{"id":42628,"date":"2020-05-13T09:31:34","date_gmt":"2020-05-13T02:31:34","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42628"},"modified":"2020-05-13T10:12:26","modified_gmt":"2020-05-13T03:12:26","slug":"apa-perbedaan-antara-belas-kasihan-dan-anugerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apa-perbedaan-antara-belas-kasihan-dan-anugerah\/","title":{"rendered":"Apa perbedaan antara belas kasihan dan anugerah?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id-Istilah belas kasihan dan anugerah seringkali membingungkan. Meski memiliki makna yang sama, belas kasihan dan anugerah tidaklah sama pemahamannya. Untuk membedakannya: belas kasihan adalah ketika Allah tidak menghukum kita atas dosa yang telah kita perbuat. Anugerah merupakan berkat Allah yang kita terima, meski sebenarnya kita tidak pantas menerimanya. Belas kasihan membebaskan kita dari penghakiman. Anugerah memperluas jangkauan kebaikan kepada mereka yang tidak layak menerimanya. Menurut Alkitab, kita semua telah berbuat dosa (Pkh 7:20; Rom 3:23; 1 Yoh 1: 8). Sebagai akibat dari dosa itu, kita semua pantas mati (Rom 6:23) dan menerima hukuman kekal di dalam lautan api (Why 20: 12-15). Dengan pemahaman tersebut, kita menyadari bahwa hidup kita setiap hari adalah akibat dari belas kasihan dan kemurahan Allah. Jika Allah memberikan kepada kita apa yang pantas bagi kita, maka pada saat ini kita sudah pasti dihukum untuk selama-lamanya. Dalam Mazmur 51: 1-2, Daud menangis, &quot;Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!\u201d Ini merupakan permohonan atas belas kasihan Allah untuk menahan penghakiman, yang sebenarnya pantas untuk kita terima, bukannya malah dikaruniakan pengampunan. Kita tidak layak menerima apapun dari Allah. Allah tidak berhutang apapun kepada kita.Segala hal baik yang kita alami merupakan hasil dari anugerah Allah semata (Efe 2:5). Anugerah adalah kebaikan yang tidak layak kita terima. Allah memberikan hal baik yang tidak pantas kita terima dan yang tidak pernah kita cari. Bisa diselamatkan dari penghakiman oleh belas kasihan Allah, membuat anugerah menjadi hal yang terpenting dan segalanya bagi hidup kita, bahkan melampaui belas kasihan itu sendiri (Rom 3:24).Anugerah umum mengacu pada anugerah Allah yang berdaulat yang dilimpahkan kepada semua manusia tanpa memandang status rohani mereka di hadapan-Nya. Anugerah keselamatan adalah dispensasi khusus dari kasih karunia, di mana Allah secara berdaulat melimpahkan pertolongan ilahi kepada orang pilihan-Nya untuk dilahir-barukan dan dikuduskan. Belas kasihan dan anugerah Allah tergambarkan dengan jelas melalui jalan keselamatan yang tersedia melalui Yesus Kristus. Kita sebenarnya pantas dihukum, tetapi jika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat, kita menerima belas kasihan dari Allah sehingga kita dibebaskan dari penghukuman.Sebagai ganti penghukuman, kita malah menerima anugerah keselamatan, pengampunan dosa, hidup berkelimpahan (Yoh 10:10), dan hidup kekal di Surga, tempat yang paling indah yang bisa dibayangkan (Why 21-22). Oleh karena belas kasihan dan anugerah Allah, respon kita seharusnya menjadi tersungkur dan berlutut dalam penyembahan dan ucapan syukur. Karena itu, Ibrani 4:16 menyatakan,\u201cSebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia,supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.\u201d\u00a0(gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id-<\/strong>Istilah belas kasihan dan anugerah seringkali membingungkan. Meski memiliki makna yang sama, belas kasihan dan anugerah tidaklah sama pemahamannya. Untuk membedakannya: belas kasihan adalah ketika Allah tidak menghukum kita atas dosa yang telah kita perbuat. Anugerah merupakan berkat Allah yang kita terima, meski sebenarnya kita tidak pantas menerimanya. Belas kasihan membebaskan kita dari penghakiman. Anugerah memperluas jangkauan kebaikan kepada mereka yang tidak layak menerimanya.