{"id":42790,"date":"2020-12-27T01:23:35","date_gmt":"2020-12-26T18:23:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42790"},"modified":"2020-11-15T11:58:26","modified_gmt":"2020-11-15T04:58:26","slug":"apakah-yang-dimaksud-ucapan-bahagia-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apakah-yang-dimaksud-ucapan-bahagia-itu\/","title":{"rendered":"Apakah yang dimaksud Ucapan Bahagia itu?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ucapan Bahagia adalah delapan pernyataan mengenai berkat yang disampaikan Yesus pada Khotbah di Bukit (Mat 5:3-12). Setiap pernyataan itu diawali dengan kata \u201cBerbahagialah ...\u201d Timbul perdebatan mengenai berapa sesungguhnya jumlah keseluruhan ucapan bahagia ini. Beberapa pihak mengatakan tujuh, sembilan, atau bahkan sepuluh ucapan bahagia. Jumlah yang benar adalah delapan (ayat 10-12 dari Matius pasal 5 dihitung menjadi satu ucapan bahagia saja). Kata \u201cberbahagialah\u201d dalam bahasa Yunani berarti \u201ckesejahteraan dan kemakmuran rohani.\u201d Ini merupakan kata yang merujuk kepada sukacita jiwa yang mendalam. Mereka yang mengalami bagian pertama dalam ucapan bahagia ini (miskin; berdukacita; lemah; lapar dan haus akan kebenaran; murah hati; suci hatinya; membawa damai; dan yang dianiaya oleh sebab kebenaran) juga akan mengalami bagian kedua dari ucapan bahagia tersebut (Kerajaan Surga; akan dihibur; akan memiliki bumi; akan dipuaskan; akan beroleh kemurahan; akan melihat Allah; akan disebut anak-anak Allah; dan empunya Kerajaan Sorga). Mereka yang dinyatakan sebagai orang-orang yang diberkati ini adalah mereka yang sudah dianugerahi keselamatan dan karenanya berhak memasuki Kerajaan Allah, yang juga telah mencicipi surga terlebih dahulu selama di dunia ini. Kemungkinan pemahaman lain dari setiap ucapan bahagia ini terkait seruan supaya \u201cBerbahagialah (atau diberkatilah) mereka yang ...\u201d Ucapan Bahagia menggambarkan seperti apa murid yang ideal itu dan upah apa yang akan diperolehnya, baik di hidup saat ini dan yang akan datang. Orang yang digambarkan oleh Yesus dalam bagian ini memiliki karakter dan gaya hidup yang berkebalikan dengan mereka yang masih hidup \u201cdi luar Kerajaan Surga.\u201d Tulisan terkait ucapan bahagia ini juga dapat ditemukan di Perjanjian Lama, khususnya dalam kitab Mazmur (1:1; 34:8; 65:4; 128:1) dan beberapa kitab lain dalam Perjanjian Baru (Yoh 20:29; 14:22; Yak 1:12; Why 14:13). (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Ucapan Bahagia adalah delapan pernyataan mengenai berkat yang disampaikan Yesus pada Khotbah di Bukit (Mat 5:3-12). Setiap pernyataan itu diawali dengan kata \u201cBerbahagialah &#8230;\u201d Timbul perdebatan mengenai berapa sesungguhnya jumlah keseluruhan ucapan bahagia ini. Beberapa pihak mengatakan tujuh, sembilan, atau bahkan sepuluh ucapan bahagia. Jumlah yang benar adalah delapan (ayat 10-12 dari Matius pasal 5 dihitung menjadi satu ucapan bahagia saja).<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Kata \u201cberbahagialah\u201d dalam bahasa Yunani berarti \u201ckesejahteraan dan kemakmuran rohani.\u201d Ini merupakan kata yang merujuk kepada sukacita jiwa yang mendalam. Mereka yang mengalami bagian pertama dalam ucapan bahagia ini (miskin; berdukacita; lemah; lapar dan haus akan kebenaran; murah hati; suci hatinya; membawa damai; dan yang dianiaya oleh sebab kebenaran) juga akan mengalami bagian kedua dari ucapan bahagia tersebut (Kerajaan Surga; akan dihibur; akan memiliki bumi; akan dipuaskan; akan beroleh kemurahan; akan melihat Allah; akan disebut anak-anak Allah; dan empunya Kerajaan Sorga). Mereka yang dinyatakan sebagai orang-orang yang diberkati ini adalah mereka yang sudah dianugerahi keselamatan dan karenanya berhak memasuki Kerajaan Allah, yang juga telah mencicipi surga terlebih dahulu selama di dunia ini. Kemungkinan pemahaman lain dari setiap ucapan bahagia ini terkait seruan supaya \u201cBerbahagialah (atau diberkatilah) mereka yang &#8230;\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ucapan Bahagia menggambarkan seperti apa murid yang ideal itu dan upah apa yang akan diperolehnya, baik di hidup saat ini dan yang akan datang. Orang yang digambarkan oleh Yesus dalam bagian ini memiliki karakter dan gaya hidup yang berkebalikan dengan mereka yang masih hidup \u201cdi luar Kerajaan Surga.\u201d Tulisan terkait ucapan bahagia ini juga dapat ditemukan di Perjanjian Lama, khususnya dalam kitab Mazmur (1:1; 34:8; 65:4; 128:1) dan beberapa kitab lain dalam Perjanjian Baru (Yoh 20:29; 14:22; Yak 1:12; Why 14:13). (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ucapan Bahagia adalah delapan pernyataan mengenai berkat yang disampaikan Yesus pada Khotbah di Bukit (Mat 5:3-12). Setiap pernyataan itu diawali dengan kata \u201cBerbahagialah &#8230;\u201d Timbul perdebatan mengenai berapa sesungguhnya jumlah keseluruhan ucapan bahagia ini. Beberapa pihak mengatakan tujuh, sembilan, atau bahkan sepuluh ucapan bahagia. Jumlah yang benar adalah delapan (ayat 10-12 dari Matius [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31773,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"134"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1],"tags":[154],"class_list":["post-42790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","tag-alkitab"],"better_featured_image":{"id":31773,"alt_text":"","caption":"","description":"eb1344412fb899666419fb6a9bcf7e84","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kanon-alkitab_5df6fde1c4748.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kanon-alkitab_5df6fde1c4748.jpeg?fit=1600%2C900&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1315","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42790"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42790\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}