{"id":42359,"date":"2020-12-14T09:27:05","date_gmt":"2020-12-14T02:27:05","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42359"},"modified":"2020-11-15T10:20:53","modified_gmt":"2020-11-15T03:20:53","slug":"apa-kata-alkitab-tentang-minum-alkohol-anggur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apa-kata-alkitab-tentang-minum-alkohol-anggur\/","title":{"rendered":"Apa kata Alkitab tentang minum alkohol\/anggur?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Alkitab mempunyai banyak instruksi mengenai konsumsi alkohol (Imamat 10:9; Bilangan 6:3; Ulangan 29:6; Hakim-Hakim 13:4,7,14; Amsal 20:1, 31:4; Yesaya 5:11,22, 24:9, 28:7, 29:9, 56:12). Akan tetapi, Alkitab tidak melarang seorang Kristen untuk meminum bir, anggur, atau minuman beralkohol lainnya. Sebaliknya, adapun bagian Alkitab yang membicarakan alkohol secara positif. Pengkhotbah 9:7 menghimbau, \u201cMinumlah anggurmu dengan hati yang senang.\u201d Mazmur 104:14-15 menyatakan bahwa Allah memberi anggur yang \u201cyang menyukakan hati manusia.\u201d Amos 9:14 menunjukkan bahwa meminum anggur dari kebun milik sendiri adalah pertanda berkat Allah. Yesaya 55:1 menyarankan, \u201cTerimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!\u201d Orang Kristen diperintahkan untuk menjauhkan diri dari kemabukan (Efesus 5:18). Alkitab mengecam kemabukan dan akibatnya (Amsal 23:29-35). Orang Kristen juga diperintahkan untuk tidak membiarkan tubuh mereka \u201cdiperbudak\u201d oleh apapun (1 Korintus 6:12; 2 Petrus 2:19). Alkitab juga melarang seorang Kristen dari melakukan apapun yang dapat menyinggung orang atau yang dapat membuat orang jatuh dalam dosa (1 Korintus 8:9-13). Dengan pemahaman prinsip-prinsip ini, sulit sekali bagi orang Kristen untuk mengatakan bahwa dengan minum sampai mabuk mereka memuliakan Tuhan (1 Korintus 10:31). Yesus mengubah air menjadi anggur. Bahkan nampaknya kadang-kadang Yesus minum anggur (Yohanes 2:1-11; Matius 26:29). Dalam masa Perjanjian Baru air tidak selalu bersih. Tanpa usaha sanitasi modern, air dipenuhi dengan bakteri, virus dan segala macam kontaminasi lainnya. Hal yang sama juga terjadi di banyak dunia ketiga pada zaman sekarang ini. Akibatnya orang minum anggur (atau jus buah anggur) karena kecil kemungkinan untuk minuman itu terkontaminasi. Dalam 1 Timotius 5:23 Paulus menasehati Timotius untuk berhenti minum air (yang barangkali menyebabkan dia sakit perut) dan minum anggur. Di dalam Alkitab, kata bahasa Yunani untuk anggur adalah kata yang umum dipakai sehari-hari. Pada waktu itu minuman anggur difermentasikan tapi tidak sampai ke taraf seperti yang dilakukan saat ini. Tidak benar kalau dikatakan minuman anggur pada zaman itu sama dengan jus anggur sekarang, namun juga tidak benar kalau dikatakan bahwa minuman anggur dalam Alkitab sama dengan minuman anggur sekarang. Sekali lagi Alkitab tidak melarang orang Kristen untuk minum bir, anggur atau minuman lain yang mengandung alkohol. Alkohol itu sendiri tidak dinodai oleh dosa. Yang orang Kristen harus hindari adalah kemabukan dan kecanduan alkohol (Efesus 5:18; 1 Korintus 6:12). Alkohol, jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, tidak membahayakan atau mengikat. Sebaliknya, ada beberapa dokter yang menganjurkan konsumsi anggur merah sedikit karena bermanfaat bagi kesehatan jantung. Konsumsi alkohol dalam jumlah yang terkendali adalah kebebasan Kristen. Kemabukan dan kecanduan adalah dosa. Namun, mengingat pertimbangan Alkitab mengenai efek alkohol karena mudahnya melupakan batas, dan juga karena dapat menjatuhkan iman orang lain, maka seringkali lebih baik supaya orang Kristen sendiri berpantang dari kebiasaan meminum alkohol. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Alkitab mempunyai banyak instruksi mengenai konsumsi alkohol (Imamat 10:9; Bilangan 6:3; Ulangan 29:6; Hakim-Hakim 13:4,7,14; Amsal 20:1, 31:4; Yesaya 5:11,22, 24:9, 28:7, 29:9, 56:12). Akan tetapi, Alkitab tidak melarang seorang Kristen untuk meminum bir, anggur, atau minuman beralkohol lainnya. Sebaliknya, adapun bagian Alkitab yang membicarakan alkohol secara positif. Pengkhotbah 9:7 menghimbau, \u201cMinumlah anggurmu dengan hati yang senang.