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Menurut Alkitab, kita semua telah berbuat dosa (Pkh 7:20; Rom 3:23; 1 Yoh 1: 8). Sebagai akibat dari dosa itu, kita semua pantas mati (Rom 6:23) dan menerima hukuman kekal di dalam lautan api (Why 20: 12-15). Dengan pemahaman tersebut, kita menyadari bahwa hidup kita setiap hari adalah akibat dari belas kasihan dan kemurahan Allah. Jika Allah memberikan kepada kita apa yang pantas bagi kita, maka pada saat ini kita sudah pasti dihukum untuk selama-lamanya.<\/p>\n<p>Dalam Mazmur 51: 1-2, Daud menangis, &#8220;Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!\u201d Ini merupakan permohonan atas belas kasihan Allah untuk menahan penghakiman, yang sebenarnya pantas untuk kita terima, bukannya malah dikaruniakan pengampunan.<\/p>\n<p>Kita tidak layak menerima apapun dari Allah. Allah tidak berhutang apapun kepada kita.Segala hal baik yang kita alami merupakan hasil dari anugerah Allah semata (Efe 2:5). Anugerah adalah kebaikan yang tidak layak kita terima. Allah memberikan hal baik yang tidak pantas kita terima dan yang tidak pernah kita cari. Bisa diselamatkan dari penghakiman oleh belas kasihan Allah, membuat anugerah menjadi hal yang terpenting dan segalanya bagi hidup kita, bahkan melampaui belas kasihan itu sendiri (Rom 3:24).Anugerah umum mengacu pada anugerah Allah yang berdaulat yang dilimpahkan kepada semua manusia tanpa memandang status rohani mereka di hadapan-Nya. Anugerah keselamatan adalah dispensasi khusus dari kasih karunia, di mana Allah secara berdaulat melimpahkan pertolongan ilahi kepada orang pilihan-Nya untuk dilahir-barukan dan dikuduskan.<\/p>\n<p>Belas kasihan dan anugerah Allah tergambarkan dengan jelas melalui jalan keselamatan yang tersedia melalui Yesus Kristus. Kita sebenarnya pantas dihukum, tetapi jika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat, kita menerima belas kasihan dari Allah sehingga kita dibebaskan dari penghukuman.Sebagai ganti penghukuman, kita malah menerima anugerah keselamatan, pengampunan dosa, hidup berkelimpahan (Yoh 10:10), dan hidup kekal di Surga, tempat yang paling indah yang bisa dibayangkan (Why 21-22). Oleh karena belas kasihan dan anugerah Allah, respon kita seharusnya menjadi tersungkur dan berlutut dalam penyembahan dan ucapan syukur. Karena itu, Ibrani 4:16 menyatakan,\u201cSebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia,supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.\u201d\u00a0(gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id-Istilah belas kasihan dan anugerah seringkali membingungkan. Meski memiliki makna yang sama, belas kasihan dan anugerah tidaklah sama pemahamannya. Untuk membedakannya: belas kasihan adalah ketika Allah tidak menghukum kita atas dosa yang telah kita perbuat. Anugerah merupakan berkat Allah yang kita terima, meski sebenarnya kita tidak pantas menerimanya. Belas kasihan membebaskan kita dari penghakiman. Anugerah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33649,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1,3],"tags":[152],"class_list":["post-42628","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-alkitab","category-umum","tag-keselamatan"],"better_featured_image":{"id":33649,"alt_text":"","caption":"","description":"26bb59c637766433bfaaad96060f3871","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/oleh-injil-mana-anda-diselamatkan-injil-kasih_5df75abe6ad93.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/oleh-injil-mana-anda-diselamatkan-injil-kasih_5df75abe6ad93.jpeg?fit=240%2C179&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"2474","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42628","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42628"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42628\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42628"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42628"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42628"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}