{"id":42377,"date":"2020-11-15T09:27:04","date_gmt":"2020-11-15T02:27:04","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42377"},"modified":"2020-11-15T11:14:36","modified_gmt":"2020-11-15T04:14:36","slug":"apa-itu-berdosa-sampai-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apa-itu-berdosa-sampai-mati\/","title":{"rendered":"Apa itu berdosa sampai mati?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - 1 Yohanes 5:16 itu salah satu ayat Perjanjian Baru yang paling sulit ditafsirkan. \u201cKalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa\u201d (1 Yohanes 5:16). Dari semua penafsiran yang ada, tidak ada yang bisa menjawab dengan tuntas pertanyaan mengenai ayat ini. Penafsiran terbaik diperoleh dengan membandingkan ayat ini dengan apa yang terjadi pada Ananias dan Safira dalam Kisah 5:1-10 (lihat pula 1 Korintus 11:30). \u201cBerdosa sampai mati\u201d itu merupakan dosa yang sengaja, terus menerus dan tidak pernah disesali. Allah, dalam anugrah-Nya mengizinkan anak-anak-Nya berdosa tanpa segera menghukum mereka. Namun demikian, ada saatnya Allah tidak lagi mengizinkan orang-percaya terus menerus berdosa tanpa penyesalan. Ketika titik ini tercapai, Allah kadang-kadang memutuskan menghukum orang Kristen itu, bahkan sampai mencabut nyawanya. Itulah yang dilakukan-Nya dalam Kisah 5:1-10 dan 1 Korintus 11:28-32. Kemungkinan ini yang dijabarkan Paulus kepada gereja Korintus dalam 1 Korintus 5:1-5. Kita perlu berdoa bagi orang-orang Kristen yang berdosa. Namun demikian, ada waktunya ketika Allah tidak lagi mendengar doa-doa untuk orang percaya yang berdosa, ketika Dia memutuskan bahwa sudah tiba waktunya untuk penghakiman. Sulit untuk menyadari kapan waktunya ketika sudah terlambat untuk berdoa bagi seseorang. Allah itu baik dan adil, dan kita harus membiarkan Dia untuk memutuskan kapankah waktu penghakiman itu datang. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; 1 Yohanes 5:16 itu salah satu ayat Perjanjian Baru yang paling sulit ditafsirkan. \u201cKalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa\u201d (1 Yohanes 5:16).<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari semua penafsiran yang ada, tidak ada yang bisa menjawab dengan tuntas pertanyaan mengenai ayat ini. Penafsiran terbaik diperoleh dengan membandingkan ayat ini dengan apa yang terjadi pada Ananias dan Safira dalam Kisah 5:1-10 (lihat pula 1 Korintus 11:30).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBerdosa sampai mati\u201d itu merupakan dosa yang sengaja, terus menerus dan tidak pernah disesali. Allah, dalam anugrah-Nya mengizinkan anak-anak-Nya berdosa tanpa segera menghukum mereka. Namun demikian, ada saatnya Allah tidak lagi mengizinkan orang-percaya terus menerus berdosa tanpa penyesalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika titik ini tercapai, Allah kadang-kadang memutuskan menghukum orang Kristen itu, bahkan sampai mencabut nyawanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah yang dilakukan-Nya dalam Kisah 5:1-10 dan 1 Korintus 11:28-32. Kemungkinan ini yang dijabarkan Paulus kepada gereja Korintus dalam 1 Korintus 5:1-5.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita perlu berdoa bagi orang-orang Kristen yang berdosa. Namun demikian, ada waktunya ketika Allah tidak lagi mendengar doa-doa untuk orang percaya yang berdosa, ketika Dia memutuskan bahwa sudah tiba waktunya untuk penghakiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sulit untuk menyadari kapan waktunya ketika sudah terlambat untuk berdoa bagi seseorang. Allah itu baik dan adil, dan kita harus membiarkan Dia untuk memutuskan kapankah waktu penghakiman itu datang. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; 1 Yohanes 5:16 itu salah satu ayat Perjanjian Baru yang paling sulit ditafsirkan. \u201cKalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33511,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1],"tags":[8,122],"class_list":["post-42377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","tag-dosa","tag-eskatologi"],"better_featured_image":{"id":33511,"alt_text":"","caption":"","description":"8acade6fafae0d999304dbd2924da6f5","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/masalah-anda-bukan-dosa-anda_5df753c799a58.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/masalah-anda-bukan-dosa-anda_5df753c799a58.jpeg?fit=310%2C318&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1025","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42377\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}