala bagi dirinya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alkitab memperingatkan kita untuk tidak menjadi besar kepala atau sombong (Flp 2:3-4). Juga, jangan menarik perhatian orang-orang kepada diri kita sendiri melalui penampilan kita (1 Tim 2:9). Keprihatinan lainnya adalah terkait biayanya. Ini merupakan pertimbangan yang utama karena kebanyakan orang memiliki keluarga. Biaya operasi plastik seharusnya jangan sampai mengorbankan kebutuhan keluarga. Alkitab juga memerintahkan supaya menggunakan uang yang Allah percayakan kepada kita dengan bijak (Ams 11:24-25; Luk 16:10-12).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal yang paling penting untuk dilakukan sebelum membuat keputusan untuk menjalani operasi plastik adalah berkonsultasi dengan Allah. Alkitab memberitahu kita bahwa Allah peduli tentang setiap kekhawatiran dan keprihatinan yang kita miliki, sehingga kita harus membawa masalah kita kepada-Nya (1 Ptr 5:7). Melalui hikmat dan bimbingan Roh Kudus dan Firman Tuhan, kita diberi kemampuan untuk membuat keputusan yang bisa menyenangkan dan memuliakan-Nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji&#8221; (Ams 31:30). Bahkan ahli bedah yang paling terampil pun tidak bisa menahan kuasa dari dimensi waktu. Semua operasi kosmetik pada akhirnya akan membuahkan hasil yang sama \u2013 penuaan. Bagian-bagian tubuh yang dikencangkan akan menjadi kendur kembali. Wajah yang sudah diubah melalui bedah kosmetik itu pada akhirnya akan memiliki kerutan. Merupakan hal yang jauh lebih bijaksana untuk mempercantik pribadi yang ada di dalamnya, karena \u201cperhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang <strong><em>tidak binasa<\/em><\/strong> yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah&#8221; (1 Ptr 3:4). (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Alkitab tidak secara khusus membahas boleh tidaknya orang Kristen melakukan operasi plastik ataupun bedah kosmetik. Alkitab tidak menyatakan kalau operasi plastik ini merupakan hal yang salah. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seseorang terkait soal ini. Mengubah tubuh seseorang merupakan hal yang tidak wajar. Selalu ada efek sampingnya, baik secara fisik maupun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":39667,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[],"class_list":["post-42233","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum"],"better_featured_image":{"id":39667,"alt_text":"","caption":"","description":"8c499ad838d32be0c4104be1015cf6dd","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/perbaikan-selaput-dara-pegiat-perempuan-tuntut-operasi-diakhiri_5e3701b55d961.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/perbaikan-selaput-dara-pegiat-perempuan-tuntut-operasi-diakhiri_5e3701b55d961.jpeg?fit=320%2C180&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/perbaikan-selaput-dara-pegiat-perempuan-tuntut-operasi-diakhiri_5e3701b55d961.jpeg"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/perbaikan-selaput-dara-pegiat-perempuan-tuntut-operasi-diakhiri_5e3701b55d961.jpeg?fit=320%2C180&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"6300","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42233"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42233\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}