{"id":42806,"date":"2021-02-04T09:23:34","date_gmt":"2021-02-04T02:23:34","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42806"},"modified":"2020-11-16T08:42:40","modified_gmt":"2020-11-16T01:42:40","slug":"apakah-peringatan-di-kitab-wahyu-2218-19-ini-berlaku-untuk-seluruh-isi-akitab-atau-hanya-untuk-kitab-wahyu-saja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apakah-peringatan-di-kitab-wahyu-2218-19-ini-berlaku-untuk-seluruh-isi-akitab-atau-hanya-untuk-kitab-wahyu-saja\/","title":{"rendered":"Apakah peringatan di kitab Wahyu 22:18-19 ini berlaku untuk seluruh isi Akitab atau hanya untuk kitab Wahyu saja?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Wahyu 22:18-19 berisi peringatan bagi siapapun yang mengotak-atik naskah Alkitab. \u201cAku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: \u2018Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.\u2019\u201dApakah ayat-ayat ini mengacu pada seluruh isi Alkitab atau hanya mengacu pada kitab Wahyu saja? Peringatan ini secara khusus diberikan bagi mereka yang mengubah isi kitab Wahyu. Yesus sendiri yang menjadi penulis dari kitab Wahyu ini, sekaligus yang memberikan penglihatan itu kepada Rasul Yohanes (Why 1:1). Yesus juga menegaskan kalau kitab ini sebagai penanda berakhirnya pewahyuan dari Allah. Ini adalah firman-Nya. Dia memperingatkan segala bentuk penyimpangan dengan cara apapun. Baik melalui penambahan, pengurangan, pemalsuan, pengubahan, atau kesalahan penafsiran yang disengaja. Peringatan ini sangat gamblang dan mengerikan. Tulah dari kitab Wahyu ini akan menimpa siapapun yang mengubah isi pewahyuan di dalam kitab tersebut. Mereka yang melakukannya tidak akan mendapat bagian dari kehidupan kekal di surga. Meskipun peringatan di kitab Wahyu 22:18-19 secara khusus berlaku untuk kitab Wahyu, namun prinsip yang dikandungnya tetap berlaku bagi siapapun yang dengan sengaja mengubah Firman Allah. Musa memberikan peringatan serupa dalam Ulangan 4:1-2. Musa mengingatkan orang Israel untuk mendengar dan menaati perintah Allah, dengan tidak menambahkan atau mengurangi Firman Allah. Amsal 30:5-6 berisi nasihat yang sama bagi siapapun yang menambahi Firman-Nya: orang itu akan ditegur-Nya dan dianggap sebagai pendusta. Meskipun peringatan dalam Wahyu 22:18-19 secara khusus berhubungan dengan kitab Wahyu, namun prinsip yang dikandungnya harus diterapkan pada seluruh Firman Allah. Kita harus berhati-hati dalam memperlakukan isi Alkitab. Hendaklah kita memperlakukannya dengan penuh ketelitian dan rasa hormat sehingga tidak mengubah isi pesan yang sebenarnya.\u00a0 (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Wahyu 22:18-19 berisi peringatan bagi siapapun yang mengotak-atik naskah Alkitab. \u201cAku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: \u2018Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.\u2019\u201dApakah ayat-ayat ini mengacu pada seluruh isi Alkitab atau hanya mengacu pada kitab Wahyu saja?<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Peringatan ini secara khusus diberikan bagi mereka yang mengubah isi kitab Wahyu. Yesus sendiri yang menjadi penulis dari kitab Wahyu ini, sekaligus yang memberikan penglihatan itu kepada Rasul Yohanes (Why 1:1). Yesus juga menegaskan kalau kitab ini sebagai penanda berakhirnya pewahyuan dari Allah.<\/p>\n<p>Ini adalah firman-Nya. Dia memperingatkan segala bentuk penyimpangan dengan cara apapun. Baik melalui penambahan, pengurangan, pemalsuan, pengubahan, atau kesalahan penafsiran yang disengaja. Peringatan ini sangat gamblang dan mengerikan. Tulah dari kitab Wahyu ini akan menimpa siapapun yang mengubah isi pewahyuan di dalam kitab tersebut. Mereka yang melakukannya tidak akan mendapat bagian dari kehidupan kekal di surga.<\/p>\n<p>Meskipun peringatan di kitab Wahyu 22:18-19 secara khusus berlaku untuk kitab Wahyu, namun prinsip yang dikandungnya tetap berlaku bagi siapapun yang dengan sengaja mengubah Firman Allah. Musa memberikan peringatan serupa dalam Ulangan 4:1-2. Musa mengingatkan orang Israel untuk mendengar dan menaati perintah Allah, dengan tidak menambahkan atau mengurangi Firman Allah. Amsal 30:5-6 berisi nasihat yang sama bagi siapapun yang menambahi Firman-Nya: orang itu akan ditegur-Nya dan dianggap sebagai pendusta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun peringatan dalam Wahyu 22:18-19 secara khusus berhubungan dengan kitab Wahyu, namun prinsip yang dikandungnya harus diterapkan pada seluruh Firman Allah. Kita harus berhati-hati dalam memperlakukan isi Alkitab. Hendaklah kita memperlakukannya dengan penuh ketelitian dan rasa hormat sehingga tidak mengubah isi pesan yang sebenarnya.\u00a0 (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Wahyu 22:18-19 berisi peringatan bagi siapapun yang mengotak-atik naskah Alkitab. \u201cAku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: \u2018Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31773,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1],"tags":[154],"class_list":["post-42806","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","tag-alkitab"],"better_featured_image":{"id":31773,"alt_text":"","caption":"","description":"eb1344412fb899666419fb6a9bcf7e84","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kanon-alkitab_5df6fde1c4748.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kanon-alkitab_5df6fde1c4748.jpeg?fit=1600%2C900&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"2594","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42806","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42806"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42806\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42806"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42806"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42806"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}