\u201d Mazmur 104:14-15 menyatakan bahwa Allah memberi anggur yang \u201cyang menyukakan hati manusia.\u201d Amos 9:14 menunjukkan bahwa meminum anggur dari kebun milik sendiri adalah pertanda berkat Allah. Yesaya 55:1 menyarankan, \u201cTerimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!\u201d<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Orang Kristen diperintahkan untuk menjauhkan diri dari kemabukan (Efesus 5:18). Alkitab mengecam kemabukan dan akibatnya (Amsal 23:29-35). Orang Kristen juga diperintahkan untuk tidak membiarkan tubuh mereka \u201cdiperbudak\u201d oleh apapun (1 Korintus 6:12; 2 Petrus 2:19). Alkitab juga melarang seorang Kristen dari melakukan apapun yang dapat menyinggung orang atau yang dapat membuat orang jatuh dalam dosa (1 Korintus 8:9-13). Dengan pemahaman prinsip-prinsip ini, sulit sekali bagi orang Kristen untuk mengatakan bahwa dengan minum sampai mabuk mereka memuliakan Tuhan (1 Korintus 10:31).<\/p>\n<p>Yesus mengubah air menjadi anggur. Bahkan nampaknya kadang-kadang Yesus minum anggur (Yohanes 2:1-11; Matius 26:29). Dalam masa Perjanjian Baru air tidak selalu bersih. Tanpa usaha sanitasi modern, air dipenuhi dengan bakteri, virus dan segala macam kontaminasi lainnya. Hal yang sama juga terjadi di banyak dunia ketiga pada zaman sekarang ini. Akibatnya orang minum anggur (atau jus buah anggur) karena kecil kemungkinan untuk minuman itu terkontaminasi. Dalam 1 Timotius 5:23 Paulus menasehati Timotius untuk berhenti minum air (yang barangkali menyebabkan dia sakit perut) dan minum anggur. Di dalam Alkitab, kata bahasa Yunani untuk anggur adalah kata yang umum dipakai sehari-hari. Pada waktu itu minuman anggur difermentasikan tapi tidak sampai ke taraf seperti yang dilakukan saat ini. Tidak benar kalau dikatakan minuman anggur pada zaman itu sama dengan jus anggur sekarang, namun juga tidak benar kalau dikatakan bahwa minuman anggur dalam Alkitab sama dengan minuman anggur sekarang. Sekali lagi Alkitab tidak melarang orang Kristen untuk minum bir, anggur atau minuman lain yang mengandung alkohol. Alkohol itu sendiri tidak dinodai oleh dosa. Yang orang Kristen harus hindari adalah kemabukan dan kecanduan alkohol (Efesus 5:18; 1 Korintus 6:12).<\/p>\n<p>Alkohol, jika dikonsumsi dalam jumlah kecil, tidak membahayakan atau mengikat. Sebaliknya, ada beberapa dokter yang menganjurkan konsumsi anggur merah sedikit karena bermanfaat bagi kesehatan jantung. Konsumsi alkohol dalam jumlah yang terkendali adalah kebebasan Kristen. Kemabukan dan kecanduan adalah dosa. Namun, mengingat pertimbangan Alkitab mengenai efek alkohol karena mudahnya melupakan batas, dan juga karena dapat menjatuhkan iman orang lain, maka seringkali lebih baik supaya orang Kristen sendiri berpantang dari kebiasaan meminum alkohol. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Alkitab mempunyai banyak instruksi mengenai konsumsi alkohol (Imamat 10:9; Bilangan 6:3; Ulangan 29:6; Hakim-Hakim 13:4,7,14; Amsal 20:1, 31:4; Yesaya 5:11,22, 24:9, 28:7, 29:9, 56:12). Akan tetapi, Alkitab tidak melarang seorang Kristen untuk meminum bir, anggur, atau minuman beralkohol lainnya. Sebaliknya, adapun bagian Alkitab yang membicarakan alkohol secara positif. Pengkhotbah 9:7 menghimbau, \u201cMinumlah anggurmu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33511,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[122],"class_list":["post-42359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum","tag-eskatologi"],"better_featured_image":{"id":33511,"alt_text":"","caption":"","description":"8acade6fafae0d999304dbd2924da6f5","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/masalah-anda-bukan-dosa-anda_5df753c799a58.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/masalah-anda-bukan-dosa-anda_5df753c799a58.jpeg?fit=310%2C318&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"5291","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42359\